*“Alam Takambang jadi guru” karya Pak AA Navis, manyabuikkan bahasonyo :
“Luhak Tanah Data” tu menganut  “Lareh Koto Piliang” dengan isyarat nan bisa
dicaliak dari bantuak/arsitektur Rumah Gadang di Tanah Data tu nan indak
balantai data, melainkan batinggi-barandah. *

Kmd Syafroni yth.

Pusat Pengkajian dan Pengembangan Sumber Daya (P3SD) Padang dan Pemda SB
pada tahun 2001 sebenarnya telah menerbitkan Buku Inventarisasi Kekayaan 200
nagari di SB yang mendata 200 nagari di 10 kabupaten dengan Tim Ahli dari PT
yaitu: Dr. Nusyirwan Effendi, Dr. Mestika Zed, dr. Alis Marajo Dt. Sori
Marajo.

Hasil pendataan/*periksa* tersebut meliputi Data Kekayaan Fisik serta Data
Kekayaan Non Fisik, yang di antaranya berisi *proses mewariskan adat
istiadat *serta* nama suku di masing masing nagari.*
**
Hasil pareso tersebut cukup lengkap.
Benar bahwa masing nagari memiliki pola tersendiri tentang adat, meskipun
nagarinya tergabung di dalam satu kecamatan yang sama.

Demikianlah sedikit info.

Salam

Abraham Ilyas
www.nagari.org

**

-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

Kirim email ke