Pak Muchlis Hamid yth.

Sarupo kajadian di Muaro Paneh, mako kejadiaan nan sarupo itu tajadi pulo di
nagari ambo. Nagari kami lai indak dibaka dek tantara Soekarno karano ado
wali Muluk dan indak banyak urang kampuang kami nan ditangkok/dipanjaro,
sayang beliau menjadi korban kutiko peristiwa G30S/PKI, dibunuah.

Ambo mandapek curito dari nagari nagari lainnyo, kajadiaannyo sarupo itu
pulo. Ambo indak tahu apokoh alah ado ahli sejarah kito meneliti setentangan
penyelamatan nagari iko di dalam suasana nan sulit tsb.

Ikolah hikmahnya nan ambo raso paralu dijelaskan ka nan mudo mudo, *iduik ba
nagari bukan hanyo ba ideologi.*

Nagari bisa selamat, meskipun korban lainnyo indak bisa dihindarkan dalam
setiap peperangan.
Untuak catatan satantangan iko ambo curitokan dalam:

*X. Tentara Pusat menduduki nagari Tanjung*

Supaya perang tidak mulus
Jalan ke Pato tak boleh tembus
Titian di Tanjung harus diputus
Kenderaan militer tak bisa terus

Bulan Desember tahun enam puluh
Pusat datang laksana guruh
Dengan konvoi berisi penuh
Pertahanan Marapalam telah jatuh *1*

Pato dimasuki di sisi belakang
Dari Lintau musuh datang
Lalu turun ke Tanjung Sungayang
Di batang Selo konvoi terhalang

Di tepi batang Kalano konvoi terhenti
Membuat jembatan untuk meniti
Kerambil ditebang tak diganti rugi
Pohon dipotong lalu digergaji

Untuk menyeberang Selo Tongah
Jalan terhalang lapau Mak Angah
Tentara mengambil jalan yang mudah
Kedai dibakar sampai musnah

Pemilik memohon bibir bergetar
Agar kedainya tidak dibakar
Tapi tentara tak mau dengar
Akhirnya Mak Angah kena tampar

*Ini pesan Soekarno cs
Kalau tak ingin bernasib apes
Rakyat jangan lakukan protes
Harus diam seperti bola kempes*

Ke dalam rimba PRRI menyuruk
Lalu OPR segera dibentuk
*Wali nagari langsung ditunjuk
Dia bernama Abdul Muluk*

*Abdul Muluk aktivis partai*
Sehari hari jualan di kedai
Dia termasuk orang yang pandai
*Dengan penduduk Muluk berdamai*

Kepada partai Muluk patuh
Memerangi PRRI sampai luluh
Dia tidak sembarang tuduh
Hanya sedikit korban yang jatuh

OPR akronim dari kalimat
Organisasi Perlawanan Rakyat
Anggotanya preman dibayar Pusat
Menerima upah setiap Jum at

Dalam nagari di kecamatan Sungayang
OPR didaftarkan 30 orang
Diberi seragam dan senapang
Lalu dilatih pagi dan petang

*Karena politik dijadikan pengulu
Dipakai kebijaksanaan belah bambu
Rakyat disiapkan untuk diadu
OPR dipilih dari partai tertentu*
*1* Puncak Marapalam atau Puncak Pato, konon di sinilah adagium ABS SBK
disepakati antara kaum Adat dengan kaum Padri. Jalan dari Tanjung ke Pato
sangat strategis untuk pertahanan terhadap serangan musuh yang menuju
Lintau.

Salam

Abraham Ilyas 64 th.
www.nagari.org

-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

Kirim email ke