Anggap saja SCDev Unand dlm tahap belajar tentang survei sosial. Dua alasan mengapa sampel tidak perlu melebihi 2600 responden. Pertama, dengan catatan teknik acaknya baik, perbedaan jumlah sampel antara 2600 dengan 4500 ataupun 10.000 tidak akan menghasilkan perbedaan yang besar pada margin of error (ME). rentang (spread) selisih ME-nya akan berkisar antara 0,5% hingga 0,7 %. Kedua, ambisi menggunakan sampel ukuran besar justeru memperbesar kemungkinan nonsampling error karena peneliti harus mengontrol supervisor dalam jumlah besar, dan supervisor harus mengontrol interviewer dalam jumlah yang amat besar. Pada akhirnya, jumlah sampel yang melewati 3000 bisa menghasilkan kualitas data yang lebih rendah dibanding penggunaan sampel 2600 ke bawah tetapi dengan sistem acak yang berkualitas dan sistem kontrol lapanga yang baik. Mohon maaf, demi kebaikan tidak apa-apa membuat orang marah dengan catatan ini. Salam,
Andrinof A Chaniago Ketua Umum Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia (PERSEPI) 2010/3/30 Rikola Fedri <[email protected]> > Sato komentar saketek, > > Kalo menuruik ambo, untuk survei popularitas dan elektabilitas ado beberapa > yang perlu dicermati: > Pertamo, metodologi pengambilan sample, yang umum dipakai adalah metodologi > multistage random sampling, pendekatan ini akan lebih baik dibandingkan > menggunakan simple random sampling seperti yang digunakan dalam survei SCDev > Universitas Andalas ini. > Karena pengambilan responden dalam multistage random sampling adalah secara > proporsional berdasarkan jumlah pemilih dimasing-masing Kabupaten/Kota. > Jumlah responden yang diambil lebih banyak untuk Kab/Kota yang pemilihnya > juga lebih besar. > > Kedua, jumlah responden yang standar adalah 400 responden dengan perkiraan > margin of error sekitar 5% pada selang kepercayaan 95%. Tentunya semakin > banyak responden akan semakin memperkecil error. > > Jadi kalau dengan 400-500 responden sudah bisa mewakili kenapa harus 10.000 > responden, karena kaitannya nanti dengan dana yang harus dikeluarkan. > > Kiro-kiro itu tambahan, maaf kalo ado yang indak berkenan. > > > Tarimo kasih, > > Rikola Fedri > (25, Jkt) > > > ------------------------------ > *Dari:* Indra Jaya Piliang <[email protected]> > *Kepada:* [email protected] > *Cc:* [email protected] > *Terkirim:* Sel, 30 Maret, 2010 10:56:27 > *Judul:* [...@ntau-net] Bagi Penggerak Survei.... > > Sy ikut sedih dengan survei "ical-icak" ini. Apalagi dengan mengatasnamakan > Unand. Memalukan. Bgmn bisa sample diambil 10.000? Survei nasional saja > jumlah samplenya hanya 2.000 sampai 3000 org. Bagaimana ini, Uda Andrinof? > Miftah Sabri? Hasan Nasbi? > > Menurut saya ini kejahatan akademis. Lebih berbahaya dari kejahatan > manapun. > > IJP > > Selasa, 30 March 2010 > > Endang Terunggul > Fauzi Populer, Marlis RAHMAN Paling Diterima > > PADANG - Singgalang > > Hasil survei terbaru terhadap bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur > Sumbar, sudah keluar. Dirut PT Semen Padang Endang Irzal, unggul untuk > kandidat calon gubernur. Walikota Padang Fauzi Bahar, berada di posisi > runner up, padahal ia dalam survei, justru paling terkenal. > Posisi ketiga, calon incumbent, Gubernur Sumbar Marlis Rahman. Sedang > posisi calon wakil gubernur, Bupati Agam Aristo Munandar yang melambung. > Survei ini berakhir dengan sebuah kesimpulan, Endang, Fauzi dan Marlis, > kini ibarat motocross, star boleh sama, tapi yang sampai ke garis finis, > ditentukan oleh kemahiran membawa motor. Medan akan semakin berat, peluang > bisa sama, tapi nasib akan berbeda. > Survei itu dilakukan lembaga SCDev Universitas Andalas. Mengambil sampel > dari populasi masyarakat yang telah memiliki hak pilih (17 tahun ke atas > atau sudah/pernah menikah). Jumlah keseluruhan sampel 10.000 responden > berasal dari 19 kabupaten/kota di Sumbar. Penelitian ini dilakukan dari > 19-26 Maret 2010. Metode yang digunakan adalah probalita sampling dengan > teknik simple random sampling terhadap responden. “Tingkat signifikansi 98 > persen dan sampling error 2 persen,” sebut Ketua Tim Peneliti SCDev Unand, > Drs. Alfan Miko, M.Si., dalam hasil penelitian yang dikirim ke Singgalang, > Senin (29/3). > Survei dilakukan terhadap 19 orang bakal calon Gubernur Sumbar 2010-2015. > Disebutkan, Endang Irzal memiliki tingkat elektabilitas (keterpilihan) > paling tinggi. Yakni mencapai 17,3 persen dari pilihan responden. Fauzi > Bahar berada sekitar empat poin di bawah itu, yakni 13,5 persen pilihan > responden. Posisi ke tiga, Marlis Rahman dengan 7,3 persen pilihan > responden. > Calon lain, di bawah itu. Bupati Agam Aristo Munandar hanya dipilih 5,7 > persen responden. Jeffrie Geovanie, 5,2 persen. Sedangkan Muslim Kasim, 2,6 > persen responden. > > Popularitas > Uniknya, untuk tingkat popularitas calon justru Fauzi Bahar yang tertinggi, > yakni mencapai 69,5 persen responden. Namun sayangnya, angka itu nyaris > berbanding lurus dengan tingkat resistansi/penolakan responden, Fauzi untuk > kategori ini juga berada di posisi teratas. Dia menjadi calon yang paling > ditolak responden, persentasenya mencapai 9,7 persen responden. > Endang Irzal hanya ditolak oleh 4,4 persen responden. Sementara Gubernur > Sumbar Marlis Rahman menjadi calon yang tingkat penolakan responden paling > kecil, 2,5 persen. > Nama Bupati Agam Aristo Munandar, memang tidak masuk dalam jajaran atas > kandidat calon gubernur dalam survei itu. Tapi untuk posisi kandidat calon > wakil gubernur, nama Aristo melambung. > Ia dipilih 14,4 persen responden. Demikian juga dengan nama Bupati Padang > Pariaman Muslim Kasim, meraih cukup tinggi dukungan responden, 8,9 persen > responden. > Kian alot > Sementara perdebatan terkait bakal calon yang akan ke gelanggang pilkada, > semakin alot di tubuh partai-partai pengusung. > Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang melakukan rapat pimpinan (rapim) > Senin (29/3), akhirnya memutuskan mengirim dua pasang nama cagub-cawagub ke > DPP PPP. Yakni Fauzi Bahar-Muslim Kasim dan Ediwarman-Husni Hadi. > “Hasil itu sudah langsung dibawa ke DPP PPP oleh pengurus DPP PPP Emron > Pangkapi yang juga hadir dalam rapim,” kata Sekretaris DPW PPP Sumbar > Petrizal kepada Singgalang. Keputusannya, akan diperoleh sebelum pendaftaran > calon ke KPU Sumbar, 2 April 2010. > Di Golkar, nama Marlis Rahman semakin berkibar dalam rapim Golkar yang > berlangsung di Jakarta. Menurut Korwil Sumbar DPP Golkar Indra J Piliang, > nama Marlis hampir bisa dipastikan akan diusung Golkar, pasangannya yang > mendampinginya, kemungkinan besar adalah Aristo Munandar, bersaing ketat > dengan Ketua DPD Partai Golkar Sumbar, Hendra Irwan Rahim. > Di PAN, rapat sengit yang berlangsung semenjak Senin pagi (29/3) di > Pangeran Beach Hotel, hingga berita ini diturunkan masih belum ada > keputusan. Perdebatan antar peserta, berkisar pada tiga nama paling top. > Namun sepertinya bola bakal mengarah pada nama Fauzi Bahar dan Muslim Kasim. > Apalagi Fauzi adalah kader PAN. Jika keduanya dipadukan, akan semakin klop. > (308/101) > > > > > > > -- > . > Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat > lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet > http://groups.google.com/group/RantauNet/~<http://groups.google.com/group/RantauNet/%7E> > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: > - DILARANG: > 1. Email besar dari 200KB; > 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; > 3. One Liner. > - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet > - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting > - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply > - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan > keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe > > To unsubscribe from this group, send email to rantaunet+ > unsubscribegooglegroups.com or reply to this email with the words "REMOVE > ME" as the subject. > > ------------------------------ > Pemanasan global? Apa sih itu? > <http://id.answers.yahoo.com/question/index;_ylt=AjO3kFB4MH9t8_Wg.IsJRzLtRgx.;_ylv=3?qid=20080916002637AALjeQI> > Temukan jawabannya di Yahoo! Answers! > > -- > . > Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat > lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet > http://groups.google.com/group/RantauNet/~<http://groups.google.com/group/RantauNet/%7E> > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: > - DILARANG: > 1. Email besar dari 200KB; > 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; > 3. One Liner. > - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet > - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting > - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply > - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan > keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe > > To unsubscribe from this group, send email to rantaunet+ > unsubscribegooglegroups.com or reply to this email with the words "REMOVE > ME" as the subject. > -- . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe To unsubscribe, reply using "remove me" as the subject.
