Kalau baitu caritonyo, jan dilupokan kearifan lokal, tolong dikaji juo 
alternatif material material bangunan.
Mungkin iko kesempatan penataan aturan mambangun, baik itu tatanan ruang pado 
pemukiman maupun dari bangunan itu sendiri. 
Kalo memang poltek unand nan maju, ajaklah para pakar2 nan dilua poltek  
sebagai tenago patner dlm pemechan permaslahan yg ado. 
Ambo jadi ingek wakatu sanak Firdaus HB mambagikan poster bangunan sederhana 
nan tahan gampo wakatu makan/kumpua2 di kubang kalimalang kapatang ko. Metode 
sosialasasi nan baik, mensosialisasikan rumah tahan gampo (mungkin lah dietong 
oleh ahli utk kuaek sampai pd berapo SR) kepado masyarakat langsuang, tentu utk 
metode seperti iko harus ado pendampingan juo kalo ndak beko bisa multitafsir 
dimasyarakat akar rumpuik. Kalau lebih idealnyo yo diagiah juo desain 
alternatif dg media yg lain, serti material bambu, kayu2 bakeh, baja ribgan 
(komposisi baja + zinc).
Ambo setuju setiok pos disadiokan tanago nan dapek manjalehkan bagaimana 
mandapekan solusi mambangun nan ideal/tanago penyuluhan lapangan. Kalo dulu ado 
PPL (penyuluh pertanoan lapangan) kok kini dibueklah tanago penyuluh babgunan 
lapangan.
Salain dari poltek kan ado juo arsitktur Bung Hatta, arsiretur eka sakti,  
sipil unand dll, berdayakanlah para dosen dan mahasiswanyan begitu juga para 
prof seperti dari angota IAI (arsitek) Inkindo (konsultan) dll 

Terakhir jan dilupokan juo para ahli2 mambuek rumah gadang, ajak lah baliau 
badiskusi filosofi rumah gadang dan carilah solusi dari bangunan modren awak 
supayo dp mangikuti pola bangunan minang yg ideal.


Nanang, jkt
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-----Original Message-----
From: Riri Chaidir <[email protected]>
Date: Sun, 22 Nov 2009 07:15:17 
To: <[email protected]>
Subject: [...@ntau-net] Re: KORBAN GEMPA SUMBAR AKAN DAPAT DANA TUNAI

Ephi ...

Gayuag Basambuik ko Phi ha ... ado statement dari Mendagri ...."*Dia
mengatakan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bekerja sama
Universitas-universitas yang ada di Sumatera Barat, harus mendirikan klinik
konsultasi bangunan. Klinik tersebut akan memberikan pelatihan dan
pengetahuan, bagaimana bangunan yang tahan gempa*".

Tantu TREMOR nya sudah siap dengan ini kan Phi...

RIri
Bekasi, L, 47





2009/11/22 Muzirman -- <[email protected]>

> MUDAH2 an lancar saja rencana akan dapat dana tunai ini, disini lah peran
> sanak2 yg kena korban gempa utk mempersiapkan adminitrasi nya, misal nya
> surat sertifikat tanah,
> bukti nyata rumah nya yg di miliki, dll surat2 kebutuhan lainnya, sehingga
> tidak menghambat birokrasi utk mendpatkan dana yg kita sangat butuhkan
> itu.Harapan kita bersama adalah utk
> mengingatkan sanak2 kita tsb utk mempersiapkannya, InsyaAllah.
> Wass.Muzirman Tanjung
>
> --------------------------------------------------------------------------------
>
> Korban Gempa Sumbar Akan Dapat Dana Tunai
>
> <http://www.kompas.com/data/photo/2009/09/08/3489101p.jpg>
> LAPAN PAMENGPEUK/MOEDJI 
> SOEJATNO<http://regional.kompas.com/read/xml/2009/11/21/17184462/korban.gempa.sumbar.akan.dapat.dana.tunai#>
> Ilustrasi
>     *Artikel Terkait:*
>
>    - Minimalkan Korban, Beberapa Wilayah di Sumbar Akan 
> Dikosongkan<http://regional.kompas.com/read/xml/2009/11/21/16513478/minimalkan.korban.beberapa.wilayah.di.sumbar.akan.dikosongkan>
>    - Rp 140 M untuk Perbaiki Perguruan Tinggi di 
> Sumbar<http://regional.kompas.com/read/xml/2009/11/21/15414286/rp.140.m.untuk.perbaiki.perguruan.tinggi.di.sumbar>
>    - Gempa Sumatera Barat Dikenang di 
> Inggris<http://regional.kompas.com/read/xml/2009/11/18/17334410/gempa.sumatera.barat.dikenang.di.inggris>
>    - Cara Unik Bantu Bangun Sekolah di 
> Padang<http://regional.kompas.com/read/xml/2009/11/18/1552450/cara.unik.bantu.bangun.sekolah.di.padang>
>
>
>
>  Sabtu, 21 November 2009 | 17:18 WIB
> *Laporan wartawan KOMPAS.com Rosdianah Dewi*
>
> *JAKARTA, KOMPAS.com* - Berbeda dengan para korban bencana Aceh dan
> Yogyakarta, pemerintah pusat tidak akan membangun perumahan bagi para korban
> gempa Sumatera Barat. Bantuan akan diserahkan dalam bentuk dana.
>
> "Setelah bertemu Menkokesra, diputuskan untuk (korban gempa) Sumbar, cara
> penangannya tidak seperti di Aceh. Tidak dibangunkan BTN," ujar Menteri
> Dalam Negeri Gamawan Fauzi, usai menghadiri Silaturahmi Nasional untuk
> Solidaritas Sumatera Barat "Bangkik Basamo", Ikatan Fakultas Hukum
> Universitas Andalas Jabodetabek di Jakarta, Sabtu (21/11).
>
> Alasannya, kata Gamawan, karena tanah kebanyakan bangunan yang roboh maupun
> rusak berdiri di atas tanah milik para korban. Sehingga para korban pasti
> akan keberatan jika dipindahkan. "Kami serahkan uang ke masyarakat, biar
> mereka membangun sendiri," kata dia.
>
> Untuk tahap awal, ujar Gamawan, Pemerintah Pusat telah menyiapkan dana
> sebesar Rp 550 milliar. Setelah Januari 2010, dana perbaikan rumah para
> korban gempa akan dibebankan pada dinas-dinas terkait.
>
> "Masing-masing dinas sudah mengalokasikan sendiri, kebanyakan masukkan
> dalam dana anggaran 2010," kata Gamawan.
>
> Dia mengatakan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bekerja sama
> Universitas-universitas yang ada di Sumatera Barat, harus mendirikan klinik
> konsultasi bangunan. Klinik tersebut akan memberikan pelatihan dan
> pengetahuan, bagaimana bangunan yang tahan gempa.
>
> "Lalu sebelum bangunan tersebut didirikan, dilihat dulu apa tahan gempa.
> Kalau lolos baru diberikan rekomendasi agar bangunan itu bisa didirikan,"
> paparnya.
>
> >
>




--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke