Angku Dt. Bagindo yang mulia.
Manghadok saketek ka angku datuak satantang tanggapan di bawah. Nan tabaco di 
ambo memang angku-angku datuak nan hadir kapotang indak mewakili LAKM, tapi 
labiah sabagai ikan paus di lautan. Kok baitu pulo angku datuak sarato F Dt. 
Bagindo di SC indak pulo mewakili LAKM, karono kito alun pernah mambicarokan 
dan mengutus hal itu. Kalau diminta tanggapan LAKM tantu kito baiyo-batido 
dahulu.
Untuak polemik jo F Dt. Bagindo, ambo raso alun patuik lai angku datuak juo Dt. 
Mangguang Sati manghadoinyo; kok itu alah taraso-raso pasangannyo. Kok buliah 
ambo usul nan kapatuik adolah Dt. Gompo Sinaro, beliau selain Pengurus KAN, juo 
adolah seorang Hakim Adat. Baitu pintak nan disampaikan. Tapi kalau angku 
datuak ado pandangan lain, tantu ambo mangharogoi pulo.
 
Wassalam,
-datuk endang

--- On Mon, 3/8/10, azmi abu kasim azmi abu kasim 
<[email protected]> wrote:







Assalamualikum w.w. 
Nan Ambo Hormati Bapak Mochtar Naim 
Menanggapi tulisan Bapak yang di tujukan kepada Ambo Azmi Dt.Bagindo dan angku 
Farhan Dt.Bagindo sebagai kapasitas kami pengurus dari LAKM Jakarta, bersam ini 
dapek ambo jaleh sebagai berikut : 
1.    Baliau-beliau  yang berbicara di FGD pada tgl 6 Maret 2010, betul adalah 
niniak mamak yang tergabung dalam LAKM Jakarta. Namun, apa yang disampaikan 
oleh beliau-beliau itu adalah pendapat secara pribadi atau pendapat mereka  
masing-masing 
2.    Perlu di ketahui bahwa LAKM Jakarta, secara organisasi belum mengeluarkan 
pendapat atau menentukan sikap terhadap  Draf KKM tersebut 
3.    Untuk Bapak ketahui pada acara FGD tgl 6 Maret 2010, ambo secara pribadi  
atau sebagai Sekretaris Umum LAKM tidak ikut berbicara, dikarenakan ambo 
memposisikan diri sebagai anggota SC sama dengan Bapak 
4.    Bapak mengharapkan ambo memberikan tanggapan secara tertulis seperti yang 
Bapak tulis dibawah ini : 
Pak Dt Azmi dan Farhan, LAKM Jkt, 
Ass ww, 
Agar masyarakat luas tahu tentang pokok2 keberatan LAKM yang Bapak suarakan 
mengenai klausula "Syarak Mangato Adat Mamakai" dlm Filosofi Hidup orang 
Minang: ABS-SBK, saya mengharapkan Bapak berdua menuangkannya secara tertulis 
untuk kita bahas secara bersama dalam forum yang lebih luas dalam mempersiapkan 
KKM2010 yad. Polemik semacam ini perlu kita angkatkan dan kita keluar dengan 
konsensus ikrar kita bersama. Mochtar Naim 
Menurut pandapek ambo memang banyak hal-hal yang perlu kita diskusikan dan dan 
kemudian kita sepakati tentang Draf tersebut, setelah itu baru kita sebar 
kepada masyarakat, kalau kita sebagi SC telah sepakat tentu bersama-sama kita 
mempertahankannya. Hal ini tentu bukan hanya  tentang  “ Syarak mangato adat 
mamakai” saja, sangat banyak hal-hal yang menyangkut Draf tersebut yang perlu 
kita diskusikan dan kemudian kita sepakati 
Dan ambo setuju dengan Bapak Saafroedin Bahar St.Majolelo yang lebih tepat 
berbicara adalah Angku Amir MS.Dt.Mamnggung Nan Sati, oleh karena selain beliau 
yang menguasai aspek konseptual adat Minangkabau dan mengarang banyak buku 
adat  yang cukup laris 
Lagi pula beliau yang mengemukakan pendapat tentang hal tersebut diatas, dan 
beliau kalau tidak salah, adalah juga salah satu penesehat Gebu Minang. Namun, 
jika Bapak memang mengaharapkan ambo menulis secara terbuka di milis ko, ambo 
akan usahokan. Sakitu sajo dari ambo, mohon maaf jika ado kesalahan dan terima 
kasih atas perhatian. 
Wssalam, 
Azmi Dt.Bagindo 
  
 

--- Pada Ming, 7/3/10, Mochtar Naim <[email protected]> menulis:


Dari: Mochtar Naim <[email protected]>
Judul: [...@ntau-net] TOLONG JELASKAN KEBERATAN LAKM JKT DIMASUKKANNYA "SYARAK 
MENGATA ADAT MEMAKAI" DALAM ABS-SBK
Kepada: "azmi dt bgd abu" <[email protected]>, 
[email protected], "Dr.Saafroedin BAHAR" <[email protected]>, 
[email protected], "Warni DARWIS" <[email protected]>, "Mochtar Naim" 
<[email protected]>, "basri mangun" <[email protected]>, 
[email protected], [email protected]
Tanggal: Minggu, 7 Maret, 2010, 7:17 PM


Pak Dt Azmi dan Farhan, LAKM Jkt,
Ass ww,

Agar masyarakat luas tahu tentang pokok2 keberatan LAKM yang Bapak suarakan 
mengenai klausula "Syarak Mangato Adat Mamakai" dlm Filosofi Hidup orang 
Minang: ABS-SBK, saya mengharapkan Bapak berdua menuangkannya secara tertulis 
untuk kita bahas secara bersama dalam forum yang lebih luas dalam mempersiapkan 
KKM2010 yad.
Polemik semacam ini perlu kita angkatkan dan kita keluar dengan konsensus ikrar 
kita bersama.

Mochtar Naim
Wk Ket SC KKM2010



      

-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

Kirim email ke