Memang 15 Februari hari bersejarah
Banyak pristwa pentng di tanggal itu
Termasuuuk peristiwa ibu Nurhama dengan tak mudah melahirkan bayinya Suheimi 
juga di tanggal 15 Februari 1947
Salam
Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: Abraham Ilyas <[email protected]>
Date: Sun, 21 Feb 2010 23:46:27 
To: <[email protected]>
Cc: Abraham Ilyas<[email protected]>
Subject: [...@ntau-net] 15 Februari, tanggal yang perlu diingat oleh WNI

Dunsanak di palanta nan ambo hormati.

Mungkin karano *baru kini* kito mandapek pituah "*Boleh dimaafkan, tapi
jangan dilupakan*" mako kito salamo iko alah lupo jo peristiwa penting nan
juo terjadi tanggal *15 Februari, tapi tahun 1949.*

Pada tanggal tersebut terjadi pembunuhan *67 orang pemimpin SB* oleh tentara
Belanda.
Peristiwa iko terjadi karena pengkhianatan oleh Tambiluak.

Ambo copykan curitonyo (meskipun alah telat seminggu) dari buku: Sejarah
Minangkabau karangan M.D Mansoer dkk.

*Pemerintah Militer Sumatera Barat menginsjafi perlu meningkatkan
kewaspadaan dan Memperketat koordinasi serta kerdjasama antara badan2
perdjuangan rakjat dengan Pemerintah, maupun antara badan2 perdjuangan itu
dengan sesamanja.

Guna mentjapai tudjuan itu dikandung niat oleh Pemerintah Militer Sumatera
Barat untuk mengadakan rapat besar, jang akan dihadiri oleh segala utusan
organisasi perdjuangan rakjat seluruh Sumatera Barat.
Sebagai tanggal ditentukan 15 Pebruari 1949 dan nagari Situdjuh Batur
diluhak L-Koto ditentukan sebagai tempat musjawarah.
Selain wakil2 organisasi perdjuangan rakjat, wakil2 Pemerintah Daerah dan
Brigade Banteng akan ikut pula serta.

Sungguhpun rahasia waktu dan tempat diadakan pertemuan itu dipegang teguh,
namun botjor djuga.

Situdjuh Batur terletak dilembah sempit dikaki G. Sago, berbatasan dengan
padang rumput sepi, Padang Siantah.
Pos pertahanan Belanda terdekat lk 12 km letaknja dari tempat musjawarah
besar itu akan diadakan.

Sedjak tanggal 14 Pebruari malam utusan utusan telah berdatangan dan
berkumpul di Situdjuh Batur.
Banjak diantaranja datang berdjalan kaki dari tempat tempat jang ratusan
kilometer djauhnja.

Djadi tidaklah mengherankan, kalau mereka setiba di Situdjuh Batur sangat
letih dan ingin beristirahat, supaja segar apabila rapat dibuka kelak.
Pertjaja penuh pada pengawalan dan djaminan keamanan tempat itu, para utusan
tidur tanpa tjuriga dan was2.

Seorang mata2 Belanda telah menjampaikan informasi tentang pertemuan penting
jang akan diadakan di Situdjuh Batur dan dibawah lindungan malam jang gelap,
pasukan2 Belanda melakukan pengepungan jang ketat disegala "djalan kuda"
jang menudju ke Padang Siantah.

Tanggal 15 Pebruari 1949 pagi2 buta, ketika para utusan telah mulai bangun
dan sembahjang subuh, tembakan2 gentjar terdengar dari segala pendjuru.

Tentara Belanda menghudjani tiap2 rumah dengan muntahan peluru dan menembaki
tiap2 jang bergerak.
Se¬banjak 67 orang utusan dan pemimpin rakjat mendjumpai adjalnja,
diantaranja Chatib Sulaiman (ketua Markas Pertahanan Rakjat Daerah), Arisun
(bupati L-Koto) jang baru sadja beberapa hari memangku jabatannja, Kapten
Zainuddin "Tembak" dari Sawah Loento, Major Moenir Latif, sedangkan jang
bisa lolos dari peristiwa itu ialah Letkol Dahlan Ibrahim, Letkol Thalib,
Ruslan Saleh (kelak menjadi dosen Fak Hukum di UGM).

Tjerita duka dari Situdjuah Batur merupakan pengalaman pahit dan mahal bagi
perdjuangan rakjat Sumatera Barat ketika mempertahankan ibu pertiwi.

*Salam

Abraham Ilyas
www.nagari.org
Sejarah adalah guru kita hari ini

-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

Kirim email ke