Buya HMA Yth

Alhamdulillah .... 
Kenyataan lai ndak saroman nan tabayang atau nan tapikia di hanifah ...
Bahkan terbentuknya MUI merupakan perpanjangan dari MUSB
Jangankan hanifah, bapak Abraham juga baru tau tentang hal tersebut.
Makasih atas penjelasan ini ya buya.

Oh ya buya, kalau buya agak lapang, ceritakanlah kekami bagaimana cara para 
Alim Ulama bisa bertahan dari gempuran PKI tersebut ???
Hanifah menulis mengandalkan logika saja kalau Ulama pastilah musuh dari PKI, 
dan pastilah menjadi sasaran PKI.

Wass

Hanifah


--- On Wed, 3/24/10, Masoed Abidin ZA Jabbar <[email protected]> wrote:

From: Masoed Abidin ZA Jabbar <[email protected]>
Subject: Re: [...@ntau-net] PASCA PRRI
To: [email protected]
Date: Wednesday, March 24, 2010, 1:19 PM

Rky Hanifah di Bengkulen ...
Ulama kito di Ranah Minang capek arif dengan keadaan ..

Ketika tahun 1961 itu menjadi kenyataan, 
dari rantau Ulama dikirim pulang, 

dari Jakarta dan dari Medan ..
Mako berdirilah Majlis Ulama Sumatera Barat perhimpunan,

nan dipendekkan manjadi MUSB dikeukkan .. 
di Musajik Jamik Birugo puhun di umumkan,
dipimpin oleh Buya Datuak Palimo Kayo urang Pahambatan,

anak Inyiek Syeikh Daud Rasyidiy Rang Balingka Subarang,
Dihadiri langkok dek Inyiek Canduang sekalian,
Dari situ di  jago ranah basamo dengan saling maingekkan,

barulah di tahun 1971 Buya Hamka mangecekkan,
Ooi angku Datuak jo dunsanak alim ulama di ranah sekalian, 

baa kalau MUSB ko kito baok ka Jakarta di lewakan,
akhirnyo manjadi Majlis Ulama Indonesia (MUI) nan keren ...

Itulah secuil sejarah ternukilkan ..
Untuak ka di kanang dek dunsanak nan saparahatian ..

Maaf jo rila basampaian ..
 
Wassalam

Buya HMA nan masih di jalan


Pada 21 Maret 2010 12:36, hanifah daman <[email protected]> menulis:




PASCA
PRRI

 

Setelah
Ahmad Husen menyerah Mei 1961

PRRI
otomatis bubar dan

Sumatera
Tengah kembali kepangkuan NKRI

 

Bubarnya
PRRI

Belum
menghentikan perang yang terjadi

PKI
yang menjadi musuh PRRI

Bertindak
tanpa kendali

Kejahatan
semakin menjadi-jadi

Pembunuhan
masih sering terjadi

 

Aku
merasa

Para
alim ulama waktu itu

Menjadi
sasaran anggota PKI

Hingga
para alim ulama banyak yang tewas

 

Tewasbya
para pelajar dan mahasiswa di perang PRRI

Ditambah
tewasnya para alim ulama

Tentu
saja membuat Sumbar

Kehilangan
putra-putra terbaiknya

 

Menurut
cerita di RN beberapa waktu yang lalu

Di
situasi yang kacau tersebut

Lahirlah
LKAAM melalui MUBES Ninik mamak

Yang
di ketuai Bpk Chaidir N Latief

Dengan
Sekretaris Bpk Syaafroedin Bahar

 

Kata
Bapak Chaidir N Latief, 

“nan dilakukan LKAAM

 membersihkan ninik mamak 

dari
unsur PKI dan 

mengarahkan
minat kaula muda para sarjana 

menjadi
ninik mamak, 

memperhatikan
adat budaya dan 

memperhatikan
NAGARInya masing masing”

 

Telepas
dari pro dan kontra tentang

Kehadiran
LKAAM tahun 1962

Aku
merasa ada yang kurang

Dan
menurutku 

Itulah
yang harus diutamakan

Keberadaan
kaum Alim Ulama dan

Binaan
generasi muda untuk menjadi Alim Ulama

Atau
aku yang tidak mendengarnya??

 

Mungkinkah
ini penyebabnya

Kenapa
terjadi kesenjangan saat ini ?

Kaki-kaki
tungku tiga sejarangan

Tidak
lagi sama tinggi

Kaki
kaum Cerdik Pandai

Kaki
kaum Ninik-Mamak

Mendapat
perhatian yang lebih

Sementara
kaki kaum Alim-Ulama

Goyah
ditelan masa

 

Wahai
para pengambil kebijakkan

Kalau
ingin menegakkan ABSSBK

Buatlah
ketiga kaki tungku kembali setara

Perhatikanlah
keberadaan dan binaan

Untuk
kaki Alim-Ulama

 

Alim-Ulama
yang bertindak mengajarkan

Bagaimana
AlQuran menjadi tuntunan hidup

Sehingga
tingkah laku rang Minang

Sesuai
dengan ABSSBK

 

 

Bengkulu,
21 Maret 2010

 

 

Hanifah
Damanhuri

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 




      



-- 

.

Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~


===========================================================

UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:

- DILARANG:

  1. Email besar dari 200KB;

  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 

  3. One Liner.

- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet


- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting

- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply

- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 

===========================================================

Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe


 

To unsubscribe from this group, send email to 
rantaunet+unsubscribegooglegroups.com or reply to this email with the words 
"REMOVE ME" as the subject.





-- 
Allahumma inna nas-aluka ridhaa-ka wa al-jannah, wa na'uudzu bika min 
sakhati-ka wa an-naar
Allahumma ghfir-lana dzunubana, wa li ikhwanina, wa sabaquuna bil-imaan,wa laa 
taj'al fii qulubinaa ghillan lil-ladzina aamanuu Rabbana innaka ghafuurun 
rahiim.






-- 

.

Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~

===========================================================

UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:

- DILARANG:

  1. Email besar dari 200KB;

  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 

  3. One Liner.

- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet

- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting

- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply

- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 

===========================================================

Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

 

To unsubscribe from this group, send email to 
rantaunet+unsubscribegooglegroups.com or reply to this email with the words 
"REMOVE ME" as the subject.




      

-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

To unsubscribe from this group, send email to 
rantaunet+unsubscribegooglegroups.com or reply to this email with the words 
"REMOVE ME" as the subject.

Kirim email ke