Sangat bermanfaat Prof, untuk mengingatkan jangan terjebak dalam kemelut/
kekusutan hidup.

Wassalam
Final 47th, LK, Bogor

Pada 3 Mei 2010 11:11, suheimi ksuheimi <[email protected]> menulis:

>
>
> BENANG KUSUT
>
> Oleh : Dr. H. K. Suheimi
>
>
>
>  Semua manusia mengharapkan hidup ini indah, bahagia, tentram dan damai.
> Namun tak semua memperolehnya, ada saja hal-hal yang membikin ruwet. Banyak
> yang mengalami kemelut dan benang kusut, bisa-bisa kemelut itu bersumber
> dari keluarga dan rumah tangganya, bisa juga berasal dari lingkungan dan
> tetangganya, dapat juga berasal dari tempat dia bekerja. Tapi tidak jarang
> kemelut dan benang kusut itu berasal dan diciptakannya sendiri. Benang kusut
> yang dibikinnya sendiri inilah yang lebih ruwet menyelesaikannya. Orang
> berkata kusut benang cari kepangkalnya, namun dia tak pernah menemuka
> pangkal benang itu, dia berputar-putar,semakin diselesaikannya, benang itu
> justru semakin kusut masai.
>  Suatu hari saya pernah menyaksikan seekor serangga terperangkap oleh
> sarang laba-laba. Semula hanya satu saja benang laba-laba yang menempel
> dibadannya, dia berusaha melepaskan dirinya dengan menggerakan tangan, lalu
> tangan itupun terjerat. Kemudian dia berusaha melepaskan tangan yang
> terjerat itu dengan menggerakan tangan yang lain, tangan yang lain itupun
> terikat. Digerakannya kaki, kaki itupun terperangkap. Setiap dia bergerak
> semakin jauh dia terperangkap, semakin tak bisa dia melepaskan diri.
> Ternyata benang laba-laba yang halus itu, kuat sekali mengikat dirinya.
> Semakin dia terikat semakin dia cemas, sehingga serangga itu melakukan
> gerakan-gerakan yang tak perlu dan tak berguna.
>  Disaat serangga itu sudah tak berdaya dan tak bergerak lagi, datanglah
> laba-laba menghampiri mangsanya, dan waktu laba-laba itu akan menerkam
> mangsanya, pada waktu itulah saya mengulurkan sepotong lidi membebaskan
> serangga itu dari perangkap laba-laba. Dengan lidi saya putus benang-benang
> yang mengikat laba-laba itu, sehingga akhirnya serangga itu bebas dari
> benang kusut, dia terlepas dari cengkraman maut.
>  Apa kata serangga sewaktu dia terlepas dari cengkraman maut? ”untung ada
> lidi katanya, lidi yang membebaskan saya dari cengkraman maut”. Serangga
> tidak salah berkata demikian, karena memang jangkauan pandangan matanya
> terbatas seujung lidi saja, maka dia yakin sekali bahwa yang menolongnya itu
> hanya sepotong lidi yang bergrak-gerak. Pandangannya tidak sampai kepada
> tangan yang menggerakan lidi it, apalagi kepada orang yang menggerakan lidi,
> apalagi, apalagi......... yang lebih tinggi dan lebih jauh.
>  Dalam hidup sering kita menciptakan benang kusut dalam diri sendiri, dan
> sering kita tidak menampak jalan keluar untuk menyelesaikan kemelut dan
> kekusutan itu. Kadang-kadang kita perlu bertanya kepada orang lain yang
> dapat melihat pangkal benang dan dapat membantu menyelesaikannya. Memang
> kata orang tidak ada kusut yang tidak terurai dan tak ada kemelut yang tidak
> selesai. Untuk semua itu perlu saluran untuk menyelesaikannya. Benang yang
> kusut perlu disalurkan agar bisa selesai. Salah satu unuk menyalurkan
> kekusutan itu adalah, mencari teman yang dapat dipercaya yang bisa
> mencurahkan segala perasaan dan persoalan, teman yang bisa mendengar dengan
> baik. Kalau kekusutan dan kemelut sudah tersalur, maka yang tinggal hanya
> sisa-sisa saja yang insya Allah dapat diselesaikan.
>  Jika seseorang berhasil keluar dari benang kusut, janganlah mengira bahwa
> kekusutan itu, dia sendiri yang menyelesaikan, ternyata banyak lidi-lidi
> yang ikit membantu menyelesaikan, tapi jangan dilupakan bahwa yang
> menyelesaikan benang kusut itu dengan tuntas, ada di atas sana. Kepada-Nya
> lah kita ucapkan terima kasih dan kepada-Nya lah kita bersyukur, karena Dia
> telah membukakan jalan dan menolong hamba-Nya.
>  Bagi orang yang sedang ditimpa kekusutan, kemelut dan tidak menapak jalan,
> sehingga dia letih dan lelah. Melalui tulisan ini ingin kita memanggi. Wahai
> orang-orang yang letih, wahai orang-orang yang lelah, kembalilah keoada-Nya,
> akan dibukakan-Nya rahasia besar dan terlindung yang selama ini engkau tidak
> ketahui, sekali-kali Dia tak akan mengecewakanmu.
>  Seperti firman suci-Nya dalam surat Az Zumar ayat 8 ”Dan apabila manusia
> itu ditimpa kemudharatan, dia memohon pertolongan kepada Tuhannya dengan
> kembali kepada-Nya; kemudian apabila Tuhan memberikan ni’mat-Nya kepadanya
> lupalah akan kemudharatan yang pernah dia berdo’a kepada Allah untuk
> menghilangkannya sebelum itu”.
>  Maka selalu disuruh kita hanya menyembah pada Allah semata, dan hanya pada
> Allah saja tempat kita minta pertolongan, seperti firman-Nya dalam surat
> Al-Faatihah ayat 5 :”Hanya Engkaulah yang kami sembah dan hanya kepada
> Engkaulah kami mohon pertolongan”.
>
>
>
>  --
> .
> Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat
> lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet
> http://groups.google.com/group/RantauNet/~<http://groups.google.com/group/RantauNet/%7E>
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
> - DILARANG:
> 1. Email besar dari 200KB;
> 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. One Liner.
> - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
> - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
> - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
> - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan
> keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
>

-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

Kirim email ke