Da Jepe sarato dunsanak palanta nan budiman....

kok di sabuik buah kuini ko..ado duo penganan nan takana salain jus...

nan partamo sambal lado kuini...mulo2 mancubonyo agak galigaman juo, heran ba-a 
lah raso nyo padeh bacampua jo manih dan asam...tapi bilo di cubo...eh..sero 
pulo rasonyo...itu pengalaman kutiko remaja menghabiskan maso libur di kuok 
bangkinang...bilo sampai di malaysia dan sasakali pai ka thailand rupo2nyo 
mereka pun ado samba lado mantah kuini ko...

nan kaduo, santan kuini...pun dapek pengalaman di kuok juo...buah kuini nan 
alah masak sadang elok<jan nan ranum bana> di potong dadu...di campua jo santan 
separa jalang nan di agiah gulo saka sebagai pembangkit aroma dan pemanis...dg 
sedikit garam untuk menaikkan lemak santan nyo...

itu sen nan takana nyo da Jepe...nan salabiah nyo kutiko ketek kuini ko, labiah 
suko di 'kuih' dari pado di kubak jo pisau....

wassalam,
ryan ipoh




________________________________
From: Jupardi <[email protected]>
To: [email protected]
Cc: [email protected]
Sent: Thu, January 7, 2010 12:12:09 PM
Subject: [...@ntau-net] Kuweni (Mangifera odorata)...by : jepe


Kuweni (Mangifera  odorata)
By : Jepe
Kuweniatau kuwini (Mangifera  odorata Griffith ) adalah sejenis mangga-manggaan 
yang masih berkerabat dekat dengan bacang. Tumbuhan ini memiliki buah yang 
harum dan daging buah yang lembut. Konsistensi daging buah kuweni lebih padat 
daripada bacang dan seratnya lebih halus. Karakternya berada di antara mangga 
dan bacang, dan para ahli juga menganggapnya sebagai hibrida antarspesifik 
alami antara mangga dan bacang. (Wikipedia) 
Diranah minang  disebut juga dengan Kuini adalahbuah yang disukai orang karena 
keharumannya, jika kita dapat buah yang  paling baik  yang baunya tak begitu 
menyengat, rasa manis dengan sedikit sentuhan asam segar,  daging yang tak 
begitu berserat dan banyak sari buahnya maka lidah kita akan dimanjakan dengan 
rasanya yang eksotis khas buah-buahan tropis seperti halnya durian, pulasan dan 
nenas.Salah satu sentra buah kuweni di ranah minang adalah di Pasar Usang, jika 
sedang musim buah  dikiri kanan jalan Padang-Bukit Tinggi di Pasar usang banyak 
pedagang buah menjual buah perpaduan rasa antara mangga dan ambacang ini.
 
Saya sangat suka sekali sama buah ini baik dimakan begitu saja maupun di jus 
atau jika kita membuat jus buah seperti sirsak  misalnya dengan  sepotong dua 
potong kuweni  sebagai pencampur maka akan memberikan sentuhan rasa yang khas 
dan tentunya kesegaran rasa yang unik dan mengundang selera untuk menikmatinya. 
Paska gempa di Sumatera Barat,  di Pasa  Usang dan pada umumnya di ranah minang 
sedang musim buah kuweni, buah ini di jual dipinggiran kiri kanan jalan pasa 
usang yang memang terkenal sebagai pusat penjualan  buah-buahan lokal  seperti 
durian, aneka pisang  dan rambutan  semarak penuh warna warni kedai-kedai 
sederhana beratap rumbia di pinggir jalan Pasa Usang jika musim buah lagi 
puncak-puncaknya,  biasanya bulan September  sampai Desember setiap tahunnya 
dan mulai berkurang pada bulan Januari dan Februari tahun berikutnya.
Buah ini ketika musim dan saya berada di ranah minang pada paska gempa tak 
luput dari buruan saya, begitu menggoda mata buah kuweni bergelayutan di 
lapak-lapak buah pedagang dan ditata dalam baskom dengan penampilan yang cukup 
menarik. Harganya memang bervariasi tergantung besar kecilnya buah kuweni  
berkisar antara Rp 5.000/Kg sampai dengan Rp 8.000/Kg. Jika buah yang ada beli 
akan disantap segera saya sarankan pilihlah yang ranum ditandai dengan aromanya 
yang khas dan jika ditekan sedikit lunak, seandainya  untuk oleh-oleh  pilihlah 
yang masih mengkal dan biasanya akan masak 2 atau 3 hari setelah kita beli.
Kuweni salah satu andalan buah tropis dari ranah minang untuk meningkatkan 
pendapatan para petani , tapi sayang buah-buahan kita selalu saja kelemahannya 
tidak seragam ukuran dan rasanya serta buah kuweni sering kita jumpai diserang 
hama seperti ulat yang hidup “sehat dan bahagia” didalam  daging buah kuweni 
yang telah siap dikonsumsi, disinilah peran pemerintah (cq instansi dinas dan 
lembaga terkait) agar mulai lebih peduli lagi  terhadap buah-buahan unggulan 
dari suatu daerah dengan membudidayakan secara teknis dengan segala teknologi 
holtikultura sehingga buah-buahan petani selama ini tumbuh liar dan apa adanya 
dialam bebas bisa menghasilkan buah dengan variatas unggul baik dari segi 
ukuran dan rasa maupun tahan terhadap serangan hama dan penyakit pada akhirnya 
buah tropis ranah minang seperti Kuweni ini bisa bersaing baik dipasar lokal 
maupun di pasar international baik dari segi harga dan kualitas.
 
Alam ranah minang  dengan tanah yang subur kaya mineral adalah habitat yang 
cocok buat tempat tumbuh buah-buahan dan sayur-sayuran  khas alam tropis, tidak 
ada yang kurang rasanya, jikapun ada yang kurang adalah tidak berpihaknya para 
penguasa dan petinggi bangsa ini untuk memajukan pertanian (dalam arti yang 
luas) terutama para petani dan nelayan kecil, ironis memang sementara uang 
triliunan rupiah mereka “hambur-hamburkan dan main-mainkan” hanya berputar 
disektor moneter yang hanya dinikmati sebagian kecil atau lapisan atas penduduk 
bangsa ini, sementara luas lahan pertanian (termasuk perikanan) dan jumlah 
penduduk yang hidup disektor agraris begitu banyak dan miskin-miskin jauh dari 
sejahtera.
Sambil menunggu keperpihakan para penguasa dan elit bangsa ini lebih “care” 
lagi disektor agraris, tidak ada salahnya marilah kita selalu mencintai 
buah-buahan dan sayur-sayuran  hasil budi daya petani kita terutama 
petani-petani ranah minang terlepas masih  lemah kualitas buah dan sayuran yang 
dihasilkan tapi paling tidak kita memberikan kontribusi berdenyutnya 
perekonomian disektor rill masyarakat bawah  dan juga bisa menyetop lajunya 
buah impor dari negara tetangga yang menyerbu pasar buah dan sayuran kita. Buah 
dan sayuran impor tersebut membuat hasil produk anak bangsa dalam tekanan serta 
himpitan yang kuat  karena kalah bersaing baik dari segi harga dan kualitas. 
Sederhana saja pola pikir kita ,  jika bisa tahan diri atau mengurangi membeli 
buah-buahan dan sayur-sayuran  impor tersebut  dilakukan bersama-sama, 
serentak  dengan semangat cinta bangsa , cinta pada buah-buahan dan 
sayur-sayuran hasil produk anak-anak bangsa kita sendiri, cinta pada petani dan 
nelayan kecil maka tentunya laju buah impor itu akan tertahan masuk ke negara 
kita yang sekarang bukan saja lagi dijual di toko -toko buah tertentu seperti 
supermarket dan hypermall tapi juga telah menyerbu pasar-pasar tradisional.
 
Saya (Kita) Cinta Buah-buahan dan Sayur-Sayuran   Indonesia dan saya lebih 
cinta lagi buah-buahan dan sayur-sayuran dari Ranah Minang salah satunya adalah 
Buah Kuweni Pasa Usang
 
Pekanbaru,  7 Januari 2010
Kuweni yang di jual oleh pedagang di sepanjang kiri kanan
Jalan utama Padang-Bukit Tinggi di Pasa Usang Ranah Minang
Sumatera Barat
 
Anda punya resep minuman atau jus segar berbahan dasar buah Kuweni silahkan 
berbagi
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 The above message is for the intended recipient only and may contain 
confidential information and/or may be subject to legal privilege. If you are 
not the intended recipient, you are hereby notified that any dissemination, 
distribution, or copying of this message, or any attachment, is strictly 
prohibited. If it has reached you in error please inform us immediately by 
reply e-mail or telephone, reversing the charge if necessary. Please delete the 
message and the reply (if it contains the original message) thereafter. Thank 
you. -- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe



      

<<image001.jpg>>

-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

Kirim email ke