PARA HADIRIN/HADIRAT BALAIRUNG, bbrp waktu yg lalu kita di suguhkan oleh ahli international Irlandia akan terjadnya tsunami, dan dibawah ada pendapat ahli Jepang tentang prediksi gempa, ya itu lah indahnya berbeda pendapat, "different opinions create innovation," ya terserah kita bgmn menyikapinya,..tentu Pemda selalu siap utk menghadapinya, krnmerupakan tugas dan kewajiban Pemda melindungi rakyatnya, InsyaAllah. Wass. Muzirman Tanjung. Padang | Sabtu, 23/01/2010 07:43 WIB Peneliti Jepang: Gempa tak Bisa DiprediksiHusnal Hayati - Padang Today<http://www.padang-today.com/>
<http://www.padang-today.com/foto/berita/gempa-padang-30-september-2009.jpg> Gempa tidak bisa dipastikan kapan terjadinya. Ramalan terjadi gempa hanya terkaan belaka. Menanggapi isu gempa dan tsunami yang akan terjadi, Pemko Padang mengadakan seminar tentang gempa dan tsunami. Seminar yang diadakan, Jum’at (22/1) itu menghadirkan narasumber dari Jepang. Hadir pada acara tersebut Walikota Padang (Wako) Drs H Fauzi Bahar, MSi, Sekdako Emzalmi, unsur Muspida, dan semua SKPD dari jajaran Pemko Padang, serta undangan dari berbagai pihak. Salah satu pembahasan dalam seminar bagaimana menanggapi isu gempa berasal dari publikasi media. Menanggapi hal ini, Pemko meminta komentar dari nara sumber Dr Goyo Yozo. Goyo yozo mengatakan, tidak setuju dengan pernyataan akan terjadi gempa pada tanggal tertentu, dan dengan skala sekian. Karena menurut ilmu yang ada saat ini, gempa hanya bisa diprediksi terjadi di daerah tersebut. Namun, kapan waktu terjadinya itu tidak ada yang bisa memastikannya. “Demikian juga dengan skala gempanya. Itu juga tidak bisa dipatok. Bisa saja skala gempa terjadi setengah dari perkiraan. Bisa saja dua kali perkiraan, "ungkapnya. Jadi warga kota Padang tidak perlu takut dengan isu beredar. Karena dari ketakutan itu tidak akan membuahkan hasil. "Yang perlu dilakukan adalah meningkatkan kewaspadaan. Untuk meminimalisir kejadiaan buruk yang akan terjadi,” pungkas Goyo. Dikatakannya, keprihatinan terhadap warga kota Padang banyak pindah ke daerah lain karena mendengar isu gempa. Sebenarnya tidak perlu dilakukan warga. Sebab, gempa bukan sesuatu yang harus ditakuti. Namun, yang dilakukan adalah mengatasi ketakutan agar bisa berbenah diri. Rencana Pemko Sudah Tepat Rencana Walikota Padang untuk membangun shelter dan mengadakan pelebaran jalan. Mendapat sambutan baik oleh peneliti gempa Jepang Goyo Yozo. "Salah satu hal yang harus dilakukan untuk menghadapi gempa adalah dengan membuat shelter dan mengadakan pelebaran jalan. Karena walaupun kita tidak tahu kapan gempa akan terjadi. Namun, waspada perlu tetap dilakukan, "ungkapnya. Karena menurut para ahli gempa, kota Padang ini memang merupakan daerah yang rawan. Untuk itu sudah seharusnya kota Padang saat ini, memilih satu-persatu bangunan mana dirasa penting sebagai pusat pengungsian. “Pelebaran jalan juga penting untuk mengatsai hal buruk terjadi. Baik saat gempa dan tsunami terjadi, ”ungkapnya. Kepala Bapedalda kota Padang Endang Dewata mengungkapkan, dari uraian Goyo itu berarti tindakan walikota untuk pembangunan beberapa shelter dan mengadakan pelebaran jalan sudah sangat tepat. "Untuk itu sekarang kita hanya berharap pembangunan shelter dan pelebaran jalan dapat terealisasi, " tutupnya. [*] -- . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
