nofend, foto yang dilampirkan bukan kelok 44, tapi kelok 9, yang sekarang sudah 
dibangun jembatan layang.....
 
nal

--- On Sun, 5/9/10, Nofend Marola <[email protected]> wrote:


From: Nofend Marola <[email protected]>
Subject: [...@ntau-net] Taklukkan Kelok 44, Baru Diakui Pembalap Dunia
To: [email protected]
Date: Sunday, May 9, 2010, 8:21 AM








Tour de Singkarak 
Nengsih Adeyaka - Padang Ekspres

kelok 44
Tour de Singkarak (TdS) 2010 tetap digelar tanpa perubahan jadwal (1-6 Juni). 
Persiapan panitia telah rampung 85 persen. Kelok 44 (ampek puluh ampek) menjadi 
ikon utama pada iven yang bakal diikuti oleh 25 negara. Setiap daerah yang 
dilalui (rute), diinstruksi menampilkan kesenian yang berbeda.

"Menurut hemat saya, belum layak mereka menjadi pembalap dunia sebelum 
menaklukkan kelok ampek puluh ampek. Statmen itu sengaja untuk merangsang 
adrenalin mereka. Karena ini unik, kelok 44 tidak ada di dunia manapun, " 
terang Kepala dinas kebudayaan dan pariwisata Sumbar, James Hellyward.

Berbeda dan unik, menjadi tantangan yang akan merangsang pembalap lain yang 
belum sempat datang ke Sumbar. Di areal kelok 44 direncanakan juga digelar 
lomba fotografer dunia dan lomba paralayang dunia. Sehingga, momen tersersebut 
diharapkan menjadi ikon balap sepeda dunia. 

"Kalau sekarang 25 negara pasti datang, 2011 kita targetkan 40 negara. Yang 
penting bagi kita, mereka datang ke Sumbar, "imbuh James.   

Even yang digelar untuk kedua kalinya itu, mengkomponenkan tiga aspek 
sekaligus. Pariwisata, budaya dan sport itu sendiri. Terhadap hal itu, setiap 
daerah yang menjadi rute TdS, telah diinstruksikan agar menyuguhkan kesenian 
yang berbeda. Tampilan masing-masing daerah tidak boleh sama. 

Menyoal medan berat atau sejumlah ruas jalan (rute TdS) yang mengalami 
kerusakan, telah diantisipasi oleh panitia.  Kata James, kepala dinas sarana 
prasarana jalan provinsi telah melakukan napak tilas terhadap rute yang akan 
dilewati. Perbaikan-perbaikan jalan sudah ada yang selesai, dan sebagiannya 
lagi dalam proses. Pada hari H, seluruh alat berat akan ditempatkan di lokasi 
rawan longsor.

Kadisbudpar Sumbar mencatat, medan yang diperkirakan rawan longsor hanya di 
sekitar danau Maninjau. Bagaimana dengan Lembahanai? Kawasan itu tidak termasuk 
rute yang dilalui. TdS yang dijadwalkan star dari Taman Budaya, akan melewati 
Padang, Pariaman, Tiku, Lubukbasung, Muko-muko, Lubuksao, Maninjau, Balingka, 
Padangpanjang, Bukittinggi. (*)
 
-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe



      

-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

<<image003.jpg>>

Kirim email ke