Kok ado nan manyetir sapanjang jalan-jalan koretapi nan banamo rancak-rancak tu di Jawa, cubo baranti di tangah pawawangan agak sabanta. Sambia istirahat malapehkan angkik-rangki, bajalan lah dipinggir jalan koretapi du agak 20-30 meter. Ambo raso baru awak tahu bara banhyaknyo sampah, tamasuak plastik sagalo macam, dalam jarak 20 meter di suok kidajalan koretapi tu.
Sudah tu bayangkan total panjang jalan koretapi sapanjang pulau Jawa atau Indonesia tu, tamasuak koretapi wisata awak nan rancak ko. Bara juta ton sampah nan baserak sapanjang jalan tu ... Salam, --MakNgah Sjamsir Sjarif --- In [email protected], Lies Suryadi <niadil...@...> wrote: > > Kita harus lekas berbenah soal lingkungan ini. Bangsa kita harus disasarkan > sebelum terlambat sama sekali. Bukan hanya bilang bahwa dunia ini akan > kiamat. Ini cara berpikir yg salah. Saya setiap kali ke Indonesia memberi > contoh dengan diri sendiri saja, terakhir di atas super jet dari Bau-Bau > Buton ke Kendari bulan Agust lalu: seorang penumpang yang duduk di bagian > depan kapal dg enteng membuang sampah karton ke laut, karton itu terbang di > kepala saya karena kerasnya angin, saya tangkap, hampir saya terlempar ke > laut. Orang itu heran dan agak malu. Karton itu saya lipat, saya taruh di > tong sampah (walau saya tahu kadang2 isi tong sampah itu dibuang lagi ke > laut). Kalau tidak kita, kita masih berharap anak cucu kita nanti minum teh > di Monas sembari ditemani burung2 gereja dan pipit yang berdatangan ke meja2 > kafe......seperti di negeri2 asing itu.... > > Salam, > Suryadi > > --- Pada Jum, 23/10/09, Syafrinal Syarien <ssyar...@...> menulis: > > > Dari: Syafrinal Syarien <ssyar...@...> > Judul: Re: Bls: [...@ntau-net] Menengok Keserakahan Indonesia dari Bumi India > Kepada: [email protected] > Tanggal: Jumat, 23 Oktober, 2009, 12:30 AM > > > > Yap, betul! > Gandhi sendiri pernah berkata, “Earth provides enough to satisfy every man's > need, but not every man's greed” > Mungkin karena itu mereka tak mau serakah... > > --- On Thu, 10/22/09, Lies Suryadi <niadil...@...> wrote: > > > From: Lies Suryadi <niadil...@...> > > Subject: Bls: [...@ntau-net] Menengok Keserakahan Indonesia dari Bumi India > > To: [email protected] > > Date: Thursday, October 22, 2009, 9:56 AM > > Ini sebuah kenyataan yang sukar > > dibantah. > > > > Suryadi > > > > > > --- Pada Kam, 22/10/09, Syafroni (Engineering) > > <syafr...@...> menulis: --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
