Waalaikum Salam Wr Wb mak LA yth Makasih nasehatnya mak LA Mohon izin, tulisan mak LA hanifah teruskan ke milis lain
Wass Hanifah --- On Wed, 1/13/10, Muhammad Dafiq Saib <[email protected]> wrote: From: Muhammad Dafiq Saib <[email protected]> Subject: [...@ntau-net] PANTUN To: [email protected] Date: Wednesday, January 13, 2010, 8:50 AM Assalaamu'alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuhu Keselamatan bagimu wahai sahabat Di setiap hari di setiap saat Dari Allah menerima rahmat Semoga hidupmu senantiasa berkat Ingin aku berbagi cerita Tentang negeri yang entah bagaimana Tak pernah luput dari berita Serba menyedihkan dan tercela Cerita yang selalu saja nelangsa Meluluhkan hati menimbulkan hiba Melihat rakyat dirundung duka Derita bagai tiada habisnya Ketika hujan banjir menerpa Ketika panas pengap udara Habis yang satu yang lain tiba Berulang-ulang diterjang gempa Gunung api menggerung murka Memuntahkan lahar beserta lava Menerjang kampung di lerengnya Batu menggelinding membuat binasa Padahal ketika ku pandang-pandang Negerinya elok sayang disayang Bersawah luas kebun berjenjang Danau dan laut luas terbentang Tanahnya subur bukan kepalang Tongkat ditanam tumbuh bercabang Pohon kelapa tinggi menjulang Di kebun tumbuh bermacam pisang Lautan luas banyak isinya Ikan dan udang, cumi dan gurita Beranak pinak tiada hentinya Kail dan jala untuk menangkapnya Belum lagi kandungan buminya Emas perak besi dan tembaga Minyak bumi dan batubara Semuanya serba tersedia Tapi sangatlah mengherankan Masyarakat miskin menyedihkan Petani kurus seperti kurang makan Sekolah anak tak sanggup melanjutkan Hasil panen tidak berkecukupan Pembeli pupuk uang mesti disisihkan Belum lagi pembayar cicilan Hutang tak pernah bisa dilunaskan Ketika anak masih disekolahkan Bertubi-tubi datang permintaan Uang seragam, uang buku dan uang iyuran Harus segera diselesaikan Akhirnya apa boleh buat Walau anak baru kelas empat Sekolah terpaksa dianggap tamat Berapa benarlah ilmu yang didapat Begitu pula para nelayan Disabung nyawa menghadang lautan Ikan dijala dikumpulkan Hanya untuk diserahkan pada juragan Badan dililit permasalahan Yang tak pernah berkesudahan Pembeli solar uang dihutangkan Ditambah pula untuk biaya makan Ketika datang masa pancaroba Ombak bergulung menggelora Dipeluk lutut dan tatapan hampa Menambah hutang jadi terpaksa Akhirnya banyak yang tidak sabar Pergi merantau untuk berikhtiar Dunia garang hendak dicabar Ternyata tidak pula berbinar Hidup di kota-kota besar Kejahilan dan kebengisan selalu mengincar Kota yang ternyata hanya untuk orang pintar Pintar bertopeng atau menyamar Kalaulah kail panjang sejengkal Kalau tidak panjang akal Kota bukanlah tempat ideal Salah-salah badan bisa terjual Seperti itu hidup orang kebanyakan Tidak di kampung tidak di perkotaan Yang dihadapi selalu kesulitan Sambung menyambung tak berkesudahan Namun yang sangat mencengangkan Suasananya tidaklah demikian Bagi yang pandai mempermainkan Segala hukum dan peraturan Bagi mereka negeri ini adalah sorga Tempat tinggal berpesta pora Bersukacita bercengkerama Hidup nikmat tidak terkira Halal haram tak ada batasnya Selama masih ada uangnya Semua bisa diaturnya Yang hitam bisa diputihkannya Negeri yang konon ada hukumnya Hukum buatan manusia Lalu dipermainkan oleh mereka Boleh dibuat sesuka-sukanya Ada pengadilan dimana-mana Tuntut menuntut bela membela Putusan jatuh pada akhirnya Kadang-kadang aneh kesudahannya Pada suatu kejadian pengadilan Tak mungkin lagi disangkalkan Karena semua orang menyaksikan Kesalahan terdakwa terbuktikan Lalu hukuman dijatuhkan Ke dalam penjara dimasukkan Di dalamnya banyak para tahanan Diapun tidak dikecualikan Inilah salah satu puncak keajaiban Kekuatan uangnya sungguh mengagumkan Mampu menyulap sel tahanan Jadi tempat tinggal penuh kenyamanan Belumlah pernah kedengaran Di negeri orang di negeri jiran Hal yang sama dapat kejadian Sebuah aturan yang menyesakkan Akhirnya kucoba menyimpulkan Ini adalah akibat kekufuran Kufur nikmat atas pemberian Yang Maha Kuasa dilecehkan Loba dan tamak pakaian jiwa Cinta dunia tidak terkira Halal dan haram tak berbeda Semua digasak tak ada puasnya Banyak penipu dimana-mana Yang berpangkat yang tak berpangkat sama saja Asal ada kesempatan untuk mencida Biar orang lain karam tidak apa-apa Tak ada lagi sifat amanah Yang dipercaya melanggar sumpah Kelakuan mereka ibarat sampah Masih juga membuat helah Uang selalu jadi takaran Tidak perduli bagaimana cara mendapatkan Selama ada dalam tumpukan Uang kertas selamanya menggiurkan Pantas tak pantas bukan urusan Janggal dan aneh dikesampingkan Yang penting asal ada imbalan Apapun sanggup dia lakukan Begitu kalau hati dibutakan Tak ingat apa yang akan didapatkan Ketika kedurjanaan terbukakan Terlambat segala penyesalan Maka tanpa mereka sadar Rahmat Allah berubah liar Seharusnya nikmat lalu Allah tukar Bencana datang tiap sebentar Oleh karena itu wahai sahabat Mari sekarang perbaharui niat Orang sekitar cobalah lihat Kepada mereka sampaikan nasihat Dunia ini hanya sebentar Kehidupan akhirat yang akan dikejar Hendaklah setiap diri mempersiapkan benar Sebelum jasadnya beku terkapar Pandai-pandailah bersyukur Sering-seringlah tafakur Cecahkan kening sujud menyungkur Kita semua dinantikan kubur Wassalamu'alaikum, Muhammad Dafiq Saib Sutan Lembang Alam Suku : Koto, Nagari asal : Koto Tuo - Balai Gurah, Bukit Tinggi Lahir : Zulqaidah 1370H, Jatibening - Bekasi -- . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-- . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
