Wow... ampia saparo bantuan untuak Rumah Rusak Berat aset pemprov nan indak
jaleh statusnyo???
Triliun lohh.... 

--------------------------------------
Propinsi | Jumat, 08/01/2010 06:08 WIB
Rp4,2 Trilun Aset Pemprov Tak Jelas Statusnya
 
Padang, (ANTARA) - Aset milik Pemerintah Provinsi Sumatra Barat (Sumbar)
yang tidak jelas status kepemilikan atau keberadaannya tercatat bernilai
Rp4,2 triliun.

Ketidakjelasan status aset tersebut terungkap dalam rapat kerja Komisi II
Bidang Keuangan DPRD Sumbar dengan Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah (DPKD)
Sumbar di Padang, Kamis.

Ketua Komisi II DPRD Sumbar, Marlis, menyebutkan, aset-aset tersebut harus
ditelusuri kembali keberadaan dan mesti secepatnya dikembalikan ke
pemerintah daerah.

Komisi II meminta aset daerah tersebut dapat diposisikan kembali ke
tempatnya semula. Jika aset itu milik Pemprov, maka statusnya jelas dan
didata kembali lebih cermat dan baik, tambahnya.

Kejelasan status kepemilikan aset itu juga terkait keberadaannya untuk dapat
memberikan konstribusi bagi kegiatan pemerintahan dan bisa menghasilkan
pendapatan daerah.

Anggota Komisi II Musmaizer menyebutkan, aset yang tidak jelas statusnya itu
antara lain Gedung Balai Diklat Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sumbar di
Pengambiran, Padang dan sejumlah bangunan di Asrama Haji Sumbar.

Ia meminta ststus kepemilikan aset-aset itu segera dituntaskan Pemprov
Sumbar, termasuk aset yang diserahkan ke pemerintah kabupaten/kota.

Terhadap aset yang diserahkan tersebut juga harus ada bukti outentik.
Pendataan ini bukan berarti diminta lagi aset itu kepada pemerintah
kabupaten/kota, tetapi agar jelas status kepemilikannya, tambahnya.

Sementara itu, Kepala DPKD Sumbar Zul Evi Astar menyebutkan, estimasi aset
yang tidak jelas statusnya memang belum dapat dipastikan nilai sebenarnya,
karena dalam proses pendataan jumlah dan nilainya.

Terkait nilai aset tersebut, menurut dia, relatif karena beberapa diantara
aset itu adalah benda bergerak seperti kendaraan, termasuk yang dipakai
pemerintah kabupaten/kota.

Sedangkan tetang status Gedung Balai Diklat Bank Pembangunan Daerah (BPD)
Sumbar di Pengambiran, akan segera dilakukan pendataannya, tambahnya. (*)

http://www.antara-sumbar.com/id/index.php?sumbar=berita&d=1&id=74386


-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

Kirim email ke