Dunsanak,
Beberapa waktu yang lalu, kita juga pernah membahas tentang ancaman kepunahan bilih di Palanta ini. Kalau ga salah di Padang itu juga ada "Professor Bilih" segala. Masih belum ada jalan keluar? Riri Bekasi, l , 47 2009/12/19 Nofiardi <[email protected]> > Sabtu, 19 December 2009 > *Ikan Bilih Terancam Punah* > > *Padang**, Singgalang* > Ikan bilih (mystacoleucus padangensis) merupakan jenis ikan spesifik di > Sumbar yang terancam punah. Ikan yang hanya terdapat di danau Singkarak itu, > dieksploitasi secara berlebihan. Kini pemerintah daerah terus berupaya > melakukan upaya pelestariannya agar jenis ikan itu tak hilang. > “Ikan bilih menjadi incaran utama penangkapan ikan di danau Singkarak, > karena memiliki nilai ekonomis penting, rasa yang khas, banyak diminati oleh > konsumen dan dijual dalam bentuk segar, kering dan ikan asap,” kata Kepala > Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sumbar Ir. Yosmeri kepada Singgalang, > baru-baru ini di Padang. > Menurut Yosmeri, permintaan yang tinggi terhadap ikan bilih itulah, > menyebabkan eksploitasi ikan bilih tinggi pula. Berbagai alat tangkap > digunakan seperti jaring langli, jaring lingkar, jala, sistem alahan, lukah > dan arus lis trik/sentrum. Bahkan ada pula yang menggunakan bahan peledak > yang dapat mengancam kelestarian ekosistem dan sumberdaya ikan. > Oleh karenanya, sebut Yosmeri, pemerintah daerah tidak tinggal diam > melainkan menyikapinya dengan berbagai upaya pelestarian. Antara lain, > restocking (penyebaran benih) dan pemacuan stok ikan baik secara alami > maupun buatan. > Dia menjelaskan, pemacuan stok ini selain menambah stok ikan agar dapat > dipanen sebagai ikan konsumsi, juga bertujuan mengembalikan fungsi dan peran > perairan umum sebagai ekosistem akuatik yang seimbang. Pun menjaga > kelestarian keanekaragaman sumberdaya ikan bilih di Danau Singkarak. > Yang tidak penting dilakukan untuk menjaga kelestarian ikan bilih itu, > tambah Yosmeri, adalah pelatihan dan sosialisasi tentang cara pengelolaan > ikan dan pentingnya pelestarian ekosistem dan sumberdaya ikan. Dengan > demikian, penangkapan yang tak berbasis kelestarian, tidak lagi terjadi di > masa mendatang. *(101)* > > http://www.hariansinggalang.co.id/index.php?mod=detail_berita.php&id=4186 > > > The above message is for the intended recipient only and may contain > confidential information and/or may be subject to legal privilege. If you > are not the intended recipient, you are hereby notified that any > dissemination, distribution, or copying of this message, or any attachment, > is strictly prohibited. If it has reached you in error please inform us > immediately by reply e-mail or telephone, reversing the charge if necessary. > Please delete the message and the reply (if it contains the original > message) thereafter. Thank you. > > -- > . > Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat > lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet > http://groups.google.com/group/RantauNet/~ > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: > - DILARANG: > 1. Email besar dari 200KB; > 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; > 3. One Liner. > - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet > - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting > - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply > - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama > =========================================================== > Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] > Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe -- . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
