Jika sebelumnnya Buya Suheimi mengirimkan artikel tentang Mama, nah saya 
teruskan juga email dr adiak nan di pekanbaru tentang AYAH......Semoga 
berkenan, apalagi untuak dunsanak2 ambo nan baru ayah atau yang suka lupa akan 
jasa seorang Ayah. Selamat membaca !!! 

HATI SEORANG AYAH
Suatu ketika, ada seorang anak wanita bertanya kepada Ayahnya, tatkala tanpa 
sengaja dia melihat Ayahnya sedang mengusap wajahnya yang mulai berkerut-merut 
dengan badannya yang terbungkuk-bungkuk, disertai suara batuk-batuknya.

Anak wanita itu bertanya pada ayahnya :
Ayah, mengapa wajah Ayah kian berkerut-merut dengan  badan Ayah yang kian hari 
kian terbungkuk?"

Demikian pertanyaannya, ketika  Ayahnya sedang santai di beranda.

Ayahnya menjawab : "Sebab aku Laki-laki." Itulah jawaban Ayahnya.

Anak wanita itu berguman : " Aku tidak mengerti."

Dengan kerut-kening karena jawaban Ayahnya membuatnya tercenung rasa   
penasaran. Ayahnya hanya tersenyum, lalu  dibelainya rambut anak wanita itu, 
terus menepuk nepuk bahunya, kemudian Ayahnya mengatakan : "Anakku, kamu memang 
belum mengerti tentang Laki-laki." Demikian bisik Ayahnya,  membuat anak wanita 
itu tambah kebingungan.

Karena penasaran, kemudian anak wanita itu menghampiri Ibunya lalu bertanya : 
"Ibu mengapa wajah ayah menjadi berkerut-merut dan badannya kian hari kian 
terbungkuk? Dan sepertinya Ayah menjadi demikian tanpa ada keluhan dan rasa 
sakit?"

Ibunya menjawab: "Anakku, jika seorang Laki-laki yang benar benar bertanggung 
jawab terhadap keluarga itu memang akan demikian."

Hanya itu jawaban Sang Bunda.

Anak wanita itupun kemudian tumbuh menjadi dewasa, tetapi dia tetap saja 
penasaran. Hingga pada suatu malam, anak wanita itu bermimpi. Di dalam mimpi 
itu seolah-olah dia mendengar suara yang sangat lembut, namun jelas sekali. Dan 
kata-kata yang terdengar dengan jelas itu ternyata suatu rangkaian kalimat 
sebagai jawaban rasa penasarannya selama ini.

"Saat Ku-ciptakan Laki-laki, aku membuatnya sebagai pemimpin keluarga serta 
sebagai tiang penyangga dari bangunan keluarga, dia senantiasa akan menahan 
setiap ujungnya, agar keluarganya merasa aman teduh dan terlindungi. "

"Ku-ciptakan bahunya yang kekar & berotot untuk membanting tulang menghidupi 
seluruh keluarganya & kegagahannya harus cukup kuat pula untuk melindungi 
seluruh keluarganya. "

"Ku-berikan kemauan padanya agar selalu berusaha mencari sesuap nasi yang 
berasal dari tetesan keringatnya sendiri yang halal dan bersih, agar 
keluarganya tidak terlantar, walaupun seringkali dia mendapatkan cercaan dari 
anak-anaknya. "

"Kuberikan Keperkasaan & mental baja yang akan membuat dirinya pantang 
menyerah, demi keluarganya dia merelakan kulitnya tersengat panasnya matahari, 
demi keluarganya dia merelakan badannya basah kuyup kedinginan karena tersiram 
hujan dan hembusan angin, dia relakan tenaga perkasanya terkuras demi 
keluarganya & yang selalu dia ingat, adalah disaat semua orang menanti 
kedatangannya dengan mengharapkan hasil dari jerih payahnya."

"Ku berikan kesabaran, ketekunan serta keuletan yang akan membuat dirinya 
selalu berusaha merawat & membimbing keluarganya tanpa adanya keluh kesah, 
walaupun disetiap perjalanan hidupnya keletihan dan kesakitan kerap kali 
menyerangnya. "

"Ku berikan perasaan keras dan gigih untuk  berusaha berjuang demi mencintai & 
mengasihi keluarganya, di dalam kondisi & situasi apapun juga, walaupun 
tidaklah jarang anak-anaknya melukai perasaannya melukai hatinya. Padahal 
perasaannya itu pula yang telah memberikan perlindungan rasa aman pada saat 
dimana anak-anaknya tertidur lelap. Serta sentuhan perasaannya itulah yang 
memberikan kenyamanan bila saat dia sedang menepuk-nepuk bahu anak-anaknya agar 
selalu saling menyayangi & mengasihi sesama saudara."

"Ku-berikan kebijaksanaan & kemampuan padanya untuk memberikan pengetahuan 
padanya untuk memberikan pengetahuan & menyadarkan, bahwa Istri yang baik 
adalah Istri yang setia terhadap Suaminya, Istri yang baik adalah Istri yang 
senantiasa menemani & bersama-sama menghadapi perjalanan hidup baik suka maupun 
duka, walaupun seringkali kebijaksanaannya itu akan menguji setiap kesetiaan 
yang diberikan kepada Istri, agar tetap berdiri, bertahan, sejajar & saling 
melengkapi serta saling menyayangi."

"Ku-berikan kerutan diwajahnya agar menjadi bukti bahwa Laki-laki itu 
senantiasa berusaha sekuat daya pikirnya untuk mencari & menemukan cara agar 
keluarganya bisa hidup di dalam keluarga bahagia & BADANNYA YANG TERBUNGKUK 
agar dapat membuktikan, bahwa sebagai laki-laki yang bertanggungjawab terhadap 
seluruh keluarganya, senantiasa berusaha mencurahkan sekuat tenaga serta 
segenap perasaannya, kekuatannya, keuletannya demi kelangsungan hidup 
keluarganya. "

"Ku-berikan Kepada Laki-laki tanggung jawab penuh sebagai Pemimpin keluarga, 
sebagai Tiang penyangga, agar dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya. dan 
hanya inilah kelebihan yang dimiliki oleh laki-laki, walaupun sebenarnya 
tanggung jawab ini adalah Amanah di Dunia & Akhirat."

Terbangun anak wanita itu, dan segera dia berlari, berlutut & berdoa hingga 
menjelang subuh. Setelah itu dia hampiri bilik Ayahnya yang sedang berdoa, 
ketika Ayahnya berdiri anak wanita itu merengkuh dan mencium telapak tangan 
Ayanya.

"AKU MENDENGAR & MERASAKAN BEBANMU, AYAH."

Dunia ini memiliki banyak keajaiban, segala ciptaan Tuhan yang begitu agung, 
tetapi tak satu pun yang dapat menandingi keindahan tangan Ayah.

 
ARYANDI, 36 th, Bintaro



      

-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

To unsubscribe from this group, send email to 
rantaunet+unsubscribegooglegroups.com or reply to this email with the words 
"REMOVE ME" as the subject.

Kirim email ke