Assalaualaiku w.w.

Pak Ephi,
Apo ndak begini? Gubernur tu seperti Camat, perpanjangan tangan dari
pejabat diatasnya.. Jadi samo-samo indak dipiliah rakyat tapi
ditunjuak... Adapun Wali Nagari seperti Bupati, dipiliah dek rakyatnyo
dan batangguang jawab kapado konstituennyo lewat BPN atau DPRD
Kabupaten..

Nan paralu kan iyo jan sampai ado pejabat nan dilangkahi.. awak maurus
surek ka kantue bupati ado pengantar dari kantue camat, baitu juo pak
bupati tantu harus bahubungan jo gubernur dulu sabalun ka jakarta.
Adapun titik fokus otonomi tetaplah berada di Kabupaten/Kota


Wassalam
Adyan

On 10/24/09, Ephi Lintau <[email protected]> wrote:
> bgmna dgn wacana....gubernur tetap ada...namun bupati/walikota diangkat oleh
> gubernur dan mereka bertanggung jawab kepada gubernur, sehingga pilkada
> hanya dilaksanakan utk pemilihan gubernur saja, apakah iini lebih
> baik...daripada kerisauan bpk GF sebelumnya......,
>
> salam
> ephi
>

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke