Dunsanak di palanta
Iko sekedar babagi saketek ttg duo dialek nan agak babeda di Ranah
Pasisie jo daerah Minang nan lain:
1. Dialek Tapan/Indopuro/Lunang-mirip dialek Muko-muko (Bengkulu)
1. untuk kata2 yg berakhir dengan vocal (i, u, e, dll), dlm bhs
Tapan ditambah dengan huruf -NG. contoh : cari-->caghing, lai-laing,
ling, ghing ;kini-->kining, tadi-->tading, itu-->itung
2. huruf 'r' akan berubah pengucapannya menjadi "gh" atau "l" atau
hilang sama sekali. Contoh rumah-->ghumah, umah, Indopuro-->nupugho,
parak-->palak
3. huruf konsonan yang terletak diantara 2 konsonan biasanya hilang
dalam pengucapan. Contoh : kampuang-->kapuang, Rantau-->ghatau.
4. ada beberapa kata diucapkan dlm dialek/bahasa Melayu. Contoh :
Manyasah : Manyesa/Menyesa
5. beberapa kata kadang2/sering diucapkan kosakata ujung saja.
Contoh : gadang-->dang.
6. dst
2. Dialek Banda Sapuluh (misalnya Aie Haji/Balai
Selasa/Kambang/Surantih/Batangkapeh)-kabanyo mirip jo dialek Sungai
Pagu/Muaro Labuah (Solok Selatan)
1. huruf 'r' biasanya hilang dalam pengucapan atau berubah jadi
'gh' atau 'l'. Contoh : rumah-->umah, hari rayo-->(a)ghi(gh)ayo
2. beberapa kata sandang yang berubah pengucapan. Contoh :
juo-->jie, sajo-->ayo, doh-->deh, mah-->meh/mei
3. beberapa kata yang berbeda/jarang terdengar di daerah lain.
Contoh : palaro (sembuh/babalai/babaloi), made (damam/mamadeh), sayo
(rusak/habih), kiajo (kojo/karajo), kepeang (pitih).
4. kata tanya. Contoh : aa-->apo?, kamaa-->(ka)mano?,
mangaa-->ngapo?, baa-->bak apo?
5. akhiran ba- (ber-) berubah menjadi bu-. Contoh : bughaja/buaja,
bukiajo (bakojo/bakarajo), bualek (baralek)
6. akhiran ma- (me-) berubah menjadi mu-. Contoh : muaja (maaja).
7. dst.
3. Dialek Painan/Salido/Bayang/Tarusan/Siguntua---Dialek Kubuang Tigo
Baleh
-->mirip jo dialek Muaro Paneh/Kinari/Koto Anau (Solok)
Ciri-ciri :
1. pelafalan huruf 'r' nya jelas spt di kota Padang dan Solok
2. suku kata pertama bervokal 'a' misalnya : karajo (bukan
karojo/kojo)
3. juga mengenal sistem bunyi suku kata akhir 'uak'/'uk'. Misalnya
: paruik/paruk, kambuik/kambuk, kantuik/kantuk, kantuak/kantuk
4. pengucapan lain tidak banyak berbeda dengan daerah lain misalnya
Bukittingi, Solok dan Pariaman.
3. dst
Mungkin ado dunsanak nan lain ka manambahkan.
Insya Allah di lain kesempatan kito tukuak pulo
wassalam
mmrj
--
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe