Kuweni (Mangifera odorata) By : Jepe
Kuweni atau kuwini (Mangifera odorata Griffith) adalah sejenis mangga-manggaan <http://id.wikipedia.org/wiki/Mangifera> yang masih berkerabat dekat dengan bacang <http://id.wikipedia.org/wiki/Bacang> . Tumbuhan ini memiliki buah yang harum dan daging buah yang lembut. Konsistensi daging buah kuweni lebih padat daripada bacang dan seratnya lebih halus. Karakternya berada di antara mangga <http://id.wikipedia.org/wiki/Mangga> dan bacang, dan para ahli juga menganggapnya sebagai hibrida <http://id.wikipedia.org/wiki/Hibrida> antarspesifik alami antara mangga dan bacang. (Wikipedia) Diranah minang disebut juga dengan Kuini adalah buah yang disukai orang karena keharumannya, jika kita dapat buah yang paling baik yang baunya tak begitu menyengat, rasa manis dengan sedikit sentuhan asam segar, daging yang tak begitu berserat dan banyak sari buahnya maka lidah kita akan dimanjakan dengan rasanya yang eksotis khas buah-buahan tropis seperti halnya durian, pulasan dan nenas.Salah satu sentra buah kuweni di ranah minang adalah di Pasar Usang, jika sedang musim buah dikiri kanan jalan Padang-Bukit Tinggi di Pasar usang banyak pedagang buah menjual buah perpaduan rasa antara mangga dan ambacang ini. Saya sangat suka sekali sama buah ini baik dimakan begitu saja maupun di jus atau jika kita membuat jus buah seperti sirsak misalnya dengan sepotong dua potong kuweni sebagai pencampur maka akan memberikan sentuhan rasa yang khas dan tentunya kesegaran rasa yang unik dan mengundang selera untuk menikmatinya. Paska gempa di Sumatera Barat, di Pasa Usang dan pada umumnya di ranah minang sedang musim buah kuweni, buah ini di jual dipinggiran kiri kanan jalan pasa usang yang memang terkenal sebagai pusat penjualan buah-buahan lokal seperti durian, aneka pisang dan rambutan semarak penuh warna warni kedai-kedai sederhana beratap rumbia di pinggir jalan Pasa Usang jika musim buah lagi puncak-puncaknya, biasanya bulan September sampai Desember setiap tahunnya dan mulai berkurang pada bulan Januari dan Februari tahun berikutnya. Buah ini ketika musim dan saya berada di ranah minang pada paska gempa tak luput dari buruan saya, begitu menggoda mata buah kuweni bergelayutan di lapak-lapak buah pedagang dan ditata dalam baskom dengan penampilan yang cukup menarik. Harganya memang bervariasi tergantung besar kecilnya buah kuweni berkisar antara Rp 5.000/Kg sampai dengan Rp 8.000/Kg. Jika buah yang ada beli akan disantap segera saya sarankan pilihlah yang ranum ditandai dengan aromanya yang khas dan jika ditekan sedikit lunak, seandainya untuk oleh-oleh pilihlah yang masih mengkal dan biasanya akan masak 2 atau 3 hari setelah kita beli. Kuweni salah satu andalan buah tropis dari ranah minang untuk meningkatkan pendapatan para petani , tapi sayang buah-buahan kita selalu saja kelemahannya tidak seragam ukuran dan rasanya serta buah kuweni sering kita jumpai diserang hama seperti ulat yang hidup "sehat dan bahagia" didalam daging buah kuweni yang telah siap dikonsumsi, disinilah peran pemerintah (cq instansi dinas dan lembaga terkait) agar mulai lebih peduli lagi terhadap buah-buahan unggulan dari suatu daerah dengan membudidayakan secara teknis dengan segala teknologi holtikultura sehingga buah-buahan petani selama ini tumbuh liar dan apa adanya dialam bebas bisa menghasilkan buah dengan variatas unggul baik dari segi ukuran dan rasa maupun tahan terhadap serangan hama dan penyakit pada akhirnya buah tropis ranah minang seperti Kuweni ini bisa bersaing baik dipasar lokal maupun di pasar international baik dari segi harga dan kualitas. Alam ranah minang dengan tanah yang subur kaya mineral adalah habitat yang cocok buat tempat tumbuh buah-buahan dan sayur-sayuran khas alam tropis, tidak ada yang kurang rasanya, jikapun ada yang kurang adalah tidak berpihaknya para penguasa dan petinggi bangsa ini untuk memajukan pertanian (dalam arti yang luas) terutama para petani dan nelayan kecil, ironis memang sementara uang triliunan rupiah mereka "hambur-hamburkan dan main-mainkan" hanya berputar disektor moneter yang hanya dinikmati sebagian kecil atau lapisan atas penduduk bangsa ini, sementara luas lahan pertanian (termasuk perikanan) dan jumlah penduduk yang hidup disektor agraris begitu banyak dan miskin-miskin jauh dari sejahtera. Sambil menunggu keperpihakan para penguasa dan elit bangsa ini lebih "care" lagi disektor agraris, tidak ada salahnya marilah kita selalu mencintai buah-buahan dan sayur-sayuran hasil budi daya petani kita terutama petani-petani ranah minang terlepas masih lemah kualitas buah dan sayuran yang dihasilkan tapi paling tidak kita memberikan kontribusi berdenyutnya perekonomian disektor rill masyarakat bawah dan juga bisa menyetop lajunya buah impor dari negara tetangga yang menyerbu pasar buah dan sayuran kita. Buah dan sayuran impor tersebut membuat hasil produk anak bangsa dalam tekanan serta himpitan yang kuat karena kalah bersaing baik dari segi harga dan kualitas. Sederhana saja pola pikir kita , jika bisa tahan diri atau mengurangi membeli buah-buahan dan sayur-sayuran impor tersebut dilakukan bersama-sama, serentak dengan semangat cinta bangsa , cinta pada buah-buahan dan sayur-sayuran hasil produk anak-anak bangsa kita sendiri, cinta pada petani dan nelayan kecil maka tentunya laju buah impor itu akan tertahan masuk ke negara kita yang sekarang bukan saja lagi dijual di toko -toko buah tertentu seperti supermarket dan hypermall tapi juga telah menyerbu pasar-pasar tradisional. Saya (Kita) Cinta Buah-buahan dan Sayur-Sayuran Indonesia dan saya lebih cinta lagi buah-buahan dan sayur-sayuran dari Ranah Minang salah satunya adalah Buah Kuweni Pasa Usang Pekanbaru, 7 Januari 2010 Kuweni yang di jual oleh pedagang di sepanjang kiri kanan Jalan utama Padang-Bukit Tinggi di Pasa Usang Ranah Minang Sumatera Barat Anda punya resep minuman atau jus segar berbahan dasar buah Kuweni silahkan berbagi The above message is for the intended recipient only and may contain confidential information and/or may be subject to legal privilege. If you are not the intended recipient, you are hereby notified that any dissemination, distribution, or copying of this message, or any attachment, is strictly prohibited. If it has reached you in error please inform us immediately by reply e-mail or telephone, reversing the charge if necessary. Please delete the message and the reply (if it contains the original message) thereafter. Thank you.
<<image001.jpg>>
-- . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
