Dunsanak di palanta RN,
Ambo lewakan ka palanta, barangkali ado nan paralu sebagai referensi
Wass
CD Rajosampono ( manompang di Baliakpapan / 61 - snek)
*Pelita Keajaiban Dunia*
*Kumpulan Puisi Nurdiana Jilid 2*
© Nurdiana
*Editor*: R. Miryanti, Heri Latief, Bilven* ***
*Pengantar*: Chalik Hamid, Asahan Aidit
*Ilustrasi*: A. Gumelar
*Desain sampul*: Ucok (TYP:O Graphics)
Diterbitkan oleh *Ultimus* dan* Lembaga Sastra Pembebasan*
*Cetakan** 1, Februari 2010*
Perpustakaan Nasional: Katalog dalam Terbitan (KDT)
*NURDIANA*
*Pelita Keajaiban Dunia*
Kumpulan Puisi Nurdiana Jilid 2
Cetakan 1, Bandung : Ultimus, 2010
xx + 144 hlm.; 14 x 20 cm
* *
*978-602-8331-13-5*
Asahan Aidit:
*PELITA* PENERANG JALAN
Ketika saya diminta untuk ke dua kalinya untuk memberikan kata pengantar
untuk kumpulan sajak-sajak Nurdiana, spontan saya jawab: sangat bersedia.
Saya merasa dapat kehormatan sekali lagi dari penulisnya yang telah saya
kenal irama dan gaya bersajaknya yang sudah sangat jarang atau barangkali
sudah tidak bisa ditemukan kembali di abad ke 21 ini. Gaya syair klassik
dengan bunyi aaaa atau abab yang biasa terdapat pada syair-syair klassik
Indonesia. Tapi tidak semata hanya bentuk-bentuk syair yang empat baris
setiap cuoplet saja yang dilakukan Nurdiana. Sang penyair bebas menentukan
sendiri berapa jumlah baris dan bahkan hingga irama dan bunyi akhirnya.
Cukup banyak yang kehilangan irama dan juga dengan bunyi akhir bebas yang
menyerupai sajak "moderen" seperti yang kita kenal sekarang. Gabungan bentuk
syair (bukan pantun) dengan gaya sajak moderen yang bebas merupakan keunikan
tersendiri dalam kumpulan sajak *PELITA *Nurdiana ini. Kesan kita bahwa
Nurdiana tidak memilih bersajak dengan gaya persajakan moderen yang bebas
sepenuhnya yang sangat membatasi diri dengan bunyi-bunyi akhir bersajak
seperti abab atau aaaa gaya persajakan klassik. Tapi kalau Nurdiana memilih
bersajak sebagaimana yang sekarang kita baca, itu bukan berarti Nurdiana
akan kita masukkan ke dalam penyair konservatif atau ortodok. Sama sekali
tidak. Dan juga tidak adil bila demikian. Nurdiana memilih dengan sedar cara
bersajaknya sendiri dan itu adalah sepenuhnya hak dia. Orang lain boleh
menilai menurut penilaiannya sendiri-sendiri. Dan saya termasuk orang yang
mengagumi ketegaran Nurdiana dalam pemilihannya, kepercayaan dirinya yang
tak tergoyahkan, dan kesungguh-sungguhannya dalam menciptakan sajak-sajaknya
yang tanpa sedikitpun merasa rendah diri dan juga menikmati sajak-sajaknya
sendiri yang itu menularkan pengaruh kuat pada pembacanya untuk bersama-sama
menikmati persajakan gaya Nurdiana.
Meskipun saya diminta untuk memberikan kata pengantar, tapi yang saya
lakukan bukan seperti yang diminta penyairnya. Sebuah kata pengantar bagi
saya mempunyai arti yang terlalu besar yang tidak mungkin saya lakukan
secara memadai. Sebuah kata pengantar bagi saya akan menentukan nilai-nilai
seluruh tulisan sang penulis, akan mempengaruhi pembaca ke penilaian positif
maupun negatif, akan mengarahkan pikiran pembaca ke arah yang dimaui sang
penulis kata pengantar. Semua itu tidak mungkin saya lakukan dan mungkin
juga tidak akan pernah saya lakukan. Yang saya lakukan sekarang adalah
menuliskan kesan umum saya yang tentu saja bisa sangat subyektif, bisa salah
di mata orang lain. Namun sebuah kesan umum tidak akan menentukan apa-apa
kecuali sebuah kesan umum dan saya dengan senang hati melakukannya seperti
yang sedang saya lakukan sekarang.
Menggunkan bentuk seni untuk melampiaskan perasaan yang mungkin bersifat
simpati, protes, perlawanan, timbang rasa dsb, adalah juga meluaskan dan
mengembangkan fungsi seni itu sendiri. Saya kira Nurdiana telah menggunakan
salah satu fungsi seni itu untuk menyuarakan hati nuraninya sendiri, hati
nurani rakyatnya, hingga hati nurani rakyat-rakyat antara bangsa. Nurdiana
memuja keindahan tanah airnya, memuja perjuangan melawan penindasan,
membela sosialisme beserta pemimpin-pemimpin besar sosialisme yang terkenal
sambil menelanjangi kebobrokan sistim kapitalisme di arena nasional maupum
Internasional. Sajak atau syair bagi Nurdiana adalah alat untuk menyuarakan
apa yang terdapat dalam hatinya. Tidak penting dengan gaya persajakan
moderen ataupun klassik karena semua itu cumalah sebuah pilihan yang sang
penyairlah yang menentukan dan bukan mode atau arus zaman. Saya sendiri
menikmati sajak-sajak Nurdiana sesuai dengan gaya yang dibawakannya dan saya
sama sekali tidak terganggu dengan bila harus membandingkannya dengan
sajak-sajak moderen sekarang ini. Sajak-sajak Nurdiana membawa makna dan
misi yang jelas tapi itu bukan berarti semua sajak-sajaknya selalu
blak-blakan, hitam putih yang penuh pernyataan-pernyataan. Tidak, Nurdiana
juga seorang penyair yang halus yang pandai mempuitiskan nilai-nilai
kemanusiaan dari orang-orang atau manusia yang dikaguminya, dicintainya dan
disayanginya termasuk keindahan alam buminya sendiri maupun bumi asing yang
dikenalnya. Saya tidak akan memasuki dan memberikan contoh-contoh mana-mana
saja dari sajaknya yang paling tipikal sebagai contoh yang saya maksudkan.
Pembaca akan menemuinya sendiri dalam kumpulan yang berjumlah lebih dari 50
sajak ini. Sebuah kumpulan yang cukup besar tapi patut untuk dibaca dan
dinikmati. Semoga Nurdiana masih akan terus bersajak dan sebagai akhir kata
saya mengucapkan selamat atas berhasilnya buku kumpulan sajak Nurdiana yang
ke dua ini.
HOOFDDORP, 15 November 2009
Asahan Aidit,
penggemar sastra.
--
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe