Dunsanak Sadonyo,

 

Sabalun talampau jauah awak berdiskusi nan di urang lain alah salasai, kalau
buliah ambo bapandapek, lagi2 bukan dari segi konten. 

 

1.       Soal Gelar "Bapak Pluralisme" itu sudah lama, setidaknya sejak
peluncuran buku beliau "Islamku, Islam Anda, Islam Kita" tahun 2006. Beliau
tampaknya tidak keberatan dengan sebutan itu, karena beliau juga ada disitu
(http://perspektif.net/english/article.php?article_id=406 ). Saya pernah
baca buku itu. Selain buku itu, pendapat Gus Dur bisa juga dibaca dari salah
satu wawancara dengan beliau di artikel "Gus Dur: Pluralisme Bagian dari
Islam"
http://katumbiri.wordpress.com/2006/10/11/gus-dur-pluralisme-bagian-dari-isl
am/

2.       Yang buat saya agak aneh adalah, Buku (dan Titel itu) sudah dari
tahun 2006, dan Fatwa MUI tahun 2005  kenapa baru sekarang kita
mempermasalahkanya?

 

Maaf, lagi2 saya tidak berpendapat mengenai konten dari pemikiran Gus Dur,
karena saya sangat sangat tidak memiliki kompetensi untuk itu

 

Riri

Bekasi, L, 47 

 

 

 

 

 

 

From: [email protected] [mailto:[email protected]] On
Behalf Of Ephi Lintau
Sent: Wednesday, January 06, 2010 4:40 PM
To: [email protected]
Subject: Re: RE: [...@ntau-net] Fwd: [Pertashipmuslim] Fw: Gus Dur Bapak
Pluralisme? ..... Fatwa MUI: Pluralisme Sesat

 

saya yg juga masih dangkal ilmu agamanya...justru memandang..rasanya tidak
pas, sebutan Bpk. Pluralisme itu diberikan kepada seseoarang dengan sebutan
KH. (kiai haji). krn sepengetahun saya...aliran2 pluralisme ini sangat
bertentantang dgn Islam...kalau saya gak salah, salah seorang di belakangnya
adalah Ulil Abshar Abdallah...dan ternyata beliau tokok intelek NU....

nampaknya...saya masih butuh belajar banyak..dalam hal konteks ini..

banyak maaf..

salam
Yuhefizar a.k.a ephi lintau




2010/1/6 Muljadi Ali Basjah <[email protected]>

Ass.Wr.Wb. Ibu2 dan Bapak2 yth.

Kalau menurut saya, agama itu adalah individu sifatnya.
Anak kembarpun punya persepsi yang relativ berbeda, walaupun mempunyai
background yang serupa/sama, tetap mempunyai persepsi yang tidak absolut
indentis.

wassalam,
Muljadi================================

-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

Kirim email ke