Assalamualaikum,wr,wb. Kalau mancaliak email dunsanak Eri Baheram (1960) Stockholm-Sweden dibawah nan mahimbau dalam rangka mobilisasi warga RN atau Urang Minang nan mambaco emailnyo agar manjadi bagian dari 4 juta target DAMI sangaik kami dukuang, cuma... apokah dunsanak Eri Baheram ko sudah terdaftar dalam 723 Komitmen Terkini dan 697 Panyumbang dengan total dana takumpua = Rp. 258.393.000,- itu ? Kalau alah atau sadang dalam proses....alhamdulillah.
Sayang.... sapanjang tahun 2009 hanyo ado 4 (ampek) urang sajo nan manjadi Penyumbang atau manjadi Komitmen sajo. Tahun 2010 alah bajalan 26 hari...alun ado nan batambah. Untuak komentar dunsanak Ahmad Ridha bin Zainal Arifin bin Muhammad Hamim tentang apokah DAMI iko Riba (???) atau bukan, mudah2an pengurus DAMI mambaconyo dan Buya Mas'oed Abidin dapek mambarikan fatwa nyo. Kalau ambo usul, memang sarancaknyo dana abadi ko di simpan di Bank nan berbasic Syariah, agar terhindar dari Riba. Silahkan berikan tanggapannyo. Wassalam, HM Dt.Marah Bangso (53-) email ko ambo forowaik dan CC kan juo ka RGMGM. > jika kita amati dalam tahap pertama hingga terkumpul anggota 4 juta orang > minang > disimpang dalam bank, kalau tidak dimana lagi, maka dari itu memang perlu > tempat pengumpulnya. mohon bantuannya untuk memberitahukan kepada orang > minang rantau mendukung proyek DAMI demi melancarkan membangun ranah > minang > dapat masuk ke dalam dan klik http://www.danaabadi.org/index.php > kita hanya menghimbau orang minang yang peduli akan kemajuan ranah minang > di sumbar > waasalam > > Eri Baheram (1960) > > Artistvägen 6 > > 12135 Johanneshov > > Stockholm-Sweden > > hp. +46-73-7449990 > > --- On Mon, 1/25/10, Ahmad Ridha <[email protected]> wrote: > > From: Ahmad Ridha <[email protected]> > Subject: [...@ntau-net] DAMI = Riba (???) > To: "rantaunet" <[email protected]> > Date: Monday, January 25, 2010, 9:15 PM > > Assalaamu'alaykum warahmatullahi wabarakaatuh, > > Dari FAQ DAMI <http://www.danaabadi.org/faq.php> dijelaskan bahwa > "dana tersebut disimpan dalam bentuk deposito di Bank/BPR yang > ditunjuk oleh DAMI" lalu "Bunga dari Deposito digunakan untuk hal-hal > yang bersifat sosial." Sistem tersebut aneh karena: > > 1 Bunga bank adalah riba sehingga bertentangan dengan ABS SBK dan > sedapat mungkin dihindari. > 2 Orang Minang dikenal sebagai pedagang jadi ironis kalau > pengembangan dananya bersandar pada riba. > > Dengan sistem seperti itu, sebagai orang Minang saya enggan bergabung > ke DAMI. Juga, saya khawatir poin 1 itu menjadikan organisasi itu > tidak berkembang (baca: tidak berkah). > > Mohon maaf jika ada yang kurang berkenan. Allahu Ta'ala a'lam. > > -- > Abu 'Abdirrahman, Ahmad Ridha bin Zainal Arifin bin Muhammad Hamim > (l. 1400 H/1980 M) ____________ _________ _________ _________ _________ _________ _________ Confidentiality Notice: The information in this document and attachments is confidential and may also be legally privileged. It is intended only for the use of the named recipient. Internet communications are not secure and therefore PT. Pupuk Sriwidjaja does not accept legal responsibility for the contents of this message. If you are not the intended recipient, please notify us immediately and then delete this document. Do not disclose the contents of this document to any other person, nor take any copies. Violation of this notice may be unlawful. ____________ _________ _________ _________ _________ _________ _________ -- . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
