Ass.wr.wb.
Muzirman Tanjung Waalikum salam, pak Bactiar,.. sdh lama pula ambo mancaliak, bgmn cara2 perobahan tsb yg efektiv, yg Bp kemukakan adalah benar, tp bgmn dgn keefektifan (cost effectiveneness) cara2 tsb,..cara2/teory tsb telah di uji, dan hanya saluang sajo nan mayampaikan nyo. Krn pihak yg akan di robah itu juga mengadakan perobahan dgn memperkuat diri nya dgn rambu2 yg di bikinnya sendiri. Apalagi lawannya; ada pepatah " crush your enemy totally" (dalam buku "Rule of Power").Apa wakil rakyat akan memikirkan rakyat nya, sebagian memang ada, tp kecendrungan banyak yg diam /cuek saja atau cendrung utk memikirkan dirinya dan kelompok nya saja.Pepatah awak "Iyo lai, yo bana indak", angguak anggak geleng maU'.. Ya silahkan sampaikan petisi, nanti akan kami bicarakan di dewan," ya sabar saja menunggu. Nah untung muncul istilah "kriminalisasai" para demontrans harus hati2 utk di kriminalisasi kan. BakhtiarM: Sesungguh nya Allah tidak merubah Nasib suatu kaum, sebelum mereka merubah sendiri. Empat methode, menuju perubahan dalam tulisan sebelumnya, harus disinergykan, bukan dipilih salah satu mana yg lebih efektif, karena pelakunya berbeda, caranya tentu berbeda. Pertama, demonstasi sangat efektif dilakukan mahasiswa, kaum buruh, kelompok2 yg militan, yg ingin perubahan segera terujud. Kedua, diskusi, dialog, tentunya efektif, kalau di cover oleh media dan dikemukakan oleh orang2 yg berbobot. Dengan analisa yg tepat dan tajam.Misalnya saja Jeffery Winters, pengamat Indonesia mengatakan dalam suatu duskusi: Kalau PD terlibat dalam kasus Century, maka pemerintahan yg sekarang illegal, perlu pemilu ulang. Nasib SBY ditentukan dalam tujuh bulan ini, kalau SBY bisa bertahan sampai Juni, SBY bisa bertahan seterusnya. Saya tidak mengikuti benar diskusi tsb, hanya membaca di media. Tapi pernyataan JW ini, cukup mengejutkan dan pengaruhnya cukup besar. Perubahan ketiga melalui lobby: Ini yg kurang dimengerti oleh kebanyakan kita yg berdemokrasi di Indonesia. Jawaban anggota dewan, petisi akan kami bicarakan, sabar menunggu", kemudian yg membuat petisi menunggu dengan sabar, apakah diterima atau tidak, bukan begitu, proses demokrasi. Misalnya, kita memajukan petisi ke DPRD, mengenai peraturan tata kota mengenai zoning misalnya. Kalau petisi kita tidak diterima, dan yakin benar, tindakan selanjutnya adalah mengadakan ballot, atau kalau masalah UU dalam skala negara, diadakan referendum. Ballot dan referendum, karena merupakan pendapat rakyat, mempunyai ligitimasi yg tinggi dari keputusan wakil rakyat. Perubahan ke empat adalah bertarung merebut kekuasaan, dengan program yg jelas, visi kedepan yg jelas, dan yg bisa diujudkan. Kalau keempat methode itu dikerjakan dan disinergykan, karena masing2 cara mempunyai pelaku yg berbeda, maka perubahan menuju kebaikan akan segera terujud. Reformasi 1998, tidak mempunyai konsep yg jelas, lebih banyak faktor melengserkan Soeharto. Bak pepatah minang :" Batuka baruak jo jigak" Baruak ado ikuanya panjang, cigak ndak ba ikua, tapi kaduo2nya samo2: Kera. Bedanya mungkin Cigak lebih ganas dan lebih besar dari baruak. Kalau baruak batuka jo Cigak, terjadi di tanah Minang, sadiahlah kito sado nyo. Wass.wr.wb. BakhtiarM: --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
