P H K
Oleh K Suheimi
PHK kata yang mengecutkan, dan itu terjadi dimana-mana> lebih-lebih sesudah
gempa besar yang mengoncang SUMBAR.
Tempat kerja yang porak poranda hancur rata dengan tanah, entah pabila akan di
bangun lagi
Bersamaan dengan ratanya bangunan dengan tanah, begitui pula PHK terjadi
dimana-mana . Tidak kurang di perkirakan 200.00 orang kena PHK> PHK oelh sebab
apapun akan mengiris perih.
Kita ngak pernah tahu seberat apa efek dari PHK ini pada yang tertimpa bersama
keluarganya.
Pagi ini terbaca tulisan dari sejawat Faisal Baaras tentang PHK menyebabkan
sesseorang terpaksa di Rawat di Bangsal penyakit jantung.
Ingin saya sampaikan juga pada pembaca agar sama-sama jadi bahan renungan.
Saya suka sekali membaca tulisan Faisal Baaras, walaupun telah lama di tulisnya.
Alangkah mudahnya perubahanitu terjadi" bisiknya perlahan,menyaksikan nasib
yang dialami oleh temannya. Barukemarin ia merasa,tak mudah seseorang untuk
menggeser posisi temannya itu.
Tapi ternyata hanya dengan selembar kertas, temannya tak lagi menduduki jabatan
itu. Siapakah yang bisa meramalkan perjalanan nasib seseorang sebelumnya? dan
siapakah yang bisa memastikan apa yang akan terjadi sesudahnya?
Ketika jabatan itu terlepas dari tangan temannya itu, beberapa hari kemudian
lelaki itu terkena serangan jantung. Begitu kuatkah efek stress terhadap
kesehatan jantung seseorang?
Stress memangmerupakanfaktor rsiko koroner yang dominan,tapi sukar
diidentifikasi "Dan kehilangan jabatan merupakan salah satu stres yang amat
kuat.
Temanlelaki itu memang sangat terpukul oleh kenyataan yang tiba-tiba harus
dihadapinya. Kehidupan yang selama ini sangat mudah dan selalu mendapatkan
pelayanan yang prima, tiba-tiba harus lepas dengan begitu mudahnya. Pelbagai
kemudahan sirna seketika, bagaikan embun pagi diterpa sinar matahari.
Orang-orang tidaklagi membungkuk di hadapannya, bahkan mungkin banyak yang
tidak menge
nalnyalagi. Post power syndrom ternyata tak mudah untuk diabaikan. Ini stres
yang teramat panjang dan tertinggal lama.
Ada pejabat penting pemerintahan yang terbanting di lapangan pada saat main
tenis. Ada pengusaha sukses dan energik, ada sopir mikrolet atau buruh
pelabuhan dan ternyata semua menghadapi sterss yang berkepanjangan.
Mereka yang lebih agresive, ambisius, workaholic, perfeksionistis, terburu-buru
dan selalu tak puas.
"Saya heran mengapa saya terbaring di ruang ini" kata temannya itu, ketika dia
datang menjenguknya "Apa kata orang nanti jika mengetahui saya terbaring
disini? Tidakkah mereka nanti akanmengatakan bahwa saya stress karena tidak
menjabat lagi?"
"Saya sama sekali tidak stress kau tahu itu" kata temannya lag "Kau tahu bagi
saya menjabat atau tidak menjabat sama saja". Sesungguhnya stress serimg kali
tidak terbaca dan tidak tercatat.
Stres mungkin saja hanya berupa satu perasaan yang kurang nyaman, atau suatu
kecemasan, kegelisahan, kekuatiran, jengkel, marah ataupun suatu perasaan
tertekan yang tidak jelas ujudnya Semua perasaan yang tidak nyaman itu bila
khronis berulang dapat mengganggu fungsi tubuh Banyak orang menyangkal bahwa
stress menggerogoti dirinya secara diam-diam tanpa disadarinya. Karena stress
memang tidak banyak menyebabkan keluhan, kecuali bila telah terjadi gangguan
pada fungsi tubuh.
Manusia cendrung merasa ada saja yang kurang di sepanjang hidupnya. Dan
perasaan seperti itu sesungguhnya merupakan satu wujud stress yang khronis yang
tidak disadari. Selama satu keinginan belum dapat di raihnya, seseorang akan
selalu merasa tak enak dan mungkin tidak bahagia. Dan dia berfikir alangkah
indahnya jika semua itu dapat di capai.
Tapi kenyataannya tidak selalu indah seperti yang di bayangkan. Begitu satu
hasrat terpenuhi, pada saat itu pla sudah timbul hasrat yang lain lagi. DAn
tiba-tiba ia merasa kurang dalam hal lain. kurang dalam cinta, kekuasan, seks,
uang, materi, prestse, pujian, pengakuan dsb
Stress memang berada di mana-mana. Tapi tidakkkah kita menyadari bahwa
sesungguhnya stress sangat tergantung dari sikap kita menghadapinya. Kita
akanmemberi reaksi berbeda terhadap setiap stress yangsama. Itu berartti bahwa
stress bisa positif dan bisa negatif efeknya terhadap tubuh kita. Kemampuan
kita untuk mengendalikannya ternyata banyak tergantung pada pandangan hidup
kita terhadap stress sendiri.
Kita sangat menyadari bahwa niat yang kita ungkapkan ternyata sering tidak
sungguh-sungguh, karena ada niat yang lain di balik semua itu. Kita bukannya
tidak bisa menghentikan suatu kebiasan buruk, tapi kita sesungguhnya tidak
berniat untuk menghentikannya. Dalam hidup ini semua memng bermula dari niat.
Dn itulah yang tidak disadari oleh lelaki itu.
Saya baca berulang kali tulisan ini, bagus meresap ke relung hati yg dalam
Untuk itu ingin saya petikkan sebuah Firman Suci Nya dalam Al Qur'an
Dan berangkatlah mereka di pagi hari dengan niat menghalangi (orang-orang
miskin) padahal mereka mampu (menolongnya). (QS. 68:25)
Pekanbaru 18 Nov 2009
Nikmati chatting lebih sering di blog dan situs web. Gunakan Wizard
Pembuat Pingbox Online. http://id.messenger.yahoo.com/pingbox/
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected]
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---