Sanak Jepe dan dunsanak2 di palanta RN,
Mambaco postingan sanak, ambo bapikia: mungkin kunci nan penting PENDIDIKAN 
LINGKUNGAN SAJAK DINI, baiak di sikolah maupun di rumah tanggo. Ambo liek di 
Balando anak2 ketek didukuang dek ayah atau ibuno ka tong sampah. Di situ 
tangan mungil si anak disuruah mamasuak'an sampah ka tampek nan batua. Biasonyo 
ado 3 macam tong sampah: untuak organik, non organik, dan sampah kaco (boto2). 
Baitulah, si anak diajak mambuang sampai pado tampeknyo sajak ketek.
 
 
Kalau amak jo abaknyo sumbarang sae mambuang sampah, jaleh anak2nyo akan 
maniru. Aia cucuran atok kama lo lai ka turun e kalau indak ka palimbahan....
 
Nan ciek lai ambo liek suatu kebiasaan unik di Balando: pada waktu tertentu ado 
"pasukan" sampah dg tungkek pemungut sampah di tangan suok dan plastik 
pangumpua di tangan kida. Pasukan ko menyisir tapi2 jalan, kawasan perumahan, 
dll. untuak maambiak sampah2 nan taserak. Pasukan ko barasa dari urang2 nan 
mandapek uitkiering (tunjangan) dari pemerintah karano (sadang) 
manganggur.Jadi, karano dapek tunjangan dari pemerintah, mereka harus 
berpartisipasi dalam kegiatan tertentu, saumpamo mamunguik sampah ko. 
 
Ambo mambayangkan, kalau kito namuah, pegawai negeri kito sabanayo bisa pulo 
kito ajak co iko. Katokanlah sakali dalam sabulan, pado hari Jumat, para 
pegawai ko bagotong royong mamunguik sampah di lingkungan kantuanyo, barami2 
sambia bagalak2 ganti olah raga. Dapek kito banyangkan gadang manfaaiknyo 
untuak kebersihan lingkungan kito.
 
Semoga suatu saat kito akan hidup dalam kota bersih, pedesaan hijau, dan laut 
biru nan bebas sampah....
 
Ambo yakin..."SURGA INDONESIA" ko masih dapek diselamatkan......
 
Wassalam,
Suryadi
 


--- Pada Jum, 23/10/09, [email protected] <[email protected]> menulis:


Dari: [email protected] <[email protected]>
Judul: [...@ntau-net] GOOD FOR YOU, GOOD FOR PLANET
Kepada: [email protected]
Tanggal: Jumat, 23 Oktober, 2009, 11:44 AM


Dunsanak palanta RN 

Saya reposting lagi ini, ragu saya apakah sudah terkirim ke Palanta RN 
masalahnya nggak muncul di Inbox saya, maaf kalo dua kali posting mdah2an 
bermanfaat dan menjadi pemikiran kita semua

Wass-Jepe
*******


Sanak Suryadi dan sanak di Lapau

Menyimak pengalaman dan perjalanan sanak ke buton naik speed boat saya jadi 
teringat juga pengalaman seperti yang sanak alami saat naik speed boat dari 
Pulau Simelue ke pulau kecil yaitu Pulau Teupah Barat dalam rangka menyalurkan 
bantuan bersama sebuah NGO Jerman

Dalam Speed Boat tersebut kami rombongan dipimpin dua orang bule, saat dalam 
perjalanan saya dan kawan2 yang orang rumpun melayu ini diatas speed boat 
memamah/ngemil makanan kecil seperti kue2 kering dan biskuit yang kemasannya 
dari plastik serta air mineral botolan atau air mineral gelas yang kemasannya 
juga di plastik

Setelah makan sengaja atau  tidak sengaja atau ini kebiasan buruk kawan saya  
seenak saja tanpa beban membuang kantong2 atau kemasan plastik makanan dan 
minuman tersebut (Tidak semua hanya yang telah habis makanan dan minuman)

Secara spontan ketika plastik itu diterbang angin dan melayang ke tubuh bule 
jerman tersebut spontan bule ini marah dan menasehati kami akibat perbuatan 
yang mencemari lingkungan ini dengan sampah plastik, ceramahnya sederhana saja 
kira kira begini

"Mungkin kalian berasumsi "ahhh dikit saja toh dibuang plastik ini ke 
laut...nggak masalah,  coba bayangkan jika jutaan manusia berasumsi yang sama 
dengan kalian maka sampah2 plastik dan rumah tangga lainnya akan menggnung dan 
bertaburan mencemari planet bumi kita"

Faktanya memang begitu yang terjadi di ketika kita berasumsi membuang sampah 
terutama sampah an organik yang susah terurai oleh jazad renik mungkin 
bahasanya begini "ahhh dikit aja nggak ngaruh"

Ketika semua orang berasumsi seperti it ditambah tingkat kesadaran kita yang 
rendah tak pelak lagi sampah tidak terkontrol dan bertebaran dimana2 tempat 
umum, jalan raya, lingkungan rmah kita 

Semenjak "ditatar bule" tersebut kami membuat program bersih dan sadar 
lingkungan dan mencoba mensosialisasikan pada masyarakat tentunya harus dimulai 
dari kami dulu dikantor dengan tidak membuang sampah sembarangan serta mencoba 
memilah dan memilih mana sampah organik mana sampah yang an organik kampanye 
kami ini dengan motto

"Good for you, good for planet"

Secara sederhana bagaimana sampah terutama plastik, karton dan sampah an 
organik lainnya jika kita buang sembarangan misalnya contoh dibuang ke laut 
tersebut mungkin bagi kita baik (good for you) tapi tidak buat planet/bumi (bad 
for planet) atau perbuatan ini "Good for you, Bad for planet

Tentunya yang paling parah dan kondisi paling jelek terhadap rendahnya 
kesadaran lingkungan dengan seenaknya membuat sampah dan perilaku mencemari 
lingkungan lainnya yang menimbulkan bahaya bagi kehidupan ini menjadi

"Bad for you, bad for planet"

Jadi intinya masalah ini bagaimana bagus buat kehidupan kita dan bagus juga 
buat planet tempat kita hidup

"GOOD FOR YOU, GOOD FOR PLANET"

Pelajaran dari bule tersebut bagi diri saya sangat berharga sekali walau 
kelihatan sepele mungkin hanya membuat "secuil" plastik kemasan makanan ke 
lautan samudera hindia yang luas

Sebagai contoh

Sungguh saya (kita) semua prihatin jika setiap kali saya melintas di sepanjang 
lembah anai (belum tempat2 wisata dan keramaian lain) kiri kanan jalan dilembah 
tersebt luar biasa bertaburan sampah2 plastik dan sangat mencemari lingkungan 
dan dari segi estetika jauh dari pemandangan yang elok dan indah dipandang 
dibandingkan hutan2 sungai2 di lembah anai yang terpelihara cukup baik

Lalu tak jarang juga dalam melintas jalan seputar lembah anai dan jalan2 utama 
di ranah minang terutama ke pusat2 parawisata begitu seenaknya saja orang2 
bermobil melempar dan membangkan sampah2 plastik dan sisa sisa makanannya 
seperti kulit pisang, kulit jagung dan. Kulit buah2an walau ini dialam bisa 
terurai cepat tapi dari segi estika jelas merusak pemandangan dilingkungan 
sekitar kita

Bagi orang yang di mobil tersebut mngkin "Good for you" dalam arti mobilnya 
bersih dan tidak bau dengan sampah2 tersebut tapi tidak buat planet (Bad for 
planet)

Lalu bagaimana dengan saya sendiri dan klga diatas mobil tentu saya harus 
memulai kesadaran ini "good for you, good for planet"

Didalam mobil saya pada perjalanan tersebut banyak makanan dan minuman yang 
dibeli disepanjang jalan sebut saja perkedel padang panjang yang dibungkus 
kantong plastik (asoy) makanan2 ringan dengan kemasan berbahan plastik dll, 
serta air mineral gelas atau botolan yang dikemas plastik

Saya mencoba memberi peringatan dan arahan pada anak saya intinya"Jangan 
sekali-kali membuang sampah ke jalan" tentunya saya sudah siap tempat sampah di 
mobil paling tidak kantong plastik besar apapun jenis sampah dimasukan dulu 
dalam kantong semalas-malasnya anak saya paling tidak saya bilang "nggak sempat 
di tarok sampah makanan ya sudah buang saja dulu dilantai mobil tersebut 
jangan. Buang keluar sambil membuka jendela"

Nah sampah di mobil ini ketika kita misalnya sdah sampai dirumah saat 
membersihkan mobil atau mencucinya sampah2 tersebut dikantongi dan tentunya 
dibuang pada tempat yang benar dan tidak mencemari lingkungan

Lebih baik lagi kita bisa membedakan antara sampah organik dengan sampah an 
organik

Sampah organik seperti kulit2 buahan2 atau sampah dari tumbuhan2an yang mudah 
terurai dialam malah menjadi pupuk kalau diolah ata populer disebut kompos, 
dibuat lobang lalu ditimbun lama kelamaan terurai olek mikro organisme dalam 
tanah lalu membusk bersatu dengan tanah yang membuta tanah tersebut subur

Lalu sampah an organik terutama plastik atau kemasan berbahan plastik dan 
polymer lainnya yang sangat susah terurai oleh mikro organisme yang berpotensi 
mencemari dan meracuni lingkungan dan berdampak buruk bagi kehidupan jangan 
ditimbun dalam tanah ini bisa diambil oleh pemulung untuk dijual dan didaur 
ulang menjadi barang2 rumah tangga sehari2 yang bermanfaat.

Dengan memisahkan dua jenis sampah ini tentu memdahkan dalam penanganannya 
dibandingkan disatukan yang menyulitkan dalam memisahkan dan orang2 yang 
memanfaatkan sepeerti tukang sampah atau pemulung yang pada akhirnya saya amati 
mereka hanya memilih yang sekira laku dijual sementara sampah yang diobok2nya 
kembali berantakan palagi ada "yang bau_bau menyengat" dibawa bintang dan 
berjejer dimana mana (Bad for planet)

Jadi dari sekarang kita harus. Memulai sadar lingkungan pada diri kita dan 
kewluarga kita mulai dari hal2 yang kecil dan sederhana seperti yang saya 
uraikan diatas lupakan asumsi yang sepele ini tapi dampaknya sangat luar biasa 
bagi pencemaran lingkungan (planet)

"Ahhh sedikit aja plastik ini saya buang...nggak ngaruh ini"

Ketika semua manusia berasumsi seperti itu Anda bisa membayangkan planet akan 
menjadi tong sampah raksasa dan ini sudah terjadi di Negara kita terutama di 
kota besar Jakarta, sampah dimana2 dan masalah yang tidak pwernah habis2nya 
diselesaikan dan telah membebankan kehidupan kearah kualitas hidup yang rendah

KAmpanyekanlah dengan moto terhadap lingkungan dan sampah ini

GOOD FOR YOU GOOD FOR PLANET

Jangan Good For You Bad For Planet apalagi Bad For You Bad For planet kalau ini 
"kiamat" sudah kualitas hidup anda di muka bumi ini

Salam-Jepe
Terus belajar dan belajar agar tercipta iklim hidup yang sehat di muka bumi 
"good for us and good for our planet"

Saran

Perlu rasanya kita bikin institusi non profit sesuai tujuan Milist RN merupakan 
(Think Tank buat kemajuan Ranah Minang seperti di Bidang Parawisata MPKAS 
terbentuk atas hasil diskusi yang panjang di Rantau Net begitu juga bisa kita 
bikin institusi di bidang lingkungan ini sehingga kan menunjang dunia 
parawisata ranah kita dengan segala alamnya yang elok dan indah lebih bersih 
dan jauh dari pencemaran sampah2 terutama di objek2 parawisata 

Kita kampanyekan Instutusi yang kita buat ini dengan motto Good for yo good for 
Planet lalu action kita dilapangan misalnya dengan mengajak siswa2 SLTA di 
Padang Panjang menyapu bersih sampah2 kiri kanan dijalan lembah anai sambil 
memasang spanduk dan baliho instutusi kita dengan motto tersebut paling tidak 
sekali sebulan kita lakukan hal ini akan meningkatkan kesadaran masyarakat dan 
pengguna jalan akan malu seenaknya membuang sampah ke jalan dan pada akhirnya 
akan menjadi budaya cinta pada lingkungan

Bagaimana Orang Dapur, Pak Sa'af Kanda Nofrin Kanda Indra Catri Kanda Riri IJP 
Uni Iffah Pak Emi Kanda Elthaf Sanak FirdausN Buya HMA para tetua Datuk2 di RN 
serta sanak sekalian palanta RN di penjuru Dunia, toh kita punya dana sedsikit 
banyak dan banyak sanak2 di RN sini yang jago2 mencari dana untuk mensukseskan 
motto GOOD FOR YOU GOOD FOR PLANET melalui institusi nir laba hasil pemikiran 
dan dibentuk oleh members RN

Saya secara pribadi siap tenaga dan konsep pemikiran bagaimana penangan sampah 
ini agar tidak menjadi sampah dan bisa memanfaatkan paling tidak sampah tidak 
bertaburan lagi di ranah minang kita tercinta yang indah elok dan cantik
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!




      
___________________________________________________________________________
Yahoo! sekarang memiliki alamat Email baru.
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail. 
Cepat sebelum diambil orang lain!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke