Pak Suheimi yth

 

Apakah bapak ada menyimpan foto2 ketika bapak mengunjungi Air Terjun
Timbulun Indah ini, Pak? Dari cerita Bapak ini timbulkan kerinduan utk
turut berkunjung ke sana...

 

Makasih

 

Wassalam

mm

 

-----Original Message-----
From: [email protected] [mailto:[email protected]] On
Behalf Of [email protected]
Sent: Monday, December 14, 2009 6:08 AM
To: Sma; Rantau
Subject: [...@ntau-net] Timbulun

 

 

Timbulun

Oleh K Suheimi

 

Kami seberangi sungai yang cukup lebar yang dalamnya hanya selutut,
sungai timbulu kemudian kami berjalan lagi setelah 1 km kami seberangi
lagi sungai yang air jernih sekali berasal dari air terjun Timbulun
Indah, ditempat yang dangkal sambil beremburan air saya percikkan air
itu pada dr Jusar Sulin, Martina dan bidan Netti dan 2 orang lagi
perawat penata anastesi

Kemudian kami titi Pipa air besar Pipa yang berasal dari Timbulun. Dari
Pipa besar iniilah air jerih dan bersih sejak zaman Belanda dialirkan ke
kota painan untuk mandi dan minum

Makin terbersit hati ini menyaksikan air terjun yang tujuh Tingkat itu

 

Menjelang sampai di airterjun itu kita melewati 2 air terjun yang tidak
tinggi

 

Setelah melewati jalan setapak dan menyeberangi sungai 2 kali dan
menikmati 2 air terjun sampailah kami ke pemandangan yang sepektakuler
yaitu Airterjun yang indah sekali "Timbulun Indah"

Siang itu terasa indah sekali kerna percikan air terjun yang ditimpa
sinar matahari membuat pelangi-pelangi berwarna warni

Sehingga ada yang membayangkan bidadari turun dari surga mandi di air
terjun ini, memang indah sekali kilauan-kilauan warna warni yang
tercipta

Pelangi-pelangi alangkah indahmu, putih kuning mrah dlangit yang biru.

Penciptamu agung siapa gerangan. Pelangi-pelangi ciptaan Tuhan

 

Pohon-pohon besar tinggi dan rindang menyejukan dan sekaligus memberikan
aroma yang mengagumkan. Mengagumkankan karena dari celah daun yang
rindang itu diitemus oleh matahari, pantulan Lumut hijau di bebatuan
menyebabkan perpaduan warna yang mengaguman "Subhanallah bisik saya
didalam hati"

 

Badan yang basah oleh keringat selepas berjalan 3 km ditambah teriknya
panas dii siang bolong kota painan, setiba di Timbulun berobah jadi
sejuk sekali

Dimanapun kita berada terpercik oleh tempias air terjun ini.

Air yang bening jernih mengalir mengundang kita untuk berendam berenang
dan menyelam

Kesempatan itu saya gunakan dengan sebaik-baiknya. Satu demi satu baju
saya lepas. Oh betapa nikmatnya, betapa sejuk dan dingiinya air ini
sampai mengigil baru saya keluar setelah puas menyelam dan berenang

 

Terima kasih ya Allah telah kau hantar kami ke suatu temat bagaikan
tempat bidadari sorga Mu berenang

 

Air Terjun Timbulun ini terletak di kampung Painan Timur,Kecamatan IV
Jurai Kabupaten Pesisir Selatan,jaraknya kira-kira 3 km dari pusat kota
Painan.

 

Air Terjun Timbulun ini memiliki keindahan tersendiri,air terjunnya yang
terdiri dari beberapa tingkat ini memiliki bentuk air terjun dan lubuk
yang berbeda-beda.

 

Pada air terjun tingkat pertama,yaitu air terjun yang pertama kali kita
jumpai begitu kita sampai di lokasi Timbulun,disini didapati sebuah
lubuk yang agak besar yang bagus untuk mandi,lubuk disini makin ketengah
makin dalam.

 

Pada Air terjun tingkat kedua,air terjun ini agak melandai,air terjunnya
bergemuruh diselah-selah bebatuan,pada tempat jatuhnya air ada lubuk
yang indah yang seluruh tebing dan dasar lubuknya terdiri dari batu yang
dibentuk oleh alam,Lubuk Air Terjun Timbulun tingkat kedua inilah yang
paling indah untuk mandi-mandi.

 

Bertambah naik lagi kita keatas,ke air terjun Timbulun tingkat
ketiga,air terjun ini tegak vertikal kira-kira 15 meter,juga mempunyai
lubuk yang dalam,air disini agak kehijauan

 

Pertanda lubuk tersebut dalam,disini jarang orang yang mandi-mandi
dikarenakan letaknya yang agak jauh dan untuk mencapai tempat ini harus
menyeberangi aliran air terjun yang cukup deras.Juga pada air terjun
ketiga ini hutan disekitarnya masih lebat dan kurang cahya matahari
karena tertutup rimbunnya daun kayu yang tumbuh di sekitarnya.

 

Walau Air terjun Timbulun tingkat ketiga ini termasuk jarang di kunjungi
orang tetapi air terjun ini memeliki pesona tersendiri dibandingkan
dengan air terjun Timbulun tingkat pertama atau kedua,karena jika kita
berada disini tidak ada yang tidak basah,hal ini disebabkan oleh
gemercik air yang membias dari air terjun ini.

 

Dengan adanya gemercik air dari air terjun ini jika matahari bersinar
terik,sinarnya yang berhasil menembus celah-celah rimbunya dedaunan akan
menciptakan sebuah nuansa keindahan pelangi di air terjun Timbulun
tingkat ketiga ini.

 

Air terjun indah yang berair sangat sejuk ini hulunya berada di areal
Taman Nasional Kerinci Seblat dan bermuara ke samudera Indonesia atau di
teluk Painan.

 

Painan september 1991

Powered by Telkomsel BlackBerry(r)

-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

To unsubscribe from this group, send email to 
rantaunet+unsubscribegooglegroups.com or reply to this email with the words 
"REMOVE ME" as the subject.

Kirim email ke