Ajo jo Pak Syaf Sependek pengetahuan saya,
Kalau panglima dilekatkan dalam kata militer, maka jelaslah Minangkabau tidak punya panglima laut karena sejak lama setahu saya, Minangkabau tidak memiliki konsep pertahanan yang dijalankan oleh Militer reguler. Konsep pertahanan bisa disebutkan sebagai model pertahanan rakyat semesta dengan suku sebagai basis pertahanan. Setiap suku memiliki para dubalang yang lebih berfungsi sebagai polisi. Saya pikir Minangkabau pada suatu masa, adalah kerajaan sipil tampa militer seperti Swis sekarang. Hubungan dengan Aceh, dalam berbagai diskusi dan beberapa bacaan yang saya baca, dulu di Muaro Batang Masang, yang membelah Agam dengan Pasaman dulu ada pedagang besar bernama Urang Kayo Kaciak yang mengatur perdagangan sampai kepedalaman Malampah dan berhubungan dengan Bonjol. Saya yakin beliau ini seorang Aceh. Selain itu, dalam sebuah tambo, sebelum nagari Kinali Pasaman di pancang, terdapat sebuah kerajaan kecil yang tunduk dibawah Aceh. Kerajaan ini konflik dengan kerajaan yang ada di Simpang Empat yang mengakibatkan sampai hari ini di nagari Kinali, berhak diterapkan adat barajo-rajo. Setahu saya dalam konsep adat, terdapat apa yang disebut hak cukai-ubua-ubua gantuang kamudi. Nagari-nagari pantai menerapkan cukai dan biaya sandar kapal saja terhadap kapal-kapal yang merapat. Selain itu, ketika saya jalan dulu di Pesisir Barat pantai Sumbar, para pangulu nagari pantai mendapatkan ikan sebagai penghormatan untukpara pangulu yang "menguasai" wilayah penangkapan ikan tersebut. Hal ini mirip yang terjadi di daerah pedalaman lintau. Ketika seorang perimba menemukan pohon petai yang lebat berbuah di tengah hutan dan dia berniat mengambilnya, pertama yang dia lakukan adalah menandai pohon itu. Setelah itu dia akan bertanya ke orang nagari, pohon petai ini tumbuh diwilayah kewenangan pangulu mana. Setelah diketahui, maka dia akan bicara dengan pangulu tersebut, setelah petai diambil, maka beberapa patai itu diantarkan kerumah pangulu itu sebagai penghormatan kepadanya sebagai orang yang menguasai kawasan rimba tempat patai itu tumbuh. Salam andiko -- . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
