2010/2/12 Riri Mairizal Chaidir <[email protected]>

>  Ambo ndak pernah sakola di Amerika do, tapi rasonyo terlalu dini kalau
> disimpulkan bahwa “khusus bagi pelajar nan akan maambiak S2 dan S3 nan di
> kirim dek biaya pamerintah indonesia dan bertolak belakang apo bilo
> dibandiangkan jo nan biaya sendiri dan dapek beasiswa dari pamerintah AS
> seperti USAID atau Fullbright bedanyo bantuah siang jo malam kualitas
> mereka”.
>

Iya, Pak Riri.  Selain itu, bukankah semua pelamar harus melalui proses
seleksi yang sama di sisi universitasnya terlepas dari sumber dana yang
digunakan?  Kalau saya melihat sumber dana seperti USAID dan Fulbright hanya
menambahkan persyaratan yang sesuai dengan kepentingan mereka.

-- 
Abu 'Abdirrahman, Ahmad Ridha bin Zainal Arifin bin Muhammad Hamim
(l. 1400 H/1980 M)

-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

Kirim email ke