Iyo santiang nakan amboko dalam mengemukakan isi hatinyo.
Siapa dulu om-nyo...haha......Jangan ge-er ah.......

2010/4/14 Reni Sisri Yanti <[email protected]>

>   Kebiasaan makan siang sambil mendiskusikan sesuatu sering kami lakukan,
> baik hal2 biasa sampai hal2 luar biasa, kadang kalanya terbawa emosi atas
> topic yang dibicarakan, kadang2 sok tau dalam suatu hal, hari ini banyak hal
> di bicarakan, mulai soal gossip KD , Mbah priok sampai yang masih hangat
> Markus…,
>
>
>
> Yang sering di bicarakan selama sebulan itu kelanjutan masalah markus….,
> aku yang tak begitu suka membicarakan politik kadangkala Cuma menjadi
> pendengar dan yah sekali2 ngejawab apa yang bisa aku jawab. Namun kadang2
> pembicaraan masalah markus ini menjurus2 kepada ras, inilah yang benar2 aku
> tak suka, menjelek2an atau membangga2kan suatu suku atas sesuatu perbuatan,
>
>
>
> Temanku sangat bangga akan Mr. X ini yang telah membuka semua hal2 yang
> buruk mengenai markus ini…berapi2 dia menceritakan gimana Mr. X ini (
> padahal kita kan baca dan nonton berita tentang ini kan ?) karna aku memang
> tidak suka membicarakan politik aku Cuma menjadi pendengar ….beda dengan
> boss aku….dia berbeda pendapat dgn temanku ini….boss berpendapat bahwa si
> Mr. X ini juga actor dr masalah ini, dia juga berperan penting dalam masalah
> ini, krn tidak mau menanggung sendiri , di ungkapkanlah siapa2 saja para
> actor2nya…mulai dr yang kecil sampai ke yang besar….
>
>
>
> Aku yang tak tau apa2 Cuma bisa berkata…Ooooo Begitu…????
>
> Jikalau si Mr X ini tidak berkicau, tentu tak akan ada yang mengetahui (
> walau sebenarnya mengetahui tp terpaksa diam krn takut akan sesuatu yang
> akan terjadi nantinya) siapa2 saja yang terlibat masalah ini, Tp kenapa baru
> sekarang? Kenapa tidak dari dahulu ? kenapa setelah menikmati sekian lama
> baru diungkapkan?
>
>
>
> kalangan aparatur negara, yang sepatutnya berperan membimbing dan
> memberikan contoh teladan yang baik kepada masyarakat yang dipimpinnya.
> Namun realitanya justru sebaliknya, kalangan aparatur pemerintah kita justru
> lebih mementingkan kepentingan kelompok mereka sendiri. Mereka bekerja hanya
> untuk tujuan memperoleh keuntungan pribadi sebanyak-banyaknya meskipun
> masyarakat dan negara dirugikan dengan melakukan berbagai tindakan korupsi
> yang jumlahnya tidak hanya berjuta-juta melainkan bermilyar-milyar dan
> bahkan  bertriliun-triliunan rupiah,
>
>
>
> Setelah terungkap kejahatan mereka, segala cara dilakukan untuk
> menyelamatkan diri sendiri,salah satu cara mengungkapkan siapa2 yang terkait
> akan masalah2 tersebut, disatu sisi dia akan mendapat simpatik, disatu sisi
> dia telah menghianati temannya sendiri dan yang lainnya...entahlah....
>
>
>
> Dulu mungkin mereka2 ini tidak akan membayangkan hal ini akan terjadi,
> mungkin mereka menganggap bahwa tak akan ada yang bisa mengapai mereka,
> namun sekarang setelah semua terungkap (mungkin akan terungkap lebih jauh
> lagi) mereka Cuma bisa pasrah.....
>
>
>
> Aku jadi ingat sebuah cerita yang pernah aku baca, mungkin ada perkaitan
> dengan masalah ini akhirnya...kalau tak salah cerita seperti ini, di sebuah
> perternakan , ada ayam,kambing,sapi dllnya, suatu hari si punya perternakan
> membeli perangkap tikus,  karna tikus mengetahui ada perangkap merasa
> ketakutan dan berlari ke ladang pertanian itu, tikus itu menjerit memberi
> peringatan. "Awas, ada perangkap tikus di dalam rumah, hati-hati, ada
> perangkap tikus di dalam rumah!" mendengar hal ini si ayam dengan cueknya
> berkata "Ya maafkan aku, Tikus, aku tahu ini memang masalah besar bagi kamu,
> tapi buat aku i tak ada masalahnya. so  begitupun  kambing, dengan
> santainya berkata tikus kasihan kamu…aku Cuma bisa berdoa untukmu, dan si
> sapi  malah bertanya kepada tikus “apakah perangkap tikus itu berbahaya
> buat aku? Setelah mendengar semua itu  tikus menyadari bahwa perangkap  itu
> buat dia kepala tertunduk dan sedih, bahaya akan mengancap dirinya dan
> teman2 seperti dirinya
>
>
>
> Suatu hari ada yang terperangkap didalam perangkap tikus itu? Semua isi
> pertenakan heboh, wah si tikus sudah terperangkap ………ternyata bukan tikus
> yang tertangkap tapi ular berbisa, dan ular inipun mematuk si tuan  
> perkebunan,
> dan karna si tuan sakit agar cepat sembuh keluarganya membuatkan sup ayam
> segar, di potonglah ayam untuk di jadikan sup
>
> karna sakit si tuan  berkelanjutan keluarga jauh,teman dan tetangganya
> datang menjenguk,karna tidak ada makanan yang disuguhkan akhirnya disembelih
> kambingn untuk memberi makan para tamu itu.
>
> Tetapi apa yang terjadi setelah itu? Karna tak kunjung sembuh. Dia mati,
> semakin banyak lagi orang-orang yang datang mengelayat untuk pemakamannya
> sehinggak keluaga itu terpaksalah menyembelih sapi  agar dapat memberi
> makan para keluarga,teman dan tetangga yang datang mengelayat…
>
> Habis sudah semua isi pertenakan itu….semua gara2 tidak ada satupun tidak
> mau  mendengar ada tikus yang menghadapi masalah akan perangkap tikus dan
> yang lain tidak  berpikir bahwa itu tidak ada kaitannya dengan diri
> mereka, dan akhirnya mereka juga yang menganggung semua akibatnya
>
>
>
>
>
> renny,ancol
>
> www.renisy.blogspot.com
>
>
>
>
>
> --
> .
> Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat
> lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet
> http://groups.google.com/group/RantauNet/~
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
> - DILARANG:
> 1. Email besar dari 200KB;
> 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. One Liner.
> - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
> - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
> - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
> - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan
> keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
>



-- 
Wassalaamu'alaikum
Dutamardin Umar (aka. Ajo Duta),
gelar Bagindo, suku Mandahiliang,
lahir 17 Agustus 1947.
Nagari Gasan Gadang, Kab. Pariaman. rantau: Deli, Jakarta, sekarang
Sterling, Virginia-USA
------------------------------------------------------------
"menjadi bagian dari sapu lidi, akan lebih bermanfaat dari pada menjadi
sebatang lidi"

-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

To unsubscribe, reply using "remove me" as the subject.

Kirim email ke