Uda TR,

 

Kebetulan kapatang ambo "basuo" jo penulisnyo di discussion board salah satu
grup di Facebook.

 

Ambo agak tertarik karena foto diprofile beliau tu sepertinya cover buku.
Ambo cek ka profile beliau di facebook, sayangnyo ndak banyak informasi nan
di dapek, kecuali bahwa buku itu merupakan buku pertama dari trilogy.  Di
profilenya beliau mencantumkan website  <http://murtaddiranahminang.com/>
http://murtaddiranahminang.com tapi ambo cubo pai kasitu, ternyata link nyo
broken.

 

Walaupun judulnya cukup wah, tapi nampaknyo indak begitu banyak dibicarakan.
Di google hanya ada 4 sites yang saya temukan, 2 diantaranya adalah blog
yang dibuat oleh penulisnya, yang - sayangnya - isi blog itu Cuma 1 halaman
saja, dengan informasi yang sangat minim.

 

Di sites yang lain nampak bahwa buku itu terbitan Pustaka Aweha, Jakarta,
Maret 2009. Jadi alah 10 bulan, tapi ndak begitu tadanga gauannyo do. Ndak
tau apakah isinya yang kurang bagus atau promosinya

 

Riri

Bekasi, l, 47

 

 

 

 

-----Original Message-----
From: [email protected] [mailto:[email protected]] On
Behalf Of [email protected]
Sent: Monday, January 11, 2010 11:15 PM
To: [email protected]
Subject: [...@ntau-net] Dari Surau ke Gereja oleh Helmijas Hendra

 

 

Diateh pesawat dlm perjalanan PKU-JKT kapatang ambo mambaco hal diatas di
Tribun Riau

 

Disadari atau tidak sudah cukup banyak warga Minang yang murtad. Penyebabnya
bukan dimurtadkan orang lain. Tapi atas keinginan sendiri. 

 

Walau issue yang berkembang di masyarakat sumbar karena ada pengaruh dari
pihak non -muslim

 

Dalam acara bedah buku itu sang pengarang menyatakan warga Minang seakan
tutup mata dengan fenomena ini

 

Menurutnya orang yang murtad karena merasa Islam tidak sesuai lagi dengan
prinsip kehidupannya

 

Apalagi adanya prinsip adat basandi syarak. Syarak basandi kitabullah

 

Padahal banyak adat yang tidak selaras dengan Islam. Terutama karena adanya
sistem matrilineal sedang Islam justru lebih patrilineal. 

Sehingga sering jadi bahan perdebatan kaum intelektual

 

Parahnya lagi terjadi pendangkalan aqidah karena wirid pengajian  dan
khotbah yang disampaikan cenderung dianggap merupakan rutinitas belaka

 

Penulis menyatakan buku ini diangkat dari kondisi nyata di Sumbar. Daerah
yang dikenal masyarakatnya beragama Islam.  Kini sudah banyak nan murtad

 

Walau umumnya mereka pindah agama secara diam-diam. Tidak sedikit pula yang
terang- terangan

 

Buku/novel  ini bertujuan untuk mendorong umat Islam di Minangkabau
mempertahankan aqidahnya sebaik mungkin.  Selain itu sbg otokritik bagi para
ulama agar lebih memperhatikan masyarakatnya

 

Seorang aktivis Islam yang hadir menyatakan fenomena ini disebabkan pola
pikir masyarakat sekarang yang lebih memperhatikan akhlak dan ibadah tapi
kurang membahas aqidah

 

Apalagi saat ini semua orang merasa berhak bicara agama. Tidak hanya ustad
atau ulama saja bahkan artispun sering menyampaikan dalil agama. Walau
terkadang maknanya beda. Para ulama kehilangan otoritasnya sehingga fatwanya
sering diabaikan 

 

Pola dakwah hanya bersifat penyampaian ajaran Islam yang tidak mengakar.
Sehingga bisa terjadi penipisan keimanan umat. 

 

Ambo sabana penasaran jo buku iko melebihi Gurita Cikeas yang menghebohkan
itu

 

Lai ado sanak nan lah mambaco buku iko ???

 

Apo buku iko terbitan sumbar baitu juo derajat kepakaran penulisnyo baa ko
lah ko. 

 

Wass

TR

 

 

Sent from my BlackBerryR

powered by Sinyal Kuat INDOSAT

 

-----Original Message-----

From: Zulkarnain Kahar <[email protected]>

Date: Mon, 11 Jan 2010 06:01:38

To: <[email protected]>

Subject: Re: [...@ntau-net] Re: Menembus Keterbatasan

 

--

.

Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~

===========================================================

UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:

- DILARANG:

  1. Email besar dari 200KB;

  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;

  3. One Liner.

- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet

- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting

- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply

- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama
===========================================================

Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

 

-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

Kirim email ke