Etek Reni jo dunsanak kasodonyo,

On 04/14/2010 08:26 PM, Reni Sisri Yanti wrote:
...
> 
> Aku yang tak tau apa2 Cuma bisa berkata…Ooooo Begitu…???? Jikalau si
> Mr X ini tidak berkicau, tentu tak akan ada yang mengetahui ( walau
> sebenarnya mengetahui tp terpaksa diam krn takut akan sesuatu yang
> akan terjadi nantinya) siapa2 saja yang terlibat masalah ini, Tp
> kenapa baru sekarang? Kenapa tidak dari dahulu ? kenapa setelah
> menikmati sekian lama baru diungkapkan?
...

Ondeh, untuang awak indak ado nonton tipi lai tek, kalau indak tantu lah
satu lo paniang.  Urang nan kanai tangkok awak nan paniang. :)


> Aku jadi ingat sebuah cerita yang pernah aku baca, mungkin ada
> perkaitan dengan masalah ini akhirnya...kalau tak salah cerita
> seperti ini, di sebuah perternakan , ada ayam,kambing,sapi dllnya,
> suatu hari si punya perternakan membeli perangkap tikus,  karna tikus
> mengetahui ada perangkap merasa ketakutan dan berlari ke ladang
> pertanian itu, tikus itu menjerit memberi peringatan. "Awas, ada
> perangkap tikus di dalam rumah, hati-hati, ada perangkap tikus di
> dalam rumah!" mendengar hal ini si ayam dengan cueknya berkata "Ya
> maafkan aku, Tikus, aku tahu ini memang masalah besar bagi kamu, tapi
> buat aku i tak ada masalahnya. so  begitupun  kambing, dengan
> santainya berkata tikus kasihan kamu…aku Cuma bisa berdoa untukmu,
> dan si sapi  malah bertanya kepada tikus “apakah perangkap tikus itu
> berbahaya buat aku? Setelah mendengar semua itu  tikus menyadari
> bahwa perangkap  itu buat dia kepala tertunduk dan sedih, bahaya akan
> mengancap dirinya dan teman2 seperti dirinya
> 
> Suatu hari ada yang terperangkap didalam perangkap tikus itu? Semua
> isi pertenakan heboh, wah si tikus sudah terperangkap ………ternyata
> bukan tikus yang tertangkap tapi ular berbisa, dan ular inipun
> mematuk si tuan  perkebunan, dan karna si tuan sakit agar cepat
> sembuh keluarganya membuatkan sup ayam segar, di potonglah ayam untuk
> di jadikan sup
> 
> karna sakit si tuan  berkelanjutan keluarga jauh,teman dan
> tetangganya datang menjenguk,karna tidak ada makanan yang disuguhkan
> akhirnya disembelih kambingn untuk memberi makan para tamu itu.
> 
> 
> Tetapi apa yang terjadi setelah itu? Karna tak kunjung sembuh. Dia
> mati, semakin banyak lagi orang-orang yang datang mengelayat untuk
> pemakamannya sehinggak keluaga itu terpaksalah menyembelih sapi  agar
> dapat memberi makan para keluarga,teman dan tetangga yang datang
> mengelayat… Habis sudah semua isi pertenakan itu….semua gara2 tidak
> ada satupun tidak mau  mendengar ada tikus yang menghadapi masalah
> akan perangkap tikus dan yang lain tidak  berpikir bahwa itu tidak
> ada kaitannya dengan diri mereka, dan akhirnya mereka juga yang
> menganggung semua akibatnya
> 
> 

Iyo babayo "twist" (bahaso awaknyo "puta" mungkin yoh?) carito Etek ko,
takicuah wak. Mancik tu iduik juo akhirnyo, padohal niaik nan ka
dibunuah adalah mancik tu. Aa binatang nan lain nan dak tau manga-manga
mati seh.

--
Shulhan,L,25+

-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

To unsubscribe, reply using "remove me" as the subject.

Kirim email ke