Assalamu'alaikum Ww

...mungkin kalau ambo bicara nggak level dengan Bpk MN dan Bpk Saaf...
tetapi...kalau kata Mario Teguh ...nilai mu ada padamu ....ambo  ingin
berpartisipasi dikit lah... , ambo bapikiran kiro-kiro baiko...
dalam kultur santri...adalah suatu yang gampang untuk *sami'na wa
atha'na*akan pandangan dari kiai....'mungkin' ada keyakinan bahwa kiai
InsyaAllah
akan selalu berkata benar....

Nah...mungkin suato hal yang musykil ...atau minimal sulit di "awak" untuak
*sami'na wa atha'na*  seperti itu ..jika "awak" masih ada 'kepercayaan gap'
nan biaso ado dalam konteks " iyo kan nan di urang... lalukan nan diawak "
...

Sahinggo pertanyaan ambo adolah : " benarkan analisa ambo diateh ? "

Wassalam

Z Chaniago - Palai Rinuak

Pada 14 Desember 2009 13:19, Dr.Saafroedin BAHAR <[email protected]>menulis:

>   Terima kasih, pak Mochtar. Tema ini sungguh relevan untuk kita kaji,
> bahkan untuk kita teliti lebih lanjut secara lebih bersungguh-sungguh.
> Bagaimanapun, sikap, perilaku, dan perbuatan orang seorang adalah *resultante
> *dari demikian banyak pengaruh kultural, yang dalam bangsa kita juga
> bermasalah karena kemajemukannya.
>
>
>
> <http://us.mc575.mail.yahoo.com/mc/showMessage?fid=Inbox&mid=1_26691132_AFFkxEIAAAvzSoF%2FLw4GFX2qLAk&sort=date&order=down&enc=auto&startMid=50&pSize=25&filterBy=&clean=&acrumb=7D5fWXteb99&.rand=236325964&cmd=msg.scan&pid=2&fn=08082009134.jpg>
>
> --- On *Mon, 12/14/09, Mochtar Naim <[email protected]>* wrote:
>
>
> From: Mochtar Naim <[email protected]>
> Subject: Tanggapan untuk Bung Daus dan Pak Saf, dari Mochtar Naime:
> [...@ntau-net] 33 TH KKSS, Bagaimana dg MINANG ???
> To: [email protected], "firdaus hasan basri" <[email protected]>,
> "azmi dt bgd abu" <[email protected]>, "basri mangun" <
> [email protected]>, "Dr.Saafroedin BAHAR" <[email protected]>,
> [email protected], buyamasoed [email protected], [email protected],
> "Achyarli Djalil" <[email protected]>, "ASLIM NURHASAN" <
> [email protected]>, "asmun syueib" <[email protected]>, "Prof. Dr
> Azyumardi AZRA" <[email protected]>, [email protected], "Cha cha"
> <[email protected]>, "PHENI CHALID" <[email protected]>,
> "fasli djalal" <[email protected]>, "Prof Dr Djohermansyah DJOHAN" <
> [email protected]>, "Elvira Naim" <[email protected]>, "Emil Pk" <
> [email protected]>, "Prof.Dr Emil SALIM" <[email protected]>,
> [email protected], "Gamawan Fauzi" <[email protected]>, "nurul
> fikri" <[email protected]>, "Genius Umar" <[email protected]>,
> [email protected], "Laode Ida" <[email protected]>, "rahmi naska" <
> [email protected]>, [email protected], [email protected],
> "Harlizon MBAu" <[email protected]>, "mairizal meirad" <
> [email protected]>, "Meuthia Suyudi" <[email protected]>,
> "Muslih Sayan" <[email protected]>, "Mochtar Naim" <
> [email protected]>, "Suryadi" <[email protected]>, "yudi suyudi" <
> [email protected]>, "sylvia tadjudin" <[email protected]>,
> [email protected], [email protected], [email protected], "Zulharbi
> Salim" <[email protected]>, [email protected]
> Date: Monday, December 14, 2009, 8:30 AM
>
>    bBung Daus, Pak Saf, dkk
>
>     Perbedaan cara pandang antara Bugis-Makasar dan Minang, secara
> sosiologinya adalah konsekuensi logis dari sistem sosial dan budayanya.
> Minang (M) dan B-M (Bugis-Makasar), masing-masingnya, pada gilirannya,
> adalah refleksi dari sistem sosial dan budaya yang mereka anut.
> Masyarakat-masyarakat yang lainpun, yang pola sosial-budayanya sama dengan
> masing-masing, artinya M dan BM itu, ya sama juga. Praktis keseluruhan
> masyarakat yang berpola sama dengan M, artinya yang tribal-bersuku-suku,
> egaliter, demokratis, horizontal, sentrifugal, dsb, ya sama juga. Lihat itu,
> pada masyarakat Mentawai, Dayak, Papua, dlsb, kalau mereka memperkatakan
> sesuatu apapun, mereka ya berdebat secara terbuka, yang kalau orang luar
> melihatnya, kelihatannya seperti bertengkar, demikian terbukanya. Melalui
> proses itu mereka mendapatkan kata sepakat, ada yang konsensus bulat -- kok
> bulek lah buliah digolongkan -- dan ada yang konsensus berdasarkan suara
> mayoritas -- kok picak lah buliah dilayangkan, dan ada pula yang
> diperanginkan dulu karena belum mendapatkan kata sepakat. Inilah yang
> namanya "ur-demokrasi" itu. Dan itu bukan centang-perenang, anarki,
> amburadul, saling mamburuakkan, dsb. Ada polanya sesuai dengan acuan sistem
> sosial-budaya mereka itu.
>
>
> -----
>
>
> --
> .
> Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat
> lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet
> http://groups.google.com/group/RantauNet/~
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
> - DILARANG:
> 1. Email besar dari 200KB;
> 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. One Liner.
> - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
> - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
> - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
> - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama
> ===========================================================
> Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected]
> Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
>



-- 
Z Chaniago - Palai Rinuak

Alam Minangkabau semakin memukau oleh kemilau Danau Maninjau - Menjadikan
Adat menjadi rasional .

Minangkabau !!! We must build again !!!!!!!

-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

Kirim email ke