Mencuci Benda Pusaka, Ritual Khusus Warga Sawahlunto Keturunan Jawa
*PadangKini.com* | Selasa, 12/01/2010, 13:01 WIB
*SAWAHLUNTO--*Soejarman menghunuskan pedang yang panjangnya lebih 1
meter. Warga Sungai Durian, Kecamatan Barangin, Kota Sawahlunto itu
tidak hendak menakar lawan di depan rumahnya menjelang malam Jumat
Kliwon (8/1/2010).
Ia sedang membersihkan pedang pusaka yang berusia lebih satu abad dengan
ritual khusus, mandi air kelapa agar tidak mudah berkarat.
"Ini ritual sekali setahun menjelang Jumat Kliwon pada bulan Muharam,
selain acara ritual kami membersihkan benda-benda pusaka seperti pedang
dan keris agar tidak berkarat," kata Soejarman sambil mengusapkan minyak
wangi di ujung pedang sebelum dimasukkan ke sarungnya.
Sore itu Soejarman berdua dengan Haji Sajiman membersihkan benda-benda
pusaka tersebut di depan rumahnya. Mereka membersihkan sekitar 50 bilah
pedang dan keris milik warga Sawahlunto keturunan Jawa. Mereka berdua
diberi amanah memandikan benda-benda pusaka karena keahliannya.
"Acara mencuci benda pusaka tidak hanya mempertahankan tadisi, tapi
lebih penting dari itu merawat buah karya para nenek moyang dan
pendahulu kami yang telah mewariskan kepada anak cucunya," kata Sajiman.
Menurut Soejarman, pedang dan keris itu merupakan buatan tahun 1220
hingga 1818. Itu artinya ada senjata yang dibuat pada zaman Kerajaan
Kediri, sebelum kerajaan Singosari. Sebagian diperkuat dengan tulisan di
bilahnya.
Menurut Soejarman, setelah benda-benda pusaka tersebut dimandikan dan
diberi wewangian, serta dimasukkan ke dalam sarungnya, maka diakhiri
dengan acara ritual.
"Setelah itu benda-benda pusaka ini diserahkan kepada pemiliknya,"
ujarnya. (arfa/s)
--
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe