Kanda Tan Ameh Baa kecek Rang tuo ambo iko lamaknyo atau kalabihan PNS yaitu
"Sampai ka kuburan awak diantaan Negara" Dek manarimo pensiunan tu Nampaknyo anggota Dewan kito minta diaantaan juo sampai ka kuburan Manuruik ambo cukuiklah PNS TNI dan Polri nan ado pensiunan Kok ado pulo pensiuanan anggota Dewan "sampai diantaan ka kuburan" tu yo manjadi baban keuangan negara nan lah ketat dan banyak utang ko Jalan kaluanyo yo sarupo karyawan swasta sajo nan diatur jo Undang2 atau Peraturan Pemerintah uang tulak atau uang PHK kok ka iyo juo buek anggota Dewan ko Banyak lai nan sansaro dan miskin konstituen atau rakyat badarai nan mamiliahnyo, logikanyo kok yo dapek pensiun saumua iduik sarupo PNS itu tantu Dewan ko duduak dek dipiliah masyarakat banyak nan masih susah Ndak adil pulo rasonyo bagi masyarakat susah dan miskin nan mamilahnyo samantaro anggota Dewan ko dapek uang pensiunan saumua iduik Wass-Jepe Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...! -----Original Message----- From: "Tasril Moeis" <[email protected]> Date: Thu, 18 Feb 2010 10:22:37 To: <[email protected]> Subject: [...@ntau-net] Setahun Jadi Anggota DPR, Dapat Pensiun Seumur Hidup Kalau berita bantuak iko, baa lah kiro2 ko. Pegawai negri nan bakarajo 30 taunan pun indak dapek pensiun sagadang ko. Iko lah lamak no jadi anggota DPR nan bisa mambuek anggaran surang dan indak ado nan mengawasi dan selalu ngomomg atas nama rakyat Kamis, 18/02/2010 07:07 WIB Setahun Jadi Anggota DPR, Dapat Pensiun Seumur Hidup Ramadhian Fadillah - detikNews Jakarta - Pimpinan KPK Sepakat untuk menolak uang pensiun yang akan mereka dapatkan setelah tidak lagi menjabat. Alasannya, uang pensiun tersebut dinilai akan membebani keuangan negara. Semua mantan pejabat negara, termasuk anggota DPR, memang akan mendapatkan uang pensiun seumur hidup. Untuk mantan anggota DPR, syaratnya bahkan tidak perlu satu periode (5 tahun) menjabat. Cukup menjabat 1 tahun, maka uang pensiun tetap dinikmati seumur hidup. "Yang dapat itu satu tahun ke atas," ujar anggota Komisi XI DPR RI Andi Rahmat kepada detikcom, Rabu (17/2/2010). Andi menjelaskan besarnya uang pensiun tersebut sekitar Rp 2 juta rupiah perbulan. Jumlah ini lebih kecil dari pensiun menteri. "Saya lupa besarannya untuk menteri, tapi pensiun anggota DPR kira-kira sama dengan pensiun Dirjen," terang anggota FPKS ini. Andi mengakui hal ini akan membebani keuangan negara. Namun uang pensiun dinilai layak dan merupakan hak pejabat negara. "Setiap pegawai negeri juga kan dapat pensiun," ujarnya. Untuk anggota DPR yang belum pensiun atau menempati posisi lain, tentu saja tidak dapat pensiun. Mereka akan mendapat gaji sesuai posisi barunya. Namun jika akhirnya pensiun, mereka bisa memilih hendak mengambil uang pensiun dari jabatan yang pernah dijabatnya. Misalnya seorang anggota DPR lalu menjadi menteri, maka dia bisa memilih mau menerima uang pensiun sebagai menteri atau sebagai anggota DPR. "Itu dipilih salah satu, kalau mau dua-duanya namanya serakah," candanya. (rdf/rdf) -- . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe -- . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
