http://www.hariansinggalang.co.id/index.php?mod=detail_berita.php&id=4881
Rabu, 03 February 2010
Muhammad Fitrah Raih Adinegoro
PADANG - “Alhamdulillah Wasyukurillah, Ambo manangih,” Inilah SMS Pemimpin Umum
Harian Singgalang Basril Djabar, begitu mengetahui fotografer
Singgalang, Muhammad Fitrah, meraih Adinegoro, anugerah jurnalistik
fotografi kategori bidang kemanusiaan dari PWI pusat. SMS itu ia
balasan untuk SMS Pemimpin Redaksi Khairul Jasmi.
Begitulah, pada
Selasa (2/2) telepon berdering di ruang redaksi Singgalang, Veteran 17
Padang. Rupanya dari PWI pusat. “Muhammad Fitrah meraih Adinegoro,”
kata Pemred Khairul Jasmi. Sontak ruang redaksi hening, lalu riuh.
“Ini
Adinegoro kedua yang pernah diraih wartawan Sumatra Barat,” teriak
Erian di, redaktur yang sedang bekerja. Yang pertama diraih Khairul
Jasmi, saat ia men jadi koresponden Republika.
Ferry meraih anugerah tertinggi itu karena fotonya. Apakah gerangan?
Gadis
berbalut seragam Aikido berlari menjauhi gedung STBA Prayoga. Ia
menangis sambil memegangi hidungnya yang berdarah. Gadis itu adalah
salah seorang korban selamat dari reruntuhan STBA Prayoga Padang yang
ambruk akibat gempa berkekuatan 7,9 SR 30 September 2009.
Delila
Maharani, nama gadis itu sedang berlatih Aikido bersama puluhan orang
lainnya di STBA Prayoga. Puluhan orang meninggal di gedung itu termasuk
seorang instruktur Aikido. Butuh waktu berhari-hari untuk mengevakuasi
korban di gedung itu.
Momen itu dijepret Muhammad Fitrah, fotografer
Harian Umum Singgalang di Padang, sesaat setelah gempa dahsyat itu
menghoyak. Naluri jurnalistiknya membawa ia melangkahkan kaki ke gedung
STBA Prayoga yang amblas.
Foto itu pula yang membawa Muhammad
Fitrah meraih juara anugerah foto jurnalistik Adinegoro 2009 bidang
kemanusiaan. Adinegoro adalah anugrah tertinggi bidang jurnalistik di
Indonesia yang diluncurkan PWI. Para juri yang terdiri atas Firman
Ichsan (fotografer independen, wakil rektor Institut Kesenian
Jakarta/IKJ), Enni Nuraheni (fotografer kantor berita Reuters) dan
Oscar Motuloh (kurator Galeri Jurnalistik ANTARA/GFJA) memberikan nilai
tertinggi ke hasil jepretan M. Fitrah di antara 420 foto terseleksi.
Tim
juri menilai karya foto M. Fitrah bernilai jurnalistik tinggi dan mampu
memperlihatkan kepekaan memanfaatkan momentum di tengah suasana tragis
gempa bumi di Padang pada akhir September 2009.
M. Fitrah
dijadwalkan menerima hadiah tropi, sertifikat dan uang senilai Rp50
juta dalam acara puncak Hari Pers Nasional (HPN) yang akan dihadiri
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Palembang, Sumatera Selatan, pada
9 Februari 2010.
Sebelumnya foto itu juga telah memperoleh berbagai
penghargaan, seperti foto terbaik dari 120 foto sepanjang 2009 versi
Boston.com, salah satu media massa Amerika Serikat,
Menurut
Boston.com, yang merupakan media grup The Newyork Times, itu, foto
Ferry, berhasil menggugah mata dunia. Setelah itu foto itu juga
terpilih secara aklamasi sebagai Foto Terbaik Pilihan Tempo 2009 dan
meraih Tempo Award.
Berita kemenagannya meraih Adinegoro itu ia
terima melalui telepon di redaksi Harian Singgalang. “Badampuang ambo,”
kata Ferry - demikian ia disapa. Namun setelah mendapat kepastian dari
berita di Antaranews.com perasaan harap cemas itu lepas.
“Alhamdulillah,” ungkapnya seketika. Ferry langsung sujud syukur
setelah menerima informasi tentang kemenangannya itu.
Ucapan selamat
pun langsung diungkapkan Pemimpin Umum Harian Singgalang H. Basril
Djabar. “Ini bukti bahwa awak Singgalang adalah orang-orang terbaik dan
patut diperhitungkan,” ujarnya.
Ferry yang sehari-harinya bekerja
sebagai wartawan foto di Harian Singgalang, juga menjadi stringer untuk
kantor berita Inggris, Reuters. Saat gempa terjadi, Ferry mampu
mengabadikan momen-momen terbaik pada detik-detik pascagempa meskipun
pikirannya melayang kepada anak dan istrinya.
Namun naluri jurnalistiknya malah mengantarkannya ke STBA Prayoga. Pada hari
itu juga, ia mengirimkan foto tersebut ke Reuters.
Keesokannya,
foto-foto itu menjadi foto utama di halaman depan suratkabar terkemuka
dunia, sebut saja, The Independent, The Guardian, The Newyork Times,
The Times, International Herarld Tribune, Telegraaf dan sejumlah koran
terkemuka lainnya.
Itulah foto pertama yang memberitahu dunia, jika
Sumbar telah diamuk gempa dahsyat. Karenanya, seluruh mata tertuju
kepada Sumbar. Bantuan mengalir dari berbagai penjuru dunia, begitu
pula dengan para relawan. Bahu-membahu dengan relawan lokal untuk
menyelamatkan ribuan korban yang terperangkap bangunan. Bahkan,
sejumlah tokoh dunia, termasuk Presiden Amerika Serikat, Barack Obama,
segera menyampaikan rasa duka yang mendalamnya setelah melihat
foto-foto Ferry itu.
Ferry telah berjasa besar bagi Sumbar. Meski ia
mengaku hanya menjalankan kerja jurnalistik, namun hasil pekerjaannya
begitu bermanfaat bagi ribuan orang. Ia telah menyampaikan penderitaan
dan dukalara orang Minang kepada dunia internasional. “Agar dunia tau,
agar mereka datang membantu,” ujar ayah tiga anak itu.
Jika kami
bangga, maka kami memang bangga, dua peraih Adinegoro ada di Harian
Singgalang! Besok PWI akan mengontak suratkabar yang wartawannya meraih
Adinegoro untuk feature dan tajuk. Kami masih berdebar-debar, mana
tahu, jatuh ke Singgalang pula. Apalagi hadiahnya untuk tiap ketegori
Rp50 juta.(*)
--
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe