Memang untuk 'parak siang' ko iyo misterius, baa kolah asal-usulnyo.. mungkin Mak Ngah dapek maagiah pencerahan... kalau di kampuang mbo urang kadang mengucapkannyo 'palak siang.'
Tantang 'parabuangan', kalau nan pandai sikek disabuak 'parabuang', makanan ketek sasudah makan. Tapi arati konkritnyo bagian atap nan paliang puncak. wass, -adyan -- . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
