Alaikum salam wrwb.
Ketika teknologi massal belum ada pilihan juga tidak banyak, surau menjadi icon 
tempat chatting anak muda, karena tanpa chatting anak muda tidak bisa 
hiduik. Ketika teknologi massal marak anak muda kehilangan waktu, karena 
waktunya habis untuk sekolah, chatting  di internet dan ponsel, nonton tv, 
nonton bola di cafe, main futsal dsb. Bahkan belajar mengajipun sudah diabaikan 
karena tak ada waktu lagi yang tersisa, bahkan buat tidur pun sudah kurang. 
Apalagi ke surau, tinggalah orang tua-tua yang tidak terpengaruh oleh teknologi 
massal yang mengisi surau. Ke depan tidak mungkin dikembalikan lagi, karena 
zaman sudah berubah drastis. Mungkin pendidikan ala pesantren yang masih bisa 
mempertahankan tradisi lama. Tapi belajar di pesantren bukan kebanggaan lagi 
seperti tahun 60-70an. Kemajuan kesejahteraan yang lamban dibanding tuntutan 
perut dan otak membuat anak muda sekarang mengabaikan nilai-nilai religi 
dibanding nilai kebutuhan fisik dan psikis.
 Mungkin otak mereka sudah tidak bisa diatur. kecuali pada usia pertumbuhan 
3-15 tahun. Mengharapkan pahlawan otak dari Minang seperti dulu, masih bisa 
lewat karir individual, tapi mungkin tidak lewat surau. Tapi berapa banyak sih, 
pelajar Minang yang menang dalam olimpiade science ? Mungkin zaman kebanggaan 
kita sudah berlalu, sekarang milik orang lain sudah.
 

________________________________
From: ajo duta <[email protected]>
To: [email protected]; [email protected]
Sent: Tue, May 4, 2010 1:14:05 AM
Subject: [...@ntau-net] JK: Pahlawan Otak


Assalaamu'alaikum sanak ambo,

Kapatang ambo jo nyonya ikuik diundang untuk makan malam jo sumando awak
Jusuf Kalla nan datang dalam kapasitas sebagai presiden.....ya Presiden PMI.
Dalam acara Q&A nan dipandu Pj. Dubes, ambo dulu batanyo nan minta solusi
soal hilangnya peran surau di Ranah Minang.

Sabalun manjaok, beliau menyampaikan keunikan orang Minang, utamanya dalam
menyumbangkan kepada bangsa para pahlawan nasional. Beliau mengajak hadirin
mengamati bahwa kalau daerah lain menjadi pahlawan nasional melalui perjuangan
fisik, seperti Sudirman, Sisingamangaraja, Teuku Umar, Hasanuddin dan lain lain,
maka Minangkabau melahir para pahlawan nasional yang "berperang" dengan otak,
seperti Agus Salim, Hatta, Yamin, Sjahrir, Tan Malaka dll.

Dalam hal peranan surau. Beliau memang menyadari itu, karena surau kalah dengan
teknogi. Disaat magrib, anak anak bukannya kesurau, tapi tak beranjak dari depan
teve menyaksikan sinetron. Untuk itu memang diperlukan teladan dan displin dari 
orang
tua. Disamping harus difikirkan metode pendidikan dari sejak kecil.

Jaman dulu jangankan teve. Listrikpun tak ada. Satu satunya tempat berkumpul 
anak dan remaja
jaman dulu adalah surau. Maka ramailah surau disamping untuk mengaji juga 
belajar silat.
Maka tak aneh kalau lahir kemudian para ulama.

Baa pandapek sanak.
-- 
Wassalaamu'alaikum
Dutamardin Umar (aka. Ajo Duta), 
gelar Bagindo, suku Mandahiliang, 
lahir 17 Agustus 1947.
Nagari Gasan Gadang, Kab. Pariaman. rantau: Deli, Jakarta, sekarang Sterling, 
Virginia-USA
------------------------------------------------------------
"menjadi bagian dari sapu lidi, akan lebih bermanfaat dari pada menjadi 
sebatang lidi"


-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe



      

-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

Kirim email ke