Mak Ngah.

Nan tabaka 3 taun lalu dan alah hampia siap dibangun kini tu adolah
Ustano Basa Pagaruyung, tampek salamo ko barekreasi dan juo sebagai
Museum, tapi nan tabaka semalam itu Ustano Silinduang Bulan, nan
marupokan istana nan barado sekitar 2 km kasabalah utara ustano basa
tersebut.

Ustano Silinduang Bulan ko masih ditempat oleh keluarga pewaris
rajo-rajo Pagaruyung. Benda2 pusako Pagaruyung juo banyak nan disimpan
disiko.

Iko tambahan kaba dari Antara.

Istano Silinduang Bulan Terbakar

Padang, (ANTARA) – Padang, (ANTARA) – Istano Silinduang Bulan di
Kabupaten Tanahdatar, Sumbar, terbakar Minggu dini hari (21/3) sekitar
pukul 01.15 WIB. Tempo seperempat jam, pemadam kebakaran setempat
dibantu petugas Pemko Padangpanjang mampu memadamkan api.

Penyebab kebakaran istano yang pembangunannya mendapat dukungan Raja
Negeri Sembilan, Malaysia ini belum bisa dipastikan. Namun informasi
yang berkembang, disebabkan konsleting listrik. Kerugian masih dalam
kalkulasi.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tanahdatar, Alfian
Jamrah yang dihubungi antara-sumbar.com, Minggu mengatakan, atap
bangunan dari genteng metal, interior dan diding belakang habis.

Awalnya, api mulai terlihat sekitar pukul 01.15 WIB. Sekitar 15 menit
kemudian, petugas pemadam kebakaran setempat yang dihubungi dan
dibantu petugas pemadam kebakaran Kota Padangpanjang telah sampai di
lokasi kebakaran.

Enam unit mobil pemadam dikerahkan. Petugas dua daerah bahu membahu
memadamkan api, sementara warga yang juga ramai di lokasi membantu apa
yang bisa dikerjakan. Seperempat jam terkabar, api baru bisa
dipadamkan.

Meski relatif cepat, api telah menghanguskan bagian atap, interior
yang bernilai tinggi dan diding belakang.

Kebakaran ini cukup menjadi problem bagi pemerintah setempat dan
Sumbar secara umum. Sebab Istano Pagaruyuang belum tuntas dibangun,
baru 91 persen. Saat ini Istano Lindung Bulan terbakar.

“Pengamatan awal, tidak perlu bangun ulang dan bisa direhab saja.
Bagian depan dan lantai masih bagus, bisa dicat ulang. Butuh waktu
enam bulan jika dana cukup dan kayu ada,” kata Alfian. Justru katanya,
finishing bangunan Istano Pagaruyaung yang tinggal sembilan persen
terkedala pada pengadaan kayu sebanyak 180 kubik.

Menyinggung pentingnya Istano Silinduang Bulan, dia mengatakan, sangat
penting artinya. Khusus bagi Pemkab Tanahdatar, saat Istano
Pagaruyuang belum tuntas pembangunannya, wisatawan yang dibawa
biro-biro travel diarahkan ke sana. “Ini antisipasi dan tidak resmi
dibuka,” katanya.

Istano Silindung Bulan diresmikan secara adat 1 Desember 1989, dan
secara formal oleh pemerintah 23 Desember 1989. Persemian dilakukan
ketika itu oleh Menparpostel, Soesilo Sudarman, dihadiri Menhub Azwar
Anas, Raja Negeri Sembilan Malaysia, Tuanku Ja’far, Mentamben Ginanjar
Kartasamita dan salah seorang keturunan Raja Istano Pagaruyuang, H
Aminuzal Amin, Dt Rajo Batuah.

Pembangunan istano ini dibiayai saat Azwar Anas menjabat Gubernur
Sumbar, dibantu Raja Negeri Sembilan dan H Aminuzal Amin selaku putra
daerah serta didukung sumber dana lainnya. (wij)

http://www.antara-sumbar.com/id/index.php?sumbar=berita&d=9&id=87761
Kab. Tanah Datar | Minggu, 21/03/2010 10:10 WIB


Salam

Pada 21 Maret 2010 11:22, sjamsir_sjarif <[email protected]> menulis:

> Astaghfirullah. Kok buliah dari jauah ambo batanyo, bara buah sabananyo 
> Istana Pagaruyang ko? Patang ko, duo-tigo tahun nan lalu, istana nan 
> digunokan untuak museum, lah tabaka dijilek api sikulambai. Sudah tu kini lah 
> dibangun, alun tahu antah kok lah siap. Apo iko lo nan tabaka?
>
> Salam,
> --MakNgah
> Sjamsir Sjarif
>
> --- In [email protected], "Nofend St. Mudo" <nof...@...> wrote:
>>
>> Istana Raja Pagaruyung Habis Terbakar
>>
>> Minggu, 21/03/2010 09:49 WIB
>>
>>
>> padangmedia.com - BATUSANGKAR - Musibah datang lagi melanda Ranah Minang,
>> dini hari tadi Istano Silinduang Bulan, tempat kedudukan Raja Pagaruyung di
>> Batusangkar habis terbakar. Berbagai benda-benda kerajaan terutama yang
>> berupa tekstil ludes.
>>

-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

To unsubscribe from this group, send email to 
rantaunet+unsubscribegooglegroups.com or reply to this email with the words 
"REMOVE ME" as the subject.

Kirim email ke