Ambo saketek ba komentar modah-mudahan manfaatnyo, kito hiduik di dunia ini indak lapeh dari kehendak Allah, mako Allah berkata dalam Al Quran Kuciptakan Manusia Ke Bumi dan kuturunkan Al Quran dan sunahNya sebagai petujunjuk agar mereka selamat dunia sampai akhirat, disini jelas2 di katakan utk keselamatan manusia....bagi mereka yg tidak mau ikuik Al Quran dan SunahNya berati mereka tdk mau selamat atau selalu menjadi manusian sesat...oleh karena itu maka Allah berkata dalam Al Quran masih ada satu orang dalam suatau kaum yang mengingat Ku belum Aku timpakan musibah kepada kaum itu, bagaimana sekarang ???? dan Allah berjanji Setiap perbuatan Manusia akan di beri ganjaran oleh Allah...apakah ganjaran itu baik atau buruk sesuai dengan perbuatan hambanya... kalu agama memang persoalan pribadi, tetapi apakah ingin kita anak kemakan kita menjadi orang yang sesat ??? itulah tugas orang tua...atau orang tua di kampung itu sendiri telah banyak yang sesat, telah menjari sembahan selain Allah??? ini bukan tugas orang di daerah Ranah Minag sajo tetapi tugas seluruh Umat Islam untuk berjihat dengan sukarela mengembalikan Al Quran dan SunahNya sebagai pedoman atau petunjuk hidup agar menjadi orang yang bertakwa, Al Quran ini tiada keraguan bagi kamu petunjuk bagi orang yang bertakwa... Mari kita mulai jalankan jihat kita di Ranah minang siapa yang punya metode silahkan samapaikan bagaiman metodenya agar kita bertanggung jawab sesuai dengan kemampuan kita... sutan zamzamir chaniago
--- Pada Ming, 11/10/09, muchwardi muchtar <[email protected]> menulis: Dari: muchwardi muchtar <[email protected]> Judul: [...@ntau-net] Konspirasi Yang Lebih Besar Lagi Akan Dihadapi Oleh Minangkabau Kepada: [email protected] Tanggal: Minggu, 11 Oktober, 2009, 5:45 AM Kalau NAD yang selama ini dituahkan kemana-mana dengan sebutan "serambi Mekah", kemudian diperingati Sang Kuasa dengan tsunami (26/12/2004); dan Minangkabau yang selama ini dikenal "urang lua" gudangnya Ustadz/ ahli agama (misalnya : Buya HAMKA, Buya ZAS, Zakiah Daradjad, Buya A.R. Mansyur, Mohammad Natsir, dll, dst) bahkan dianggap bersi-kon tak jauh beda dengan kehidupan beragama orang Aceh, kemudian diperingati Sang Kuasa dengan gempa yang dahsyat (30/09/2009). Masih jugakah kita tidak sadar dengan konspirasi dahsyat "musuh islam" yang menginginkan agar urang awak di kampung halaman itu agar berpola pikir sekuler yang meletakkan masalah agama adalah persoalan pribadi. Bukan persoalan nagari, masyarakat dan kehidupan sehari-hari...? Berpulang kembali kepada para alim ulama di kampung halaman (Minangkabau) yang saya yakin seyakinnya saat ini masih banyak tersisa di (Kampuangperak dan Tujuahkoto Aiepampan) Pariaman, atau di Musajik Gadang, Musajik Tuo di Sungaigaringgiang, Sungailimau, Tiku atau sampai ka Sampan, Muko-muko di Lubuakbasuang (Kabupaten Agam). Kalau kita bicara semua peringatan Sang Khalik kepada umatnya, saya yakin banyak pula pihak yang mendewakan ilmu bumi atau puluhan teori tentang perkembangan tetonik, vulkanik dan mekanik.... "Semua yang terjadi itu hanya gejala alam belaka. Maklumlah nagari kito Minangkabau tu barado di lempengan nan ibaraik cincin api...(?)" Yang terang, ketika saya pulang selama satu pekan ke kampuang halaman Agustus 2009 yll, menyempatkan diri untuk shalat di masjid raya Bukittinggi (depan bisokop Irian), di masjid Jamiak Ipuah Jangkak Mandiangin, di masjid raya Kampuangperak Pariaman, masjid Aiepampan Pariaman, masjid Jamiak di Sicincin, dst, dst...., saya hanya dapat berguman. "Kok jadi sarupo ko bana kampuang tampek ambo dilahiekan & digadangkan tahun 60-an - 70an dulu? Baa kok surau atau musajik langang dari kunjuangan jamaahnyo satiok sumbayang limo ukatu? Baa kok pakak talingo dunsanak ambo nan di lapau sadang main damino (taruhan kopi susu), katiko azan mugarik alah bakumandang di musajik atau di TV nan tahidang di lapaunyo???????" Suasana kampung halaman tempat saya dilahirkan, dibesarkan, mengaji Al Qur'an, dan disekolahkan hingga kelas III SLTP, kemudian saya merantau (ikut ortu) ke Jakarta selama 39 tahun (hingga hari ini), dapat saya ambil kesimpulan (pribadi) seperti di bawah ini; 1)Saat ini di Minangkabau surau dan masjid yang ketika saya kecil dan remaja di daerah Pariaman dan Bukitinggi, selalu rami tempat kami mengaji dan sumbayang bajamaah, kini hanya sebagai tampaik Inyiek jo Iyak (Anduang) baibadah manunggu malaikat mauik manjapuiknyo. 2)Anak mudo yang ka manjadi generasi penerus, generasi masa depan, katiko mugarik tibo labiah katuju mambulalak ka TV, padahal azan mugarik alah bakumandang di musajik-2 dakek rumahnyo. 3)Sacaro capek ambo dapek mangatokan, bahaso PENDANGKALAN AKIDAH DI MINANGKABAU IYO SABANA BAHASIE DIPABUEKNYO. (silakan buka dan baco Al Qur'an surek Al Baqarah ayat 120. Tanyokan ka Buya, Inyiek Surau, Guru Ngaji awak di Surau apo makna dari firman Allah SWT dari langik tu?). 4)Sabananyo, INDAK ADO ISTILAH TALAMBEK BAKE NAN AMUAH UNTUK BARUBAH. Paralu dicatait dan dipakukan di hati sanubari sanakmbo saagamo, sakampuang dan saadaik, dima dunsanak barado saaik ko, ambo manulih e-mail ko hanyo karano diparintahkan dek Allah SWT sasuai jo bunyi surek 103 ayaik 1-3 di Al Qur'an. Kalau urang nan maagiah tahu pun sanak bangih dan malah mambancinyo, apo dayo, ambo rancak bageser ka tapi-tapi lapiak. Salam............................., mm*** lk-2, >50th, Bks Suatu bukti bahwa Syariat Islam (termasuk membuka aurat di depan umum) tidak sepenuhnya dijalankan oleh warga Aceh. Dari sudut politisnya, sebuah strategi untuk menunjukkan bahwa NAD itu ternyata biasa-baisa saja, koq, Tuh buktinya, cewek yang bernama Qory Sandioriva ini berani-beraninya ngeliatain celah-celah ketiak, bagian atas payudara dst-dst untuk jadi konsumsi "pelengkap" pariwisata (?). Yeah...! mm*** KOMPAS/ARBAIN RAMBEY KOMPAS/ARBAIN RAMBEY Qory Sandioriva dari Nanggroe Aceh Darussalam terpilih sebagai Puteri Indonesia 2009. Puncak acara Pemilihan Puteri Indonesia 2009 itu berlangsung di Jakarta, Sabtu (10/10) dini hari. Qory menyisihkan 37 finalis yang berasal dari seluruh Indonesia. Puteri Indonesia 2009 Yahoo! Mail Kini Lebih Cepat dan Lebih Bersih. Rasakan bedanya sekarang! http://id.mail.yahoo.com --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
