Semoga janji tidak tinggal janji. kau yang berjanji kau yang memungkiri, seperti kata sebuah lagu
On 10/24/09, sjamsir_sjarif <[email protected]> wrote: > > Mari kita lihat kapan Sumpur Kudus akan berdering... > Salam, > --MakNgah > Sjamsir Sjarif > > Syafii Maarif: Sumpur Kudus Baru Merdeka Tahun 2005 > > Diposting oleh IBOEKOE on Jul 16th, 2009 di topik Kronik. Anda dapat > mengikuti diskusi pada berita ini melalui RSS 2.0. Anda bisa juga > meninggalkan komentar dan trackback > > Dalam paparannya di depan peserta bedah buku Islam, Keindonesiaan dan > Kemanusiaan: Sebuah Refleksi Sejarah karya Syafii Maarif di Gedung PP > Muhammadiyah Cikditiro Yogyakarta (16/7), Dosen UGM Fajrul Falaakh mengutip > salah satu fragmen refleksi pemikiran Syafii Maarif ihwal paradoks keagamaan > dan realitas sosial. Fragmen itu ialah ketika listrik baru masuk Sumpur > Kudus, Sawahlunto/Sijunjung, Sumatera Barat, pada tahun 2005. > > Bagi Syafii, kenyataan itu getir sekaligus ironis. Listrik adalah simbol > dari kemerdekaan, baik dilihat dari sisi sosial, ekonomi, maupun kultural. > Dan listrik itu baru masuk ke tanah kelahirannya pada tahun 2005. Artinya, > baru pada tahun itulah Sumpur Kudus merdeka. > > "Bayangkan, tanah tumpah darah yang telah melahirkan tokoh Muhammadiyah > sekelas Syafii baru bisa menikmati listri pada tahun 2005. Apanya yang salah > di sini: Muhammadiyah, Islam, pemerintah, atau siapa. Sangat paradoks. > Syafii tak perlu mengutip data dari mana-mana untuk melihat bagaimana > paradoks keagamaan dan realitas sosial itu terjadi," kata pakar hukum tata > negara UGM dan pemikir NU ini disambut tepuk tangan peserta bedah buku. (GM) > > Sumber: http://indonesiabuku.com/?p=1025 > > > --- In [email protected], "Indra J Piliang" <pi_li...@...> wrote: >> >> Tifatul, anak urang Koto ini, paling bersemangat dan paling banyak >> berjanji. Kemaren menjanjikan komputerisasi, lalu meningkat ke 100 desa >> pintar dlm 100 hari. Kini meningkat lagi. Mudah2anlah. >> >> Tiga Bulan Lagi, 25.000 Desa Berdering >> >> Sabtu, 24 Oktober 2009 | 17.51 WIB >> >>  >> KOMPAS IMAGES/DHONI SETIAWAN >> >> >> JAKARTA, KOMPAS.com - Tiga bulan ke depan, 25.000 desa terpencil di >> Indonesia akan terhubung dengan saluran telepon. Demikian janji Menteri >> Komunikasi dan Informasi yang baru, Tifatul Sembiring. >> >> "Ya, target kita dalam seratus hari ini adalah 25.000 desa berdering," >> kata Tifatul kepada wartawan usai memberikan sambutan pada acara Pesta >> Blogger 2009 di Jakarta, Sabtu (24/10). >> >> Tifatul menambahkan, Indonesia masih berusaha mengejar kekurangan layanan >> dasar ini sesuai standar Universal Service Obligation atau USO. Saat ini, >> Indonesia baru memenuhi 46 persen permintaan sambungan telepon fixed dari >> PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) untuk tingkat kecamatan dan 16 persen >> tingkat desa. Adapun untuk sambungan mobile dari Telkomsel, Indonesia baru >> memenuhi 69 persen layanan tingkat kecamatan dan 54 persen di level desa. >> >> "Sesuai standar minimum (USO) itu, kita harus memenuhi 4.217 kecamatan >> atau 32.874 desa. Jadi dalam seratus hari ini Presiden memberikan target >> harus terwujud 25.000 desa berdering," lanjut menteri asal Bukittinggi >> tersebut. >> >> Penyambungan sarana telekomunikasi ini nantinya akan diprioritaskan pada >> daerah-daerah terpencil yang masih sulit dijangkau oleh sarana >> transportasi. >> >> Laksono Hari Wiwoho >> > > > > > > -- Wassalaamu'alaikum ajoduta/61/usa --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
