Pak Emi yang sangat saya hormati sarato dusanak di palan RN Saya dan juga dusanak kita baik yang ada di RN maupun yang boleh dibilang hampir semua terobsesi dengan kejayaan masa lalu. Kita bangga dengan ranah Minang tapi semua yang dibanggakan itu adalah masa lalu. Kita bicara tentang adat istiadat, Rumah gadang sambilan ruang juga masa lalu karena faktanya banyak sekali yang tidak ditemukan saat ini. intinya semua itu Yakinlah, kita tidak usah melihat ke hari belakang yang tidak sangat berguna Isi SMS Ihsan punya kesamaan dengan yang saya terima dari seorang teman yang saya kemas dalam block saya http://zulidamel.wordpress.com/2009/03/11/jangan-melihat-ke-belakang/ saya yakini ini adalah suatu kebenaran, namun apa yang kita miliki dimasa lalu itu terlalu indah untuk dilupakan. Suara azzan yang sahut menyahut dari surau yang satu ke surau yang lain. Bigitu banyak suaru dikampung saya. hiruk pikuk suara anak-anak yang buru-buru mengambil air sembayang untuk melakukan sholat berjama'ah, tapi kini surau yang telah dibangun dengan lebih indah, mesdjid yang megah tapi sangat sepi. disana tidak lagi menyimpan keceriaan seperti masa lalu. saya yakinkan itu tidak berguna namun serasa bagian dari diri ini yang hilang....
----- Original Message ----- From: <[email protected]> To: "Sma" <[email protected]>; "Rantau" <[email protected]> Sent: Wednesday, October 21, 2009 9:42 AM Subject: [...@ntau-net] SMS Ihsan > SMS Ihsan > Oleh K Suheimi .................... > Untuk itu ingin saya berbagi dan membagi_bagikan SMS dari Ihsan ini > > "Yakinlah, kita tidak usah melihat ke hari belakang yang tidak sangat > berguna, karena apapun tidak akan bisa merubahnya, dan kita tidak juga boleh > melihat terlalu jauh ke depan dengan angan2 yang terlalu tinggi karena masa > depan adalah sesuatu yang gaib dan pasti akan datang walaupun gaib, maka > selalulah kita berbuat utk hari ini, karena hari ini adalah harimu, selalulah > berbuat baik, tidak usah dipikirkan masa depan, karena kalau kita tanam yg > baik tiap hari, pasti masa kita didepan akan menuai yang baik baik juga" > > Berulang-ulang saya baca kalimat ini sebagai pedoman menharungi hidup. > Kemudian datang lagi SMSnya yang jauh lebih bagus lagi seperti ini. > >------------ --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
