Satu hari beberapa thn yll dulu dek penasaran baa bana negeri sembilan yang 
disebut sebut karean minangkabau di malasya. Setelah ber kereta api dai KL 
berhenti di stasiun sampailah di negeri sembilan yang kesan waktu itu apa 
bedanya dengan depok ya? (Pas pulang kereta api macet 4 jam karena listrik 
padam)  Kemudian carter taxi yang tak sebagus blue bird menuju istana, di 
sepanjang jalan memang ditemukan ada rumah gadang tentu jumlahnya sangat 
sedikit. Sampai di kompleks istana ternyata istana sultan bangunanya indak 
rumah gadang do tapi rumah melayu, cuma ada sebuah bangunan baru dengan gaya 
rumah gadang. Itu modal mereka... Tapi ide mengatakan secara budaya Malasia 
bangsa terjajah indonesi merupakan ide cemerlang.

Subject: Re: BUKAN ANOTHER STORY OF CAKAK ABIH SILEK TAKANA [was: Re:   
[...@ntau-net] Malaysia "Jual" Ikon Rumah Gadang di Forum Dunia]
To: [email protected]
From: [email protected]
Date: Sat, 8 May 2010 03:20:53 +0000

 Ada cara positif, kreatif, dan orisinal utk menanggapi ulah Malaysia yg 
kunjung kapok mengklaim unsur kebudayaan kita sebagai kebudayaan mereka, dengan 
menyatakan bahwa dari segi kebudayaan sesungguhnya Malaysia adalah koloni 
Indonesia. Bagaimana memanfaatkannya utk pariwisiata ? Bagaimana kalau kita 
buat iklan begini: ' Bosan dengan tiruan? Nikmati yang asli'. Tentu dalam 
bahasa Inggeris. 

Wassalam,
Saafroedin BaharPowered by Telkomsel BlackBerry®
From:  [email protected]
Date: Sat, 8 May 2010 03:08:23 +0000To: <[email protected]>Subject: 
Re: BUKAN ANOTHER STORY OF CAKAK ABIH SILEK TAKANA [was: Re: 
        [...@ntau-net] Malaysia "Jual" Ikon Rumah Gadang di Forum Dunia]


  Sanak dipalanta
Disampiang disikapi secaro positif, ado baiknya juo hal2 sarupoko dimanfaatkan. 
Karena maraso memeliki, Malaisia mausuang rumah gadang dipameran tu. Nan di 
awak  diprovokasi jo informasikan bilo ingin tau/maliek aslinyo/asanyo  ado di 
Minangkabau (Sumatera Barat, Indonedia). Sia kiro2 nan bisa & harus malakukanyo.
Salam
ZalmahdiPowered by Telkomsel BlackBerry®
From:  Riri Chaidir <[email protected]>
Date: Sat, 8 May 2010 08:11:27 +0700To: <[email protected]>Subject: 
BUKAN ANOTHER STORY OF CAKAK ABIH SILEK TAKANA [was: Re: [...@ntau-net] 
        Malaysia "Jual" Ikon Rumah Gadang di Forum Dunia]
Nofend dan Dunsanak Sadonyo.
Iyo, marilah kita sikapi ini secara positif. 
Kan rancak tuh, ado urang nan mempromosikan harato awak. Tapi ini harus segera 
ditindaklanjuti dengan marketing (bukan sekedar promosi) rumah gadang asli, nan 
di kampuang awak.

Sudah cukup banyak cerita, budaya kita (entah batik, makanan, tarian dll) kita 
"cuekin", terus ada yang membawa ke negeri orang, mereka promosikan (dan 
mungkin juga dipatenkan), terus kita protes, mencak2. Padahal dikita sepertinya 
itu tadinya kan diabaikan.

Jadi jan sampai tajadi pulo baliak protes model "cakak abih silek takana" tu.
RiriBekasi, l, 47







2010/5/8 Nofend St. Mudo <[email protected]>















Beberapa hari lalu berita
dibawah ado disampaikan samo da jun di kandang singo kalau ndak salah,
dibeberapa Forum, masalah iko rame lagi dibicarakan samo halnya dengan kasus2
yg dianggap klaim beberapa saat lalu.

Nah.. yang jadi pertanyaan ambo
terhadap permasalahan dibawah, samo kito ketahui selama ini, bahwa Negeri 9
adalah sebuah Negara bagian (diawak Provinsi di negara NKRI) di Malaysia yang
kita akui sebagai Rantaunya Minangkabau, yang tentu ciri khas bangunan rumah
gadangnya samo jo kito di Minangkabau. 

Kini Malaysia dalam suatu
Pameran, Malaysia tersebut menampilkan bangunan dari salah satu Negara bagian
meraka sebagai standnya mereka, sementara kita mungkin memakai rumah adat lain
atau entah bagaimana, lalu seperti biasa, ceritanya menjadi rame lagi
didiskusikan, soal klaim mengklaim ini.

Bagai mano pandapek sanak nan
ado di palanta?? Kalau diambo setuju2 sajo, menambah promosi tidak lansung
untuak ranah Minang.

 

Wassalam

Nofend Marolabuah/34M-BKS

 

JPNN - Padang Today




Stand Malaysia mirip Rumah

Gadang di ajang Shanghai Expo

2010.





Malaysia berulah lagi. Negeri jiran itu kembali berlulah. Kali ini,
"mengambil" dan "menjual" ikon budaya dalam negeri Indonesia.
Begitulah beberapa contoh kecaman yang ramai diberbagai milis internet
akhir-akhir ini.


Dari berbagai milis tersebut, disebutkan bahwa negeri Jiran menampilkan
modifikasi bangunan menyerupai Rumah Gadang yang merupakan bangunan khas
Sumatera Barat menjadi paviliun stand utama mereka saat menghadiri Shanghai
Expo di China.


Lalu bagaimana pendapat pemerintah Indonesia terhadap hal ini? Menteri
koordinator bidang Perekonomian Hatta Radjasa yang menghadiri kegiatan Shanghai
Expo pekan lalu mengakui, memang benar paviliun stand milik Malaysia, bila
dilihat sekilas menyerupai bentuk khas rumah gadang yang menjadi ciri bangunan
di Sumatera Barat.


"Memang posisinya tepat di depan paviliun stand Indonesia. Saat itu
kita lihat ada rumah minang, eh ternyata itu Malaysia," kata Hatta kepada
di Jakarta, Jumat (7/5/2010).


Memang, kata Hatta, segala sesuatu yang berkaitan dengan nilai budaya dan
warisan negeri akan menjadi sesuatu yang menimbulkan sensitifitas.


"Seandainya orang bertanya, ya kita jawab itu rumah minang. Minang itu
dimana? Di Sumatera Barat. Sumatera Barat itu ya Indonesia,’’
tegasnya.


Hatta pun meminta agar tampilnya paviliun stand Malaysia di Pameran Expo
Internasional di Shanghai China yang menyerupai rumah gadang, dapat disikapi
positif saja oleh masyarakat Indonesia. Diharapkan, jangan sampai karena hal
ini kembali memperburuk hubungan antar kedua negara.


"Jadi kita berfikir positif saja, rumah minang sekarang sudah Go
Internasional. Lagipula kebetulan itu di Malaysia itu komunitas minang juga 
sangat
banyak dan sudah turun temurun. Mereka membangun juga menggunakan model rumah
seperti itu," kata Hatta.


Bagaimana bila nantinya Malaysia mengklaim bahwa Rumah Gadang yang khas
menyerupai susunan tanduk kerbau itu adalah milik mereka? "Kalau direbut di
sana (Malaysia) kan malu juga," kata Hatta sambil tertawa.


Sekadar informasi, World Expo Shanghai 2010 telah dibuka secara resmi oleh
Presiden China Hu Jintao pada tanggal 30 April lalu dan akan berlangsung hingga
tanggal 31 Oktober mendatang.


Pada pembukaan expo tersebut, bintang film terkenal Jackie Chan bergabung
dengan ribuan tamu, termasuk 20 pemimpin dunia, dalam acara pembukaan yang
sangat megah itu.


Dari segi luas area, World Expo Shanghai 2010 sangat mencengangkan. World
Expo Shanghai 2010 yang diikuti oleh lebih dari 200 negara dan organisasi
internasional itu diadakan di area seluas 528 hektar (5,28 kilometer persegi)
atau dua kali lipat luas wilayah negara Monako. Bukan itu saja, World Expo
Shanghai 2010 yang berlangsung selama enam bulan itu diharapkan akan dikunjungi
oleh 70 juta pengunjung, termasuk 5 juta pengunjung dari luar negeri.(*)


 










-- 

.

Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~


===========================================================

UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:

- DILARANG:

  1. Email besar dari 200KB;

  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 

  3. One Liner.

- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet


- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting

- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply

- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 

===========================================================

Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe








-- 

.

Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~

===========================================================

UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:

- DILARANG:

  1. Email besar dari 200KB;

  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 

  3. One Liner.

- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet

- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting

- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply

- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 

===========================================================

Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe







-- 

.

Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~

===========================================================

UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:

- DILARANG:

  1. Email besar dari 200KB;

  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 

  3. One Liner.

- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet

- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting

- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply

- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 

===========================================================

Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe





-- 

.

Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~

===========================================================

UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:

- DILARANG:

  1. Email besar dari 200KB;

  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 

  3. One Liner.

- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet

- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting

- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply

- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 

===========================================================

Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

                                          
_________________________________________________________________
NEW! Get Windows Live FREE.
http://www.get.live.com/wl/all

-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

<<attachment: image002.jpg>>

Kirim email ke