Eeee, memanggil Ibu Hanifah kan merupakan suatu penghormatan. Kita memang harus siap dipanggil setiap saat, yang dengan sendirinya akan lebih mendekatkan kita kepada Allah swt.
Wassalam, Saafroedin Bahar(Laki-laki, masuk 73 th, Jakarta) --- On Sat, 10/17/09, hanifah daman <[email protected]> wrote: > From: hanifah daman <[email protected]> > Subject: Fw: Re: [...@ntau-net] MAU MENGHINDAR KEMANA? > To: [email protected] > Date: Saturday, October 17, 2009, 10:25 PM > > Assalammualaikum WR WB bapak Suheimi dan bapak Saaf serta > dunsanak sapalanta Yth. > > Bapak Suheimi makasih atas tanggapan bapak. > Ifah termasuk yang mengungsi ketika ada issu gempa jelang > lebaran tersebut. Berita di koran sangat meyakinkan kalau > prediksi tsb dari seorang ahli gempa.... Namun Alhamdulillah > prediksi tsb tak pernah terjadi.. jadi semaikin yakinlah > kita bahwa tak seorangpun yang dapat menebak kapan > terjadinya gempa dan dimana tepatnya. > > Berita di koran hari ini, hampir semua orang menganggapnya > jadi berita biasa saja lagi. Lebih baik berdoa saja dan > meminta perlindungan kepada Allah. > > Bapak Saaf, kok bapak memanggil hanifah dengan sebutan ibu > hanifah. > Ifah jadi merasa tidak enak. > > Makasih atas tanggapan bapak atas tulisan ifah ya. > Entahlah kadang-kadang ifah merasa hidup ifah juga tidak > akan lama > lagi. > Perasaan yang dulu tak pernah ada. > Asyik juga, membuat ifah menjadi harus dekat kepada Allah. > > Semoga saja bisa lebih dekat lagi hendaknya. Amin > > Wass > > > Hanifah > > > --- On Sat, 10/17/09, [email protected] > <[email protected]> wrote: > > From: [email protected] <[email protected]> > Subject: Re: [...@ntau-net] MAU MENGHINDAR KEMANA? > To: "hanifah daman" <[email protected]> > Date: Saturday, October 17, 2009, 4:41 PM > > Semakin hari puisinya semakin > bagus > Puisi yg satu ini kental religiusnya > Yang jelas tentu kita tidak menghindar dan menjauh > Justru setiap conaamNya kita diseru untuk mendekat > kepadanya > Karena ukuran kasih Allah itu adalah bila hambaNya diuji > atau di beri cobaan dalam bentuk kesusahan atau kesenangan > Apakah dg cobaan itu si > Hamba bertambah dekat atau jauh > > Musibah merupakan cara Allah yang paling efektif untuk > meninggikan derajat seorang hamba atau menghinakannya, kita > tinggal pilih mau dimuliakan atau dihinakan? > SalamPowered by Telkomsel > BlackBerry®From: hanifah daman > <[email protected]> > Date: Sat, 17 Oct 2009 01:32:48 -0700 > (PDT)To: > <[email protected]>; > <[email protected]>Subject: > [...@ntau-net] MAU MENGHINDAR KEMANA? > MAU > MENGHINDAR KEMANA? > > > > > Gempa > lagi > > Gempa > lagi > > Gempa > lagi > > Dulu > disini > > Kemaren > disana > > Lusa > dimana ? > > > > > Ketika > gempa yang terjadi di Bengkulu > > Pada > tahun 2000 dengan kekuatan 7,3 SR > > Banyak > orang yang takut tinggal di Bengkulu > > Sebagian > diantaranya benar-benar hijrah > > Pulang > kekampung halaman atau > > Mencari > rantau yang baru > > Dengan > alasan takut gempa > > > > > Setelah > gempa diiringi tsunami > > Yang > terjadi di Aceh pada tahun 2004 > > Ketakutan > warga Bengkulu > > Yang > tinggal dekat pantai > > Tambah > menjadi > > Setiap > terjadi gempa > > Beberapa > saat setelah gempa reda > > Warga > langsung bersiap untuk mengungsi > > Ketempat > ketinggian > > Saking > berebut di jalan > > Kadang > terjadi pula kecelakaan > > > > > Tak > pernah terbayangkan sebelumnya > > Tiba-tiba > kita dikejutkan oleh berita > > Terjadi > gempa di Jogja tahun 2005 > > Teman > suamiku yang hijrah dari Bengkulu > > Karena > takut gempa > > Jadi > korban gempa di Jogja > > Mau > menghindar kemana ??? > > > > > Belajar > dari catatan terjadinya gempa > > Semula > orang menyangka > > Kalau > sudah terjadi gempa besar > > Tak > akan mungkin akan gempa lagi > > Di > lokasi yang sama dalam waktu yang dekat > > > > > Baru > 7 tahun gempa 7,3 SR berlalu > > Datang > lagi gempa 7,9 SR pada tahun 2007 > > Lebaran > haji 2 th yang lalu > > Sempat > sepi di Bengkulu > > Karena > banyak warga yang mengungsi > > Ketika > ada berita yang beredar > > “ > Akan terjadi gempa dahsyat di Begkulu > > Jelang > hari Raya Lebaran “ > > > > > Hari > ini berita dikoran Bengkulu > > Membikin > perasaan jadi tak enak > > “ > Bengkulu akan diterjang gempa > > dengan > kekuatan 8,6 SR “ > > > > > Mau > menghindar kemana ??? > > > > > Ya > Allah yang Maha Kuasa > > Hindarkanlah > kami dari bencana > > Tiada > daya > > Tiada > upaya > > Kecuali > izinMu > > Ya > Allah > > > > > Bengkulu, > 17 Oktober 2009 > > > > > Hanifah > Damanhuri > > > > > > > > > > > > > > > > > > > --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
