MUDAH2 an lancar saja rencana akan dapat dana tunai ini, disini lah peran sanak2 yg kena korban gempa utk mempersiapkan adminitrasi nya, misal nya surat sertifikat tanah, bukti nyata rumah nya yg di miliki, dll surat2 kebutuhan lainnya, sehingga tidak menghambat birokrasi utk mendpatkan dana yg kita sangat butuhkan itu.Harapan kita bersama adalah utk mengingatkan sanak2 kita tsb utk mempersiapkannya, InsyaAllah. Wass.Muzirman Tanjung --------------------------------------------------------------------------------
Korban Gempa Sumbar Akan Dapat Dana Tunai <http://www.kompas.com/data/photo/2009/09/08/3489101p.jpg> LAPAN PAMENGPEUK/MOEDJI SOEJATNO<http://regional.kompas.com/read/xml/2009/11/21/17184462/korban.gempa.sumbar.akan.dapat.dana.tunai#> Ilustrasi *Artikel Terkait:* - Minimalkan Korban, Beberapa Wilayah di Sumbar Akan Dikosongkan<http://regional.kompas.com/read/xml/2009/11/21/16513478/minimalkan.korban.beberapa.wilayah.di.sumbar.akan.dikosongkan> - Rp 140 M untuk Perbaiki Perguruan Tinggi di Sumbar<http://regional.kompas.com/read/xml/2009/11/21/15414286/rp.140.m.untuk.perbaiki.perguruan.tinggi.di.sumbar> - Gempa Sumatera Barat Dikenang di Inggris<http://regional.kompas.com/read/xml/2009/11/18/17334410/gempa.sumatera.barat.dikenang.di.inggris> - Cara Unik Bantu Bangun Sekolah di Padang<http://regional.kompas.com/read/xml/2009/11/18/1552450/cara.unik.bantu.bangun.sekolah.di.padang> Sabtu, 21 November 2009 | 17:18 WIB *Laporan wartawan KOMPAS.com Rosdianah Dewi* *JAKARTA, KOMPAS.com* - Berbeda dengan para korban bencana Aceh dan Yogyakarta, pemerintah pusat tidak akan membangun perumahan bagi para korban gempa Sumatera Barat. Bantuan akan diserahkan dalam bentuk dana. "Setelah bertemu Menkokesra, diputuskan untuk (korban gempa) Sumbar, cara penangannya tidak seperti di Aceh. Tidak dibangunkan BTN," ujar Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, usai menghadiri Silaturahmi Nasional untuk Solidaritas Sumatera Barat "Bangkik Basamo", Ikatan Fakultas Hukum Universitas Andalas Jabodetabek di Jakarta, Sabtu (21/11). Alasannya, kata Gamawan, karena tanah kebanyakan bangunan yang roboh maupun rusak berdiri di atas tanah milik para korban. Sehingga para korban pasti akan keberatan jika dipindahkan. "Kami serahkan uang ke masyarakat, biar mereka membangun sendiri," kata dia. Untuk tahap awal, ujar Gamawan, Pemerintah Pusat telah menyiapkan dana sebesar Rp 550 milliar. Setelah Januari 2010, dana perbaikan rumah para korban gempa akan dibebankan pada dinas-dinas terkait. "Masing-masing dinas sudah mengalokasikan sendiri, kebanyakan masukkan dalam dana anggaran 2010," kata Gamawan. Dia mengatakan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bekerja sama Universitas-universitas yang ada di Sumatera Barat, harus mendirikan klinik konsultasi bangunan. Klinik tersebut akan memberikan pelatihan dan pengetahuan, bagaimana bangunan yang tahan gempa. "Lalu sebelum bangunan tersebut didirikan, dilihat dulu apa tahan gempa. Kalau lolos baru diberikan rekomendasi agar bangunan itu bisa didirikan," paparnya. --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
