Selasa, 17 February 2009
Demi Caleg, Jual Harta Benda
Pasbar, Singgalang
Calon legislatif (Caleg) DPR RI, DPRD provinsi dan kabupaten/kota kini
‘energinya’ hampir habis. Ada yang menjual emas, gadaikan mobil, tanah
dan ada yang takut didatangi tamu. Ini sebuah konsekensi yang harus
ditanggung dalam suara terbanyak.
Salah seorang Caleg DPRD Pasbar dari PKS, Fajri Yustian ketika ditanya
Singgalang kemarin mengatakan, seluruh Caleg PKS tidak ingin ikut-ikutan
dengan pola kampanye membagi-bagikan uang yang cendrung pembodohan.
Apalagi masyarakat saat ini sudah mulai mengerti karena sudah dua priode
Pemilu langsung dilaksanakan.
“Kita menjadikan kampanye ini sebagai sarana pendidikan politik bagi
masyarakat yang sudah punya hak pilih dan lebih menekankan kampanye
edukasi (kampanye mendidik-red), bukan kampanye pembodohan dengan
membagi-bagikan uang. Alhamdulillah pada Caleg PKS tidak ada masyarakat
yang meminta uang tapi kami menawarkan progam yang tertuang dalam visi
dan misi caleg dengan membagikan pemahaman lewat kader-kader PKS yang
bekerja tanpa lelah turun lansung kepada calon pemilih,” kata Fajri Yustian.
Sementara itu Syamsir Alam Lubis, Caleg DPRD Pasbar dari PAN mengatakan,
walaupun sebagus apapun undang-undang atau aturan bila manusianya tidak
dapat menahan diri, resiko mesti ditanggung. Banyak orang tergiur
jabatan jangka pendek dengan mengorbankan masa depannya, itu semua
akibat ketidakmampuan mengendalikan diri.
Jadi, kalau sudah ada yang menjual emas istri, tanah, rumah dan lainnya,
ternyata nanti tidak terpilih, ya jadikanlah sebagai mau’zah
pembelajaran dan sebagai pendorong semangat perjuangan. Dan mendekatlah
kepada-Nya, bersabarlah, dan terima dengan legowo dan kembalilah
bekerja, jangan stres dan menyalahkan orang lain.
Masnil Caleg DPRD Sumbar Dapil V dari PKS mengatakan, kader PKS akan
mengerahkan seluruh potensi yang dimiliki tetapi tidak boleh sampai
menzolimi. Tidak boleh sampai menzolimi diri, keluarga dan masyarakat
atau melakukan hal-hal yang dilarang Allah dan Rasul. Jika itu
dilakukan, maka tidak ada keuntungan yang didapat walaupun mendapat
kursi sekalipun karena tidak akan berkah dan kerja tidak akan bisa amanah.
Apalagi jika tidak dapat, akan tumpang tindih cobaan yang menimpa. Sudah
jatuh tertimpa tangga, sudah luka digigit anjing gila pula, pergi
berobat danapun tidak ada, minta tolong orang sudah tidak suka.
“Kita sebagai salah satu ‘pemain’ dan sesama muslim memang sudah
seharusnya bisa saling mengingatkan karena merupakan kewajiban, bukan
karena merasa paling baik. Karena, setiap orang punya kekuragan dan
kelemahan,” kata Masnil.
Menurut Masnil, Caleg harus ingat dan sangat setuju dengan apa yang
dinyatakan oleh Ustad Gusrizal bahwa kekuasaan hakikatnya adalah milik
Allah. Dia berikan kepada siapa yang Dia kehendaki dan Dia cabut dari
siapa yang Dia kehendaki (QS Al Imran ayat 26-red).
Manusia hanya bisa berusaha dan berdoa. Berusaha memang harus optimal,
begitu juga doa harus maksimal diiringi dengan kekuatan keikhlasan
terhadap takdir Allah. ‘’Karena itu, apapun ujungnya kita siap
menerimanya karena memang keputusan berhasil atau gagal bukan di tangan
kita tapi hak prerogatif Allah semata,’’ ujarnya.
Ia di PKS telah menjadikan keberadaan partai dengan tujuan untuk
menegakkan Islam. Karena itu, perjuangan memenangkan partai adalah
ibadah dan jihad sebagai bagian dari dakwah untuk menegakkan Islam.
Karena itu, menang atau kalah bagi ia bukan masalah karena yang
diharapkan tetap mendapat pahala dari Allah. o212
--
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe