SAYA MASIH  belum/tidak setuju mempercepat "masa tanggap darurat" sebelum
meminta input2 /pendapat2 para korban yg kena lansung gempa secara
comperhensive(menyeluruh), dulu pada posting saya tanggal 20 Ocotober, sdh
dinyatakan/diberitakan 2000
tenda masih di butuhkan segera, bgmn dgn air bersih, DAN KEBUTUHAN DSAR
M,ASNUSIA linnya..dll nya?
Usulan Pemda Sumbar ke Pusata perlu di pertanyakan, LSM harus mengajak Tim
Gub utk beraudiensi/menjelaskan nya? Knp harus di percepat?

Pertanyaan kita harus : Siapa yg di untungkan dgn dipercepatnya masa tanggap
darurat tsb? Minta input para relawan asing spy
penilaiannya objective dan independent...Kita berhadapan dgn kemanusian,
dimana rasa kemanusian kita?

ATau para elite ingin mengambil;" muka" (sorry saya agak cipeh, )spy dipuji
cepat mennanganai bencana nasional gempa di SB.
Antalah sanak God knows best, "hati didalam siapa tahu?m akanya perlu
masukan dari rakyat sendiri, tidak hanya di putuskan di tingkat propinsi
saja.
 "Lamak dek awak katuju dek urang, anak dipangku kamanakan di bimbiang,
urang kampuang di patenggangkan". retorika kita berapi-api, abssbk lah,..
ini ujian berat bgi kita , ini jelas membuktikan siapa kita sebenarnya?
Wass. Muzirman Tanjung
----------------------------------------------------------------



Pemerintah Akan Percepat Masa Tanggap Darurat Gempa Sumatera Barat

Minggu, 25 Oktober 2009 | 17:39 WIB

*TEMPO Interaktif*, *Jakarta* - Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat,
Agung Laksono mengatakan, akan mempercepat waktu tanggap darurat. "Supaya
bisa segera memasuki masa rekontruksi dan rehabilitasi," katanya dalam jumpa
pers usai Rapat Kabinet dengan Wakil Presiden Boediono di kantor wakil
presiden, Minggu (25/10).

Dia mengatakan, sedianya tanggap darurat selama dua bulan namun bisa
dipercepat. Hal itu untuk segera memasuki tahapan penanganan pasca bencana,
rekonstruksi dan rehabilitasi penting segera dilaksanakan, seperti
pembangunan infrastruktur, pembangunan sekolah, dan pembangunan sejumlah
instalasi penting lainnya. "Rapat ini menyusun perkembangan gempa di
sumatera barat," katanya.

Soal anggaran, Agung mengatakan dana yang akan dikucurnya dari APBN masih
mencukupi namun tidak memerinci jumlahnya. "Saya desain mudah-mudahan bisa
pas dengan Undang Undang APBN," katanya. Selain itu, Agung juga masih
mengharapkan APBD dan sumber-sumber yang lain sehingga bisa mengatasi
masalah bencana.

Sedangkan soal gempa di Maluku, Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih
mengatakan masih terus memantaunya. "Kami punya pusat penanggulangan bencana
seperti gempa akan kami pantau terus. Selain itu juga punya pantau
regional," katanya. Soal korban dan kerusakan, Endang menyatakan belum ada.
"Sementara masih ditanggulangi oleh daerah dulu," ujarnya.


*EKO ARI WIBOWO*

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke