Da Riri menarik sekali dan sangat benar sekali kalau pernyataan "bahasa itu adalah alat komunikasi yang disusun berdasarkan simbol2 dan aturan main yang disepakati oleh pihak2 yang berkomunikasi"
Nah dalam hal ini seperti saya di asrama dalam satu komunitas senasib sepenanggungan, istilah kata yang masih menikmati betapa hangat dan nikmatnya satu mug besar kopi yang diminum 3 atau 4 orang penghuni asrama itu Dan kesepakatan kami itu adalah Ber "aing..aing..ber "siak..siak" ke semua penghuni asrama yang usianya plus minus 5 tahun (kebawah ke atas) Ini hanya berlaku di komunitas penghuni asrama saja Dan terlalu kasar rasanya dan membuat orang marah ketika kami berlakukan juga aturan ini dalam tatanan kehidupan sosial orang2 diluar asrama yang nota bene hanya kami kenal selintas dan persahabatan kami belum "mendarah daging" ketika "ber aing..aing dan ber "siak..siak" (bahasa sunda yang paling kasar dalam menyebut diri dan memanggil lawan bicara) Wass-Jepe Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...! -- . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
