Waalaikumsalam ww
 
Minggu lalu kita Seminar dan Lokakarya MTI (Masyarakat Transportasi Indonesia) 
yg dibuka Menhub Numberi di Sahid, di FGD Perkeretaapian kita juga diskusikan 
hal ini. Sebetulnya yang lebih besar kerugiannya adalah yang kelas Argo (yg 
lebih mahal tiketnya) dari pada kelas Parahyangan ini...:) 
 
Lalu pertanyaannya kenapa Parahyangan yang ditutup...? Sementara kalau Jumat 
sore, Minggu sore apalagi Senin pagi selalu penuh sampai karcis berdiripun juga 
dibeli...? 
 
Ketika sudah memasuki sore, tiba-tiba masuk sms dari Humas KAI Pusat yg 
menyampaikan bahwa "atas besarnya permintaan masyarakat, maka untuk weekend 
tetap diadakan KA Jkt-Bdg, tetapi digabung dg kelas Argo sehingga namanya nanti 
KA Argo Parahyangan...". Tp rasanya ini belum muncul di Koran, kenapa...? Apa 
gak jadi...? Bisa berbagai intrepretasi utk ini akhirnya...:) Di FGD juga kita 
diskusikan rencana kawan2 itu dan obyektifnya utk naik KA Parahyangan terakhir 
kalinya ini...
 
Bisnis KA dimanapun, walaupun minim KKN, umumnya hampir tidak ada yg untung... 
Tetapi sekali tutup dan dimatikan, entah kapan lagi akan bisa dihidupkan 
katanya... Yang jadi tanda tanya bagi kita semua, bahwa KA itu sudah jelas 
"public service obligation" nya yang sangat besar, ratio bahan bakar yg 
digunakan dg jumlah penumpang dan barang yg diangkut jauh lebih baik dari 
mobil, tetapi kenapa kok dirubah jadi PT yg notabene akhirnya harus menjalani 
berbagai konsekuensi sbg sebuah PT. Bukan PN alias perusahaan negara... Apalagi 
kemaren disampaikan bahwa KA dianggap salah satu sarana transportasi yg lebih 
berorientasi utk "green energy"... 
 
Baa mangko sampai sarupo itu, antahlah. Mungkin sanak IJP bisa bantu kasih 
pencerahan sedikit. Bacaan ambo alun seberapa lai...:) Riri biasanya juga punya 
data lengkap sbg salah satu sumber kito utk bahan diskusi... Thanks.
 
Salam,
Nofrins

--- On Thu, 4/29/10, Z Chaniago <[email protected]> wrote:


From: Z Chaniago <[email protected]>
Subject: [...@ntau-net] Good Bye KA Parahyangan - Bagaimana dengan KA di 
Sumbar..?
To: "rantaunet" <[email protected]>
Date: Thursday, April 29, 2010, 9:27 AM



Assalamu'alaikum Ww
 
......ambo tergelitik dengan artikel nan ambo cuplik dibawah iko...., dan ambo 
raso relevan jo pikiran ambo tentang KA di Sumbar salamo iko....., mungkin 
adidunsanak di MAPKAS bisa mangunyah-ngunyahnyo...
 
quote 
 
Kereta Api Parahyangan "Dimatikan"
OLEH HARYO DAMARDONO
Kereta Api Parahyangan sudah selesai. Tamat riwayatnya pada pekan ini. 
Menjelang ajalnya, pencinta kereta ramai-ramai naik dari Bandung ke Jakarta. 
Namun, jangan terjebak pada ”romantika” belaka karena sekarang saat terbaik 
untuk berefleksi. Ada apa dengan kereta api dan transportasi massal? 
Salah satu alasan terkuat penutupan layanan kereta itu adalah KA Parahyangan 
merugi. KA Parahyangan merugi Rp 36 miliar per tahun.
Di tengah resistensi terhadap penutupan Parahyangan, Taufik Hidayat dari 
Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) justru berani ”melawan arus”.
Menurut Taufik, ”Tutup kalau merugi. Pikirkan juga sisi komersial kereta api 
yang harus dijaga untuk keberlangsungan kereta api.”
 
end quote
 
....selanjutnya silakan baco di 
http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2010/04/29/08094545/Kereta.Api.Parahyangan.Dimatikan-5
 
Wassalam

Z Chaniago - Palai Rinuak
 


-- 
Z Chaniago - Palai Rinuak 

Alam Minangkabau semakin memukau oleh kemilau Danau Maninjau  .

Sayangi Danau Maninjau - 


-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe



      

-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

Kirim email ke