Waalaikumsalam wr.wb

 

Z, nan ambo tanyokan itu adalah harga wajar (fair value, fair price) bukan
harga jual (market price).

 

Tapi angko2 nan Z kamukokan menarik, jangan2 ini menggambarkan "pasar"
kendaraan bermotor sesungguhnya. 

 

Dengan asumsi katigo oto ko dengan mutu relative samo, maka faktor harga
wajar harusnya bisa digambarkan sesuai dengan production cost, yang harusnyo
relatif samo (ingat contoh sepatu dari Is waktu itu). OK lah cost Merk B dan
C lebih tinggi karena economic of scale yang labiah ketek. Tapi kalau iko
sampai 20 - 30 % labiah tinggi dari Mek A, ambo pun ragu dengan angko2
production cost Merk B dan C ko.  

 

Jadi manuruik ambo harga wajar (berkaitan dengan cost) taro lah sekitar 120
juta, ditambah dengan margin yang sifatnya juga individual.

 

Artinya: memang Merk C (atau mungkin juga Merk B) harus tersingkir dari
pasar 

 

Tapi lagi2, carito ambo ko adalah dalam kondisi pasar yang relatif sempurna.


 

Bagaimana kalau persaingan tidak sempurna? Maka harga jual akan berbeda
signifikan dengan harga wajarnya. Produsen (Merk A sebagai pengusa pasar)
akan memasukkan "perceived value" secara berlebihan (dengan bumbu membantu
merk C) sehingga harga2 di pasar menjadi seperti opsi A dari Z itu.

 

Dan contoh ini - kurang lebih - juga berlaku untuk mie instan.

 

Riri

Bekasi, l, 47

 

 

 

 

 

 

From: [email protected] [mailto:[email protected]] On
Behalf Of Z Chaniago
Sent: Sunday, March 07, 2010 2:04 PM
To: [email protected]
Subject: Re: [...@ntau-net] FW: mobil seharga rp. 5,6 juta dari china segera
masuk ke pasaran

 

Assalamu'alaikum Ww

Da Riri.... artikel iko mungkin dapek manambah bahan masalah kualitas
http://oto.detik.com/read/2010/03/06/191136/1312853/648/viar-motor-china-yan
g-rakit-mesin-di-ri

Da Riri... masalah harago ambo awam juo indak ikuik-ikuitan dalam manantukan
doh..... tetapi kembali ke awal topik....., masalah harga wajar.... ado hal
yang pernah ambo danga baiko....." baraso berapapun harago nan dipatok
pemain dominan.....pemain non dominan cenderung akan memasang harago
dibawahnyo....." walau dengan berbagai konsekwensi....

kongkritnyo sarupo iko .... Merk A mengeluarkan model citycar dengan cc 1000
dengan biaya pokok Rp 100 juta dan kebetulan pemain dominan dalam share
penjualan (anggaplah 50%)...... sedangkan Merk B punyo model citycar dengan
CC 1000 dengan biaya pokok Rp 120 juta namun dalam penjualan masih  bersaing
(anggaplah 25%) ...., sedangkan Merk C punya model citycar dengan CC 1200
dengan biaya pokok Rp 130 juta baru ka mengeluarkan produk ....., apa yang
biasa terjadi ?
Biasanya : berapapun harga yang dikeluarkan Merk A , Merk B dan Merk C akan
membuat harga dibawahnya......
a. Misalnya merk A mengeluarkan harga jual Rp 150 juta, merk B mengeluarkan
harga Rp 140 juta sedang merk C mengeluarkan harga jual Rp 138 juta.....Merk
A akan untung semakin besar..., Merk B akan untung, Merk C akan tetap
untung......
b. Misalnya Merk A menjual dengan harga Rp 135 juta , Merk B akan menjual
dengan harga Rp 133 juta, dan merk C akan menjual di Rp 132 juta...., Merk A
untuk lumayan..., Merk B masih untung....merk C sudah pah poh... alias kerja
bakti.....
c. Misalnya Merk A menjual dengan harga Rp 125 juta, Merk B akan menjual 122
jt,Merk C mau menjual berapa ?

Dari a , b , dan c......punya beberapa akibat bagi pabrikan...

a. Jika Merk A memilih a...... tentu harga konsumen akan tinggi, Merk A akan
meraup untung paling besar per unit dan kuantitas, tetapi merk B akan tetap
sukses bermain...begitu juga C....

b. Jika Merk A memilih b.....harga konsumen akan moderat..... merk A tetap
meraup untung paling besar per unit dan per kuantitas.....,  merk B dalam
posisi lumayan... tetapi merk C akan kritis..

c, Jika Merk A memilih C... harga konsumen akan paling rendah... merk A akan
tetap meraup untuk terbesar.... Merk B .. semakin kritis....dan Merk C
secara tidak lansung akan tenggelam, 

Keputusan memilih a , b atau c dalam penentuan harga.....sangat-sangat
disesuaikan dengan kondisi pasar...., jika pasar dalam kondisi persaingan
sengit.... tentu akan dipakai strategi c.... minimal b...., tetapi jika
pasar dalam kondisi lapang..... pasti pilihannya a.... :-) .... secara
bisnis tetap untuk mencari untung.....

Baa kiro-kiro da Riri...., aspek ekonominyo Uda nan labiah tau....

Dan ambo kiro iko indak cuma di otomotif.... tetapi di Mie Instant (indofood
vs orang tua), Biskuit, dll

Wassalam

Z Chaniago - Palai Rinuak

Pada 4 Maret 2010 16:18, Riri Chaidir <[email protected]> menulis:

Uda Irsal, Uda Zul, Z, dan Sanak Sapalanta.

 

 

Z, kalau harga kendaraan bermotor, sebagian ada unsur "perceived value"
tetapi ini mungkin tidak besar proporsinya sebagai "pembeda harga". Jadi
saya tidak berpendapat bahwa ini merupakan "harga wajar". He he, maaf Z.
Kalau ndak salah Z "urang pabirik oto/ honda"? Maaf kalau iyo, ambo takok Z
pasti di ATPM besar nan lah lamo di Indonesia. 

 

Mungkin bilo2nyo awak bisa maota2 tentang struktur perdagangan (dan tentunya
kebijakan pemerintah donk) di bidang otomotif. Kebetulan ambo pernah
melakukan penelitian tentang kebijakan pemerintah, dan disampiang pakai data
primer dan sekunder, kami duu mewawancarai pihak Pemerintah, ATPM, Pengusaha
yang terkait dengan otomotif, dan konsumen.

 

Dari situ lah ambo berani batanyo: "bara sabananyo harago wajar"

 

Riri

Bekasi, l, 47

 

 




-- 
Z Chaniago - Palai Rinuak 

Alam Minangkabau semakin memukau oleh kemilau Danau Maninjau - Menjadikan
Adat menjadi rasional .

Minangkabau !!! We must build again !!!!!!!



-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

Kirim email ke