Assalammualaikum WR WB bapak Suheimi dan bapak Saaf serta dunsanak sapalanta 
Yth.

Bapak Suheimi makasih atas tanggapan bapak. 
Ifah termasuk yang mengungsi ketika ada issu gempa jelang lebaran tersebut. 
Berita di koran sangat meyakinkan kalau prediksi tsb dari seorang ahli 
gempa.... Namun Alhamdulillah prediksi tsb tak pernah terjadi.. jadi semaikin 
yakinlah kita bahwa tak seorangpun yang dapat menebak kapan terjadinya gempa 
dan dimana tepatnya. 

Berita di koran hari ini, hampir semua orang menganggapnya jadi berita biasa 
saja lagi. Lebih baik berdoa saja dan meminta perlindungan kepada Allah. 

Bapak Saaf, kok bapak memanggil hanifah dengan sebutan ibu hanifah.
Ifah jadi merasa tidak enak. 

Makasih atas tanggapan bapak atas tulisan ifah ya.
Entahlah kadang-kadang ifah merasa hidup ifah juga tidak akan lama lagi.
Perasaan yang dulu tak pernah ada.
Asyik juga, membuat ifah menjadi harus dekat kepada Allah. 
Semoga saja bisa lebih dekat lagi hendaknya. Amin

Wass


Hanifah


--- On Sat, 10/17/09, [email protected] <[email protected]> wrote:

From: [email protected] <[email protected]>
Subject: Re: [...@ntau-net] MAU MENGHINDAR KEMANA?
To: "hanifah daman" <[email protected]>
Date: Saturday, October 17, 2009, 4:41 PM

   Semakin hari puisinya semakin bagus
Puisi yg satu ini kental religiusnya
Yang jelas tentu kita tidak menghindar dan menjauh
Justru setiap conaamNya kita diseru untuk mendekat kepadanya
Karena ukuran kasih Allah itu adalah bila hambaNya diuji atau di beri cobaan 
dalam bentuk kesusahan atau kesenangan
Apakah dg cobaan itu si Hamba bertambah dekat atau jauh

Musibah merupakan cara Allah yang paling efektif untuk meninggikan derajat 
seorang hamba atau menghinakannya, kita tinggal pilih mau dimuliakan atau 
dihinakan? 
SalamPowered by Telkomsel BlackBerry®From:  hanifah daman <[email protected]>
Date: Sat, 17 Oct 2009 01:32:48 -0700 (PDT)To: <[email protected]>; 
<[email protected]>Subject: [...@ntau-net] MAU MENGHINDAR KEMANA?
MAU
MENGHINDAR KEMANA? 

   

Gempa
lagi 

Gempa
lagi 

Gempa
lagi 

Dulu
disini 

Kemaren
disana 

Lusa
dimana ? 

   

Ketika
gempa yang terjadi di Bengkulu 

Pada
tahun 2000 dengan kekuatan 7,3 SR 

Banyak
orang yang takut tinggal di Bengkulu 

Sebagian
diantaranya benar-benar hijrah 

Pulang
kekampung halaman atau 

Mencari
rantau yang baru 

Dengan
alasan takut gempa 

   

Setelah
gempa diiringi tsunami 

Yang
terjadi di Aceh pada tahun 2004 

Ketakutan
warga Bengkulu 

Yang
tinggal dekat pantai 

Tambah
menjadi 

Setiap
terjadi gempa 

Beberapa
saat setelah gempa reda 

Warga
langsung bersiap untuk mengungsi 

Ketempat
ketinggian 

Saking
berebut di jalan 

Kadang
terjadi pula kecelakaan  

   

Tak
pernah terbayangkan sebelumnya 

Tiba-tiba
kita dikejutkan oleh berita 

Terjadi
gempa di Jogja tahun 2005 

Teman
suamiku yang hijrah dari Bengkulu 

Karena
takut gempa  

Jadi
korban gempa di Jogja 

Mau
menghindar kemana ??? 

   

Belajar
dari catatan terjadinya gempa 

Semula
orang menyangka 

Kalau
sudah terjadi gempa besar 

Tak
akan mungkin akan gempa lagi 

Di
lokasi yang sama dalam waktu yang dekat 

   

Baru
7 tahun gempa 7,3 SR berlalu  

Datang
lagi gempa  7,9 SR  pada tahun 2007  

Lebaran
haji 2 th yang lalu 

Sempat
sepi di Bengkulu 

Karena
banyak warga yang mengungsi 

Ketika
ada berita yang beredar 

“
Akan terjadi gempa dahsyat di Begkulu 

Jelang
hari Raya Lebaran “  

   

Hari
ini berita dikoran Bengkulu 

Membikin
perasaan jadi tak enak 

“
Bengkulu akan diterjang gempa  

dengan
kekuatan 8,6 SR “ 

   

Mau
menghindar kemana ??? 

   

Ya
Allah yang Maha Kuasa 

Hindarkanlah
kami dari bencana 

Tiada
daya 

Tiada
upaya 

Kecuali
izinMu 

Ya
Allah 

   

Bengkulu,
17 Oktober 2009 

   

Hanifah
Damanhuri


     








      
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke